Skip to main content

Wisata Hutan Mangrove di Bengkulu

     Assalamu'alaikum wr. wb.

     Jika bicara soal jalan-jalan ke objek wisata di Bengkulu, ini ada lokasi cantik yang patut untuk dikunjungi. Dulu, saat saya masih menetap di sana (Bengkulu) hingga Juni 2014 (Sebelum ikut suami, objek wisata ini menjadi tempat yang terabaikan, mengapa? Karena lokasinya belum secantik sekarang ini. Akan tetapi kata pepatah 'Lain dulu, lain sekarang'. Sekarang, lokasi di sana menjadi istimewa. 

Sumber Foto Instagram @trimaljummartaes

     
     Foto di atas saya dapatkan  dari instagram adik bungsu saya  yang bernama Trimal Jummarta, dan saya memanggilnya Adek Trimal. Dia masih menetap di Bengkulu bersama saudara perempuan saya dan juga ibu. Oh, iya. Di wisata itu ada perahunya loh dan bisa disewa. Kalau adik saya bilang sih uang sewanya tidak terlalu merogoh kocek. Untuk lebih detailnya, langsung saja ke lokasi wisata, agar penasarannya hilang.

  Coba deh lihat, betapa indahnya  pemandangan yang tersaji di lokasi itu. Di sana dikenal dengan nama objek wisata hutan Mangrove Bahari. Lokasinya pun tidak begitu jauh dari rumah. Dan hanya memakan waktu kurang dari 20 menit jarak tempuh dari lokasi Pagar Dewa atau kira-kira kurang dari 30 menit-an dari Bandara Soekarno-Hatta.

     Oh iya, jika ingin berwisata ke sana jangan lupa bawa bekal, karena menurut informasi dari Adek Trimal, di sana belum ada penjual makanan maupun minuman. Ya, semoga semakin banyaknya minat pengunjung untuk berwisata ke sana, mana tahu nanti para warga sekitar berinisiatif membangun lokasi kuliner, makanan dan minuman khas Bengkulu pula. :). Kan, lumayan, jadi membuka kesempatan buat warga sekitar untuk menambah penghasilan rumah tangga.

     Untuk uang masuk dan parkir kendaraan di sana, alhamdulillah masih gratis. Tapi, jangan karena gratis maka sia-sia dengan kendaraan. Ada baiknya bawa kunci gembok khusus kendaraan. Buat jaga-jaga agar kendaraan aman dan hati kita nyaman saat menikmati indahnya alam Hutan Mangrove Bahari.

     Berikut adalah alamat lokasi wisata Hutan Mangrove Bahari. Jl. Ir. Rustandi Sugianto, Pulau Baai Gang Al- Barokah 2. Tepatnya di belakang Masjid Al-Barokah. Dekat Pasar Bahari, sebelum ke pelabuhan.

Comments

  1. wah bagus mas .. sayang di Bondowoso gak ada laut mas

    ReplyDelete
    Replies
    1. Meskipun di Bondowoso nggak ada hutan Mangrove, tapi setidaknya di sana pasti ada lokasi wisata menarik yang bisa dikunjungi

      Delete
  2. selalu suka dg hutam mangrove apalagi kalau ada banyak burungnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak, sambil bawa bekal menikmati kicauan burung dan percikan air bersama keluarga besar atau orang terkasih.

      Delete
  3. dari penjabaran yg disampaikan
    tempat ini cukup menarik. Coba dilengkapi dg foto yg lbh banyak lagi :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. In Syaa Allah fotonya akan ditambah mbak. Terima kasih atas krisannya

      Delete
  4. Indah betul, kak. Masyaallah . Masuknya sana gratis. Ongkos untuk ke sana itu, kak ..., Ahaha
    Candalah,

    Keindahan alam adalah satu di antara sekian kekuasaan Allah, :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak, masuk ke sana bahkan parkir pun masih gratis. Ongkos utk ke sana bisa ditabung-tabung dari sekarang.

      Delete
  5. Replies
    1. Saya kira udah pernah mbak. Cocok buat bersantai bareng keluarga.

      Delete

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung dan meninggalkan komentar yang dapat membangun tulisan saya.

Popular posts from this blog

Berpenghasilan dari Tulisan Bermakna

http://www.indosiar.com/shows/sayembara-sinema-indonesia-kispembacaaku
     Suka menulis dan ingin punya penghasilan? Inilah saatnya unjuk taring. Setelah FTV pada  beberapa stasiun televisi di Indonesia membuka kesempatan untuk penulis di seluruh Indonesia seperti Trans7, SCTV dan lainnya, maka Indosiar pun membuka kesempatan yang sama.
     Di sepanjang perjalanan hidup, kadang yang kita temui bukan hanya sukanya saja, akan tetapi duka pun hadir menjadi pelengkap. Dan dari sanalah kita belajar untuk menyikapi hidup dengan penuh kesabaran. Dan, Indosiar memberi kesempatan itu kepada penulis agar orang lain dapat memetik hikmah dari apa yang terjadi, dibuat dalam bentuk sinopsis.
     Berbicara soal sinopsis, menurut KBBI Offline Sinopsis merupakan ikhtisar dari sebuah karangan yang biasanya diterbitkan bersama-sama dengan karangan asli yang menjadi dasar sinopsis itu atau kata lain abstraksi atau rringkasan. Jadi, intinya sinopsis itu sebuah karangan sebab akibat yang ditulis ke dal…

Anyang-anyangan Menyerang, Basmi dengan Prive Uri-Cran

Assalamu'alaikum wr. wb.

     Halo pembaca setia, kali ini saya akan membahas mengenai Anyang-anyangan. Sebelum membahas lebih lanjut apa itu anyang-anyangan, penyebab hingga cara mengatasinya, saya punya pertanyaan. Pernahkah Anda mengalami hal ini? Rasa ingin buang air terus menerus, akan tetapi urine yang keluar hanya sedikit. Nah, hal semacam itulah yang disebut dengan Anyang-anyangan.

       Menurut dokter ahli urologi dr. I.B. Tatwa Yatindra, Sp.U., anyang-anyangan merupakan suatu gejala akibat berbagai masalah karena terjadi frekuensi berkemih menjadi lebih sering dari biasanya, namun volumenya sedikit-sedikit. "Gejala ini merupakan tanda telah terjadi sesuatu pada saluran kencing bagian bawah khususnya masalah dalam penyimpanan air seni di kandung kencing," jelasnya.

       Anyang-anyangan atau bahasa ilmiahnya Cylisis merupakan salah satu gangguan kesehatan yang menyerang pada saluran kemih, dan dapat juga dikatakan sebagai gejala Infeksi Saluran Kemih, dimana a…

Pentingnya Berhati-hati Saat Pergi

Assalamu'alaikum wr. wb

      Hallo pembaca setia, semoga selalu sehat dan lancar rezkinya. Apalagi di bulan yang penuh berkah ini, apalagi kalau bukan bulan Ramadhan. Oh iya, saya mau berbagi informasi dan tips nih buat kalian yang hobi jalan atau mungkin berbelanja. Tapi sebelumnya saya mau sedikit bercerita tentang pengalaman suami saya.
      Sabtu, 27 Mei 2017. Suami saya pergi mengambil barang pesanan ke gudang. Sekitar  jam tujuh berangkat dari rumah dan jam sembilan lebih lima belas tiba di gudang pakaian.  Cukup lama berkeliling mencari pesanan lainnya hingga kemudian dirasa cukup barulah suami saya memutuskan untuk pulang. Saat itu kondisi di sana tidak terlalu ramai, namun menurut penuturan suami saya entah mengapa pengunjung yang tadinya tidak ramai tiba-tiba membuat jalan yang ditempuh terasa sempit.

     Setibanya suami di rumah, saya merasa ada yang aneh dengan tas kecil yang disandangnya. Tampak seperti ada benda yang hendak keluar dari dalam tas itu. Dan benar saj…