Skip to main content

Teruntukmu yang Ingin Segera Menikah

Teruntukmu yang Ingin Segera Menikah!
Image: Dok. Internet
Untukmu! Kamu! Ya Kamu!
Siapapun yang sedang dilanda kegalauan :D. Bisa jadi ada asupan (ilmu agama) yang kurang kamu konsumsi.

     Bicara soal pernikahan, saya jadi teringat saat moment-moment itu akan berlangsung. Bagaimana tidak? Posisi saya saat itu di Bengkulu, sedangkan calon suami (yang telah menjadi suami saya sekarang ini dan semoga samawa terus. Aamiin) menetap di Jakarta dan kedua orangtua serta keluarganya di Kerinci. Ibarat kata pepatah "dua tiga pulau terlampaui" alamaaaak kalau diingat-ingat bagai mimpi yang terjadi sekejap mata.

     Tapi itulah namanya kuasa Ilahi.Tak ada yang mustahil. Bahkan saya sendiri saat itu pun seakan kepingin nangiiis. Why? karena saya takut dianggap gak waras edan sama tetangga. Masa iya, bilang ke tetangga mau menikah tapi calon bahkan keluarga dari calon nggak ada yang datang ke rumah untuk melamar. Nggak ada tanda-tanda. Adem ayem aja. Hadeeeh! Kalau dengerin kata orang, ya bakalan nyesek sendiri. Padahal prosesi lamaran melalui handphone.

     Usai membuat kesepakatan antara orangtua saya dan orangtua suami, barulah tiga hari sebelum hari H kami memberi tahu tetangga dan keluarga. Saya sempat dag dig dug bagai bedug yang ditabuh, soalnya si dia (suami saya) bilang kalau surat cuti menikah belum keluar, tiket pesawat belum dibeli. Wadddduh ... Jantung jadi lebih cepat memompa, seakan habis berolahraga berat. Saya hanya bisa berdoa, agar dilancarkan. Dan, masih panjang kisah mendebarkan itu jika harus ditulis semua, bisa-bisa jadi novel blog :D. Tapi, intinya yaitu: Perkuat Doa.

     Hidup itu tidak serumit yang dibayangkan sobat, jika sesuatu itu akan menjadi milikmu, maka seperti apapun kamu menghindari, tetap akan nyerempet juga. Dan, sekuat apapun kamu mencoba meraih, jika bukan garis untukmu maka bisa dipastikan dalam hitungan detik bahkan mungkin sebelum matamu sempat berkedip maka tak bisa didapatkan.

     Jadi, saran saya yang masih galau dengan siapa pasangan hidupnya. Ada baiknya lakukan hal berikut:
1. Perbanyak Berdoa
Iya. Tuhan memang tahu apa yang kita mau, tapi kalau kita tidak meminta bagaimana Dia mau kasih, minta saja nggak mau. Sombong amat siiih.

2. Lakukan amalan-amalan baik.
Ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk menambah pahala, terutama ketika ingin diberi jodoh yang terbaik, seperti: Sholat tepat waktu, bersedekah, menolong orang yang butuh pertolongan dengan lapang dan ikhlas.

3. Sholat hajat dan istiqoroh di sepertiga malam.
Nah, yang ini kudu dilakukan setiap malam. Jangan sampai berhenti sebelum permintaan dikabulkan. Harus sabar dong ya. Karena segala sesuatu nggak ada yang instan selain Mie Instan :D

     Nah, jika si dia (calon jodohmu) telah ditakdirkan untuk menjadi jodohmu dan kamu telah sah di mata hukum dan agama, maka harus bersiap-siap memasuki rumah baru yang bernama Rumah Tangga. Dan, ingat! Rumah tangga itu adalah milikmu, ibarat air yang ada di dalam balon besar, apapun yang terjadi pada air itu jangan sampai ke luar agar orang lain tidak terkena cipratannya. Sebab, bahagia tidaknya kamu, itu tergantung dari cara mengelola masalah yang ada di rumahmu. Orangtua tak perlu tahu, cukup Allah jadi penolongmu.

Mungkin sobat punya kisah tersendiri yang bisa dibagikan ke adik, keponaka, atau anak-anak penerus bangsa dalam hal menemukan jodohnya? Share yuk di kolom komentar. Siapa tahu dengan ini, generasi kita lebih mendekatkan diri pada-Nya dan Say No to Pacaran!

Comments

  1. Setuju dengan 3 hal di atass mba, dengan banyak berdoa, semoga jodohnya segera didekatkan ya. Apalagi kalau kitanya menjalankan amalan baik ya. Insya Allah jodoh akan menghampiri.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak, yang penting jangan putus berdoa

      Delete
  2. Duhhh...baper saya baca artikel ini
    Karena pas bgt dgn kegundah gulanaan yg kini dirasa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semoga kegundahannya segera terjawab ya mbak :)

      Delete
  3. makasih sarannya mbak, tapi saya masih nak anak masih kuliah hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Masih kuliah tak apa, dijadikan rujukan saja kalau2 mencari jodoh nanti hendaklah perbanyak doa dan lakukan amalan-amalan baik

      Delete
  4. Semoga yang masih galau dengan jodoh setelah baca tulisan ini nggak galau2 lagi

    ReplyDelete
  5. Waah, tips-nya mantaaabeh, hehe... Bunda waktu jadi pengantin gak tuh lamar-lamaran segala, kenal keluarganya aja gak, cuma adik perempuan semata wayangnya aja. Tapi tetap harmonis koq.

    ReplyDelete
  6. Intinya harus tetap sengat dan berusaha serta berdoa...tips yang mantap banget !!!

    ReplyDelete
  7. wuaa, terimakasih mbak. sha nih masih menunggu-nunggu dan memperbaiki diri. semoga segala hal baik menghampiri kita semua ya :)

    ReplyDelete
  8. kenapa ceritanya bikin sport jantung gini, penuh dengan jedag - jedug jantungku. BTW, mau kasih saran aja, kalau ambil gambar dari gugel, dicantumin juga alamat web atau apa gitu, asalnya ambil gambar, jangan hanya "dari internet" karena itu luaaaaas banget. mohon maaf ya mbak sebelumnya :*

    ReplyDelete
  9. Intinya yakin kalau Allah sudah mengatur semuanya kita hanya perlu berusaha dan terus berdoa

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung dan meninggalkan komentar yang dapat membangun tulisan saya.

Popular posts from this blog

Berpenghasilan dari Tulisan Bermakna

http://www.indosiar.com/shows/sayembara-sinema-indonesia-kispembacaaku
     Suka menulis dan ingin punya penghasilan? Inilah saatnya unjuk taring. Setelah FTV pada  beberapa stasiun televisi di Indonesia membuka kesempatan untuk penulis di seluruh Indonesia seperti Trans7, SCTV dan lainnya, maka Indosiar pun membuka kesempatan yang sama.
     Di sepanjang perjalanan hidup, kadang yang kita temui bukan hanya sukanya saja, akan tetapi duka pun hadir menjadi pelengkap. Dan dari sanalah kita belajar untuk menyikapi hidup dengan penuh kesabaran. Dan, Indosiar memberi kesempatan itu kepada penulis agar orang lain dapat memetik hikmah dari apa yang terjadi, dibuat dalam bentuk sinopsis.
     Berbicara soal sinopsis, menurut KBBI Offline Sinopsis merupakan ikhtisar dari sebuah karangan yang biasanya diterbitkan bersama-sama dengan karangan asli yang menjadi dasar sinopsis itu atau kata lain abstraksi atau rringkasan. Jadi, intinya sinopsis itu sebuah karangan sebab akibat yang ditulis ke dal…

Anyang-anyangan Menyerang, Basmi dengan Prive Uri-Cran

Assalamu'alaikum wr. wb.

     Halo pembaca setia, kali ini saya akan membahas mengenai Anyang-anyangan. Sebelum membahas lebih lanjut apa itu anyang-anyangan, penyebab hingga cara mengatasinya, saya punya pertanyaan. Pernahkah Anda mengalami hal ini? Rasa ingin buang air terus menerus, akan tetapi urine yang keluar hanya sedikit. Nah, hal semacam itulah yang disebut dengan Anyang-anyangan.

       Menurut dokter ahli urologi dr. I.B. Tatwa Yatindra, Sp.U., anyang-anyangan merupakan suatu gejala akibat berbagai masalah karena terjadi frekuensi berkemih menjadi lebih sering dari biasanya, namun volumenya sedikit-sedikit. "Gejala ini merupakan tanda telah terjadi sesuatu pada saluran kencing bagian bawah khususnya masalah dalam penyimpanan air seni di kandung kencing," jelasnya.

       Anyang-anyangan atau bahasa ilmiahnya Cylisis merupakan salah satu gangguan kesehatan yang menyerang pada saluran kemih, dan dapat juga dikatakan sebagai gejala Infeksi Saluran Kemih, dimana a…

Pentingnya Berhati-hati Saat Pergi

Assalamu'alaikum wr. wb

      Hallo pembaca setia, semoga selalu sehat dan lancar rezkinya. Apalagi di bulan yang penuh berkah ini, apalagi kalau bukan bulan Ramadhan. Oh iya, saya mau berbagi informasi dan tips nih buat kalian yang hobi jalan atau mungkin berbelanja. Tapi sebelumnya saya mau sedikit bercerita tentang pengalaman suami saya.
      Sabtu, 27 Mei 2017. Suami saya pergi mengambil barang pesanan ke gudang. Sekitar  jam tujuh berangkat dari rumah dan jam sembilan lebih lima belas tiba di gudang pakaian.  Cukup lama berkeliling mencari pesanan lainnya hingga kemudian dirasa cukup barulah suami saya memutuskan untuk pulang. Saat itu kondisi di sana tidak terlalu ramai, namun menurut penuturan suami saya entah mengapa pengunjung yang tadinya tidak ramai tiba-tiba membuat jalan yang ditempuh terasa sempit.

     Setibanya suami di rumah, saya merasa ada yang aneh dengan tas kecil yang disandangnya. Tampak seperti ada benda yang hendak keluar dari dalam tas itu. Dan benar saj…