Cara Mengatasi Minimnya Literasi Keuangan Pada Ibu

Saturday, September 15, 2018

Literasi Keuangan? Seperti apa sih itu Literasi Keuangan? Mungkin diantara teman-teman menanyakan hal itu. Perlu diketahui, jika literasi keuangan merupakan sebuah kemampuan seseorang untuk mengelola keuangan. 

Lalu, Siapa sasaran dari literasi keuangan? Tentu saja seorang ibu rumah tangga, sebab ibu menjadi pemegang kendali soal keuangan. Bisa dibayangkan jika seorang ibu tidak bisa kelola keuangan keluarga dengan bijak, akan seperti apa keuangan rumah tangganya? Yups, bisa dipastikan berantakan, bahkan mengalami ketidakcukupan, padahal jika diatur dan dikelola sebaik mungkin uang tersebut malah berlebih. 


Kelola Keuangan dengan Membuat Anggaran Belanja

Siapa nih yang masih pertengahan bulan sudah merasa kekurangan uang belanja? Jika iya, coba deh cek, apakah kita sudah membuat anggaran belanja yang terencana, atau mungkin cara penganggaran yang belum tepat!. Ngomong-ngomong soal anggaran, saya akan menjelaskan sekilas mengenai apa itu anggaran. 

Jadi, Anggaran merupakan suatu rencana keuangan yang mengacu pada seberapa banyak pendapatan dan perkiraan pengeluaran pada periode waktu tertentu. Rencana anggaran ada dua macam, yakni anggaran jangka pendek dan anggaran jangka panjang. Sebagian orang mungkin nggak bikin anggaran pemasukan dan pengeluaran sehari-hari, padahal inilah yang bisa membuat kondisi keuangan mulai tidak sehat.

Mungkin diantara ibu-ibu ada yang belum paham mengenai anggaran yang tidak sehat? Fine, untuk mengetahui apakah anggaran sehat atau tidaknya bisa dilakukan dengan memeriksa pengeluaran yang berlebih. 

Nah, urusan pengeluaran yang berlebih inilah seorang ibu dituntut untuk lebih bijak dalam membelanjakan harta, dapat membedakan antara keinginan dengan kebutuhan sehingga ibu bisa lebih berhemat. 

Kampanye Literasi Keuangan Bersama #IbuBerbagiBijak

Tepatnya 10 September lalu, saya mengadiri acara kampanye yang diselenggarakan oleh sebuah perusahaan teknologi pembayaran global terdepan, yakni Visa. Yang mana pada kali ini meluncurkan kampanye #IbuBerbagiBijak dan merupakan tahun kedua. Acara ini diselenggarakan dengan tujuan agar dapat mengedukasi serta mendorong perempuan-perempuan untuk berbagi pengetahuan seputar literasi keuangan. Yang mana program ini telah lama berkolaborasi dengn Otoritas Jasa Keuangan atau lebih dikenal dengan sebutan OJK, yang tentunya sudah menjangkau lebih dari 200.000 perempua di seluruh Indonesia. 


 "Melanjutkan kesuksesan kampanye tahunan, kami sangat senang dapat meluncurkan kampanye literasi keuangan #IbuBerbagiBijak pada tahun kedua ini. Dimana pada tahun ini Visa bersama OJK dan dukungan BI bermaksud ingin mengasah lebih banyak perempuan khususnya para ibu di Indonesia dalam mengajarkan cara pengelolaan keuangan yang bijak dan mendorong mereka untuk berbagi pengetahuan tersebut dengan anggota keluarga dan lingkungan" ucap Riko Abdurrahman selaku presiden Direktur PT Visa Worldwide Indonesia. 
Dengan mengusung konsep "train the trainer" program ini akan diaksanakan dari bulan Juli hingga September yang mana terdiri dari serangkaian lokakarya serta aktivitas online. Beragam topik tentunya dibahas, mulai dari tips membuat anggaran, menabung, serta mengatur pengeluaran yang bijak, hingga kiat-kiat mendapatkan penghasilan tambahan, serta tips keamanan dalam bertransaksi non tunai. Sebagaimana yang kita ketahui jika perempuan merupakan Critical economi players di Indonesia, mengingat banyaknya keputusan ekonomi penting, baik itu tingkat keluarga, perusahaan maupun negara, tentunya dibuat oleh perempuan. 

Berdasarkan hasil survei Nasional OJK, menunjukkan bahwa tingkat literasi dan inklusi keuangan perempuan masih begitu rendah, yakni sebesar 25,5% dan 65,2% atau bisa dikatakan lebih rendah dibandingkan dengan tingkat literasi dan inklusi keuangan laki-laki, yakni sebesar 33,2% dan 69,6%. 

Tiga Cara Mencapai Kondisi Keuangan yang Ideal.



Menurut mbak Prita Ghozie selaku pakar literasi keuangan serta dosen UI ini, ada 3 cara agar kondisi keuangan mencapai hasil yang ideal, diantaranya: 

*Lakukan Financial Check Up.

Dimana kita hendaknya memeriksa kesehatan keuangan yang sewaktu-waktu bisa saja berubah. Agar kesehatan keuangan senantiasa terjaga, maka hitungan idealnya yakni: a). 5% untuk sedekah. 
b). 30 % untuk cicilan utang. 
c). 10 % untuk dana darurat. 
d). 30 % untuk biaya hidup. e). 15 % untuk investasi, dan
f). 10 % untuk gaya hidup.

*Mengelola Arus Kas. 

Disini seorang Perempuan dituntut agar bisa mengelola arus kas rumah tangga, baik segi pendapatan hingga dengan pengeluaran. Tentu saja hal tersebut dilakukan agar keuangan rumah tangga lebih terencana. Selain itu, buatlah pos-pos pembayaran yang dibuat dan dilakukan secara rutin. 

*Merencanakan Keuangan.

Dalam berumahtangga, tentu saja segala sesuatu harus direncanakan, termasuk soal keuangan. Sebab, apabila lebih terencana, tentu saja akan minim sekali hambatan dalam menggapai impian, semisalnya impian ingin punya rumah sendiri, ingin menyekolahkan anak hingga perguruan tinggi, dan lainnya.



Bagaimana? Sudah siap kan untuk merencanakan anggaran bulanan maupun tahunannya? Kalau saya sih, Say Yes!  😁

Dapatkan Pengalaman Berbeda Dalam Beransuransi dengan FWD Life

Wednesday, September 5, 2018

Pengalaman berbeda dalam beransuransi? Ah, paling sama aja dengan asuransi-asuransi yang lain! 

Mungkin diantara teman-teman ada yang beranggapan seperti itu? Jika iya, maka dapat dipastikan bila beransuransi dengan asuransi yang satu ini, teman-teman akan menyingkirkan anggapan yang salah tersebut, yakni asuransi dari FWD Life. Jika hampir sebulan yang lalu FWD Life meluncurkan Asuransi Bebas Handal, pada kali ini FWD Life kembali berinovasi dengan produk terbarunya yang tentu saja sangat membantu para nasabah dalam beransuransi di zaman now. Tahu kan yaaa, jika generasi zaman now sukanya apa-apa serba praktis tanpa ribet. 

Melihat keinginan generasi yang ingin serba praktis tanpa ribet itulah, kemudian FWD Life kembali meluncurkan  sebuah terobosan baru, dimana dengan memperkuat layanan digital untuk nasabah Korporasi sebagai bukti cinta kasih FWD Life. 

Layanan Digital yang Diluncurkan FWD Life. 

Jakarta, 4 September 2018 lalu FWD Live meluncurkan kartu kesehatan berbasis digital pertama dan Integrasi klaim online ke dalam satu aplikasi mobile FWD Max. Perlu diketahui, jika FWD Life (PT. FWD Life Indonesia) dalam hal ini terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan layanan beransuransi digital secara menyeluruh kepada nasabah korporasi, tentunya dengan meluncurkan kartu kesehatan digital pertama (eMedical Card) serta mengintegrasikan fitur klaim online (eFriend) ke dalam satu aplikasi mobile FWD MAX.

  • Kartu kesehatan digital (eMedical Card).


Kartu ini menjadi salah satu solusi digital pertama di Indonesia yang dapat digunakan untuk melakukan klaim biaya kesehatan secara cashless di rumah sakit, tentunya kita sebagai nasabah nggak perlu lagi membawa kartu asuransi fisik. 

Dengan adanya layanan ini, kita selaku nasabah hanya perlu menunjukkan kartu digital yang telah tersedia pada aplikasi mobile FWD MAX dengan menyertakan kartu identitas kepada petugas administrasi rumah sakit.


  • Klaim online (eFriend).


Merupakan fitur yang membantu nasabah untuk melakukan suatu pengecekan manfaat yang dimiliki. Selain itu, nasabah juga dapat melakukan klaim serta memonitor klaim secara cepat dan mudah melalui mobile phone. 

Dengan adanya klaim online ini, nasabah yang ingin mengajukan eFriend reimbursement, secara langsung dapat mengunggah semua dokumen klaim yang dibutuhkan ke fitur eFriend yang tersedia di FWD MAX, dimana sebelumnya nasabah korporasi mengunakan eFriend yakni sebuah portal website untuk mengetahui informasi mengenai manfaat dan memonitor proses klaim.


Pada acara peluncuran kartu kesehatan digital tersebut, Rudi Kamdani selaku Wakil Direktur Utama FWD Life, menyampaikan bahwa: 
“Sejak awal diluncurkan pada tahun 2015, FWD Life Corporate Care telah menawarkan solusi sesuai kebutuhan karyawan dan keluarganya dengan dukungan berbagai inovasi digital yang kami miliki. Dalam waktu kurang dari tiga tahun sejak diluncurkan, FWD Life Corporate Care berada pada posisi 4 besar untuk penyedia ‘Manfaat Karyawan di Indonesia. Dan hari ini kami kembali memperkenalkan dua layanan digital terbaru untuk memudahkan nasabah korporasi kami dalam mendapatkan layanan asuransi.” 

Sejak pertama kali Corporate Care diluncurkan, ternyata telah mengaplikasikan beberapa inovasi teknologi yang tentunya mempermudah proses berasuransi kepada nasabah korporasi, baik itu bagi karyawan maupun buat HRD, seperti aplikasi proposal online untuk mempermudah proses administrasi (ePrecious), portal online untuk para profesional HR (iConnect), serta portal online untuk mengetahui informasi mengenai manfaat dan memonitor proses klaim nasabah (eFriend). 

Tampak dalam foto (dari kanan ke kiri): Rudi Kamdani selaku  Wakil Direktur Utama FWD Life; Pedro Amor selaku Chief of Corporate Care FWD Life; Maika Randini selaku Chief Marketing Officer FWD Life; dan Arlius Telaumbanua selaku VP Head of Business Development Corporate Care FWD Life. 

Tidak hanya itu saja, pada awal tahun 2018, FWD Life juga telah berhasil meluncurkan customer engagement program yang dinamakan FWD MAX. 
“Dengan inovasi ini, FWD MAX menjadi sebuah one stop solution application yaitu aplikasi dengan fitur lengkap pertama di Indonesia yang kami harap bisa membantu meningkatkan penetrasi asuransi di Indonesia. Nasabah sudah dapat memanfaatkan layanan eMedical Card di lebih dari 60 mitra rumah sakit dan pada akhir tahun 2018 nanti, layanan ini dapat dilakukan di 800 mitra rumah sakit di seluruh Indonesia," jelas Pedro Amor selaku Chief of Corporate Care FWD Life. 
Mupeng kaaaan sama berbagai manfaatnya? Sebab, ternyata selain fitur asuransi utama seperti detil kartu asuransi, detil manfaat, serta klaim, FWD MAX juga telah dilengkapi dengan berbagai penawaran menarik mulai dari diskon, voucher, serta MAX Points yang tentunya bisa kita tukarkan pada 22.000 merchants di Indonesia untuk mendukung para passion nasabah FWD Life. 


"Duuuuh, mupeng banget mbak pengen tahu lebih lanjut mengenai keunggulan bergabung di FWD MAX!" 

Nah, buat teman-teman yang masih penasaran dengan manfaat yang diberikan oleh FWD Life atau bahkan ingin mencari tahu lebih lanjut, teman-teman bisa mengunduh aplikasi FWD Life di Google Play Store dan App Store, atau juga bisa melalui websitenya www.fwd.co.id.

Tomohon Berbunga-bunga di International Flower Festival (TIFF) 2018

Saturday, September 1, 2018
Pict. ist

Siapa nih yang suka dengan bunga? Sampai-sampai harus ke Keukenhof di Belanda demi untuk bisa melihat bunga indah, atau bahkan ada yang bela-belain ke Festival Pasadena di Amerika. Biasanya wanita ya yang identik sangat suka dengan bunga. 


Namun, sekarang kita nggak perlu lagi jauh-jauh ke Belanda ataupun ke Amerika. Karena saat ini pun dengan menempuh perjalanan sekitar satu jam, kita sudah bisa tiba di kota yang akan berbunga-bunga, yakni Kota Tomohon, Sulawesi Utara. Waaah, seru dan mengasyikkan pastinya.

Tomohon International Flower Festival (TIFF) telah digelar untuk yang kedelapan kalinya pada tanggal 8 hingga 10 Agustus 2018 lalu. Begitu semarak dengan didatangi oleh seluruh warga Tohomon sekitarnya bahkan para wisatawan pun turut hadir menyaksikan kemeriahan hari yang dipenuhi bunga-bunga tersebut, terutama bunga Krisan Putih dan Kuning. Sehingga bunga Krisan ini diklaim sebagai bunga yang terbaik dari segi kualitasnya di dunia. 

Pada pesta bunga kali itu, warga nggak perlu susah-susah mengumpulkan bunga Krisan, sebab bunga tersebut sudah banyak tumbuh di Tomohon sehingga pada akhirnya menjadi bunga khas festival hingga saat ini. 
"Bunga yang disajikan juga nggak kalah indah, krisan putih dan kuning di Tomohon memiliki kualitas terbaik di dunia, yang mana hasil tersebut diperoleh dari penelitian salah satu universitas internasional," kata Jimmy Feidie Eman selaku Walikota Tomohon saat meluncurkan TIFF 2018 di Kementrian Pariwisata, Jakarta, pada Senin lalu. 
Event yang semula hanya ingin diselenggarakan dua tahun sekali ini sebenarnya telah diselenggarakan dengan baik pada tahun 2008, 2010, 2012, 2014, 2015, 2016 dan 2017, hingga sebelum akhirnya menjadi reguler tahunan. Nah, untuk tahun 2018 ini, perhelatan festival bunga Krisan akan digelar lebih meriah, tentunya dengan standar Internasional, dengan mengusung tema ‘Beautiful Tomohon, Sing with Flowers'. Jadi, buat teman-teman yang sangat menyukai pesta bunga, Tomohon menjadi pilihan yang tepat untuk dikunjungi.


Pict. ist

Pemilihan tema ini tentunya dimaksudkan untuk memperkuat branding Tomohon sebagai kota bunga, sekaligus menegaskan kepada seluruh masyarakat Tohomon dan sekitarnya bahwa Tomohon memiliki kekayaan alam yang indah tiada duanya. Festival bunga ini berlangsung di Lapangan Kota Tomohon, dengan latar Gunung Lokon.

Tidak hanya itu saja, tahun ini TIFF juga akan menyajikan kontingen yang berasal dari 19 negara, dimana sebanyak 11 negara merupakan bagian dari anggota Council of Asian Flower Exhibition (CAFÉ), sementara 8 lainnya ialah Ceko, Nepal, Pakistan, Jepang, Kazakhstan, dan Georgia. Waah, sayang banget jika sampai dilewatkan, apalagi pesta bunga seperti ini hanya berlangsung di waktu tertentu saja.
"Tahun ini Raja dan Ratu Georgia dijadwalkan akan berlibur sembari menyaksikan festival ini!" ungkap Coreta Louise Kapoyos, selaku Ketua TIFF 2018.
Nah, untuk menjaga serta mengembangkan festival ini agar menjadi tontonan kelas dunia, tentu saja salah satu pembenahan yang dilakukan oleh penyelenggara yakni mengatur jalannya festival. Agar seluruh rangkaian kontingen berjalan lancar, tentu saja jumlah kendaraan akan dibatasi sebanyak 30 kendaraan sepanjang 10 kilometer.


Pict. ist

Walikota Tomohon, Jimmy Feidie Eman, sangat optimis akan hal ini dengan memaparkan data-data kenaikan wisatawan secara signifikan pada tiap penyelenggaraan TIFF, selain itu ia juga sangat berharap jika dengan adanya festival bunga ini kunjungan wisatawan mancanegara semakin melejit.
"Dari tahun 2016 ke 2017, wisatawan mancanegara yang datang untuk TIFF dari 26.441 jadi 39.000 orang, naik drastis," kata Coreta Louise Kapoyos.
Tahun ini ditargetkan akan ada kunjungan hingga 90.000 wisman serta pergerakan 500.000 wisnus. Tidak hanya itu saja, Menteri Pariwisata Arief Yahya pun turut optimis. Dimana hal tersebut tampak saat peluncuran event di Gedung Sapta Pesona, dimana Kemenpar memuji bahwa jika ini merupakan salah satu event Nasional terbaik yang telah masuk ke dalam Top 100 Calendar of Events (CoE) 2018 Pariwisata Indonesia. Keren banget yaaa!


Pict. ist


"Tidak sulit saat menyeleksi even ini untuk jadi acara unggulan Indonesia, sebab semua juri langsung setuju. Dan, kalau soal musik, tarian, saya percaya sama Sulawesi Utara," terang Menpar Arief Yahya saat menyampaikan kata sambutan.
Terkait dengan pertumbuhan kunjungan wisatawan, Mentri Pariwisata menyatakan rasa bangganya terhadap angka pertumbuhan wisnus maupun wisman yang terdapat di Sulawesi Utara. Tentunya hal tersebut tidak terpisah dari andil Tomohon dengan event tahunannya TIFF, dimana angka pertumbuhan wisawatan meningkat hingga tiga kali lipat. Untuk tahun ini, kunjungan wisman ke Tomohon ditargetkan hingga mencapai 90 ribu orang.
"Kita harapkan kedepannya festival bunga ini akan semakin banyak menarik peserta dari mancanegara,” pungkas Menpar Arief.
Nah, buat teman-teman yang penasaran dengan pesta bunga ini, catet ya tanggalnya agar tahun depan nggak terlewat lagi.

Serunya Berbelanja di Zaman Now dengan Akulaku

Friday, August 31, 2018

Akulaku. Siapapun pasti suka dengan berbelanja, entah itu belanja bulanan, belanja pakaian, elektronik dan belanja berbagai keinginan lainnya. Nah, ngomong-ngomong soal belanja hemat melalui smartphone, saya punya pengalaman menarik nih buat teman-teman yang suka belanja namun juga pengen berhemat,  baik itu hemat waktu, hemat tenaga dan hemat money pastinya, yakni menggunakan aplikasi akulaku. 

Tapi, ternyata di zaman now sistem belanja yang lebih disukai yakni belanja secara online, termasuk saya. Beberapa alasan mengapa saya menyukai berbelanja sistem online, diantaranya:

  • Lebih hemat. 

Berbelanja online tentu saja lebih menghemat, baik itu hemat waktu maupun hemat tenaga dan juga lebih hemat uang, yang mana biasanya kaki perlu berlama-lama menyusuri lorong pasar (boros waktu), syukur-syukur pasarnya gak becek, 😂, belum lagi ongkos ngojek, naik angkot dan lain-lain. Tapi syukurnya udah nggak ada lagi adegan becek-becekan ketika berbelanja. Apalagi belanjanya secara online. 


  • Bisa memilih sesuai keinginan, selayaknya belanja offline

Nah, ini nih yang paling saya suka. Selain hemat waktu dan uang, dengan belanja online saya juga bisa memilih produk yang saya inginkan.


  • Bebas macet dan parkiran.

Siapa sih yang suka jadi boring saat mau berbelanja eh malah terjebak macet? Belum lagi kesulitan mendapatkan tempat parkir 😑, nggak banget deh! 



Untungnya proses belanja zaman now sudah sangat simple, sebab saya nggak perlu lagi mengalami yang namanya drama kemacetan seperti drama-drama yang endingnya lebih sedih dari drama Korea, yang mana seorang wanita ditinggal kekasihnya, eh 😂😂. Sebab, semenjak saya kenal dengan Akulaku, semua urusan belanja saya semakin dipermudah. Eits, jangan negatif thinking dulu ya, saya wes punya suami kok 😁. For Your Information! 



Sebelumnya, yuk kenalan dulu dengan Akulaku, sebab seperti kata pepatah "Tak kenal maka tak sayang, tak sayang maka tak cinta". Jadi, kalau teman-teman sudah kenal dengan Akulaku, tentunya akan timbul rasa sayang, sayang kalau nggak belanja, sayang kalau nggak menggunakan momen #HARPITNASKUY dan sayang jika dilewatkan, ya kaaan! 😂😂. 

Jadi gini nih, awal perkenalan saya dengan si dia (akulaku) ini bermula saat itu (November 2017) suami saya galau pengen handphone baru. Soalnya handphone lama sudah hank bahkan sudah hampir yang ketiga kali di service, maka suami memutuskan untuk membeli handphone baru. Pergilah kami berdua ke konter penjual handphone, nanya-nanya dari merk hingga harga. 

Duh, ternyata harganya jauh dari jangkauan kami. Rata-rata handphone dengan kamera yang tidak begitu bagus harganya 3 jutaan. Sedangkan waktu itu kami belum punya uang segitu. Akhirnya suami tanya, apa ada harga ataupun cara yang bagus untuk kami mendapatkan handphone kamera bagus namun dengan harga yang terjangkau. Dan, kemudian kami ditawarkan untuk kredit handphone melalui aplikasi Akulaku. Sebab, konter tersebut bekerja sama dengan Akulaku. Alhamdulillah. 

Sebagai seseorang yang pekerjaan melalui handphone, tentunya memiliki HP dengan kualitas oke adalah menjadi barang yang sangat penting buat suami dan begitu pun dengan saya. Namun, jika dulu saya harus datang langsung ke konter yang berlabel Akulaku untuk kredit handphone, sekarang Akulaku lebih mempermudahkan untuk bisa memiliki handphone kualitas oke dengan harga yang lebih terjangkau. 

Ngomong-ngomong soal harga terjangkau, jadi ingat tiga bulan lewat saat saya juga ingin memiliki handphone baru dengan kualitas oke. Saya dan suami cek harga handphone terkini melalui smartphone-nya, saya sempat dibuat melongo dengan harga yang ditawarkan oleh Akulaku untung gak ada laler lewat, bisa-bisa masuk mulut tuh laler liat mulut saya menganga ðŸ˜‚. Sebab, DP untuk kredit handphone hanya Dua Ratus Ribuan aja gaes, tuh kan nggak percaya, dan angsuran perbulannya juga anggaran Dua Ratus Ribuan selama sembilan bulan ibu mengandung, tanpa ribet, tanpa macet, tanpa ongkos parkiran. 


Daftar rincian pembayaran
  • hingga DP

Prosesnya pun tidak ribet, teman-teman cukup download aplikasi Akulaku di smartphone, lalu isi data lengkap untuk verifikasi keanggotaan. Nah, kalau sudah menjadi anggota, kita sudah bisa melakukan proses apapun yang kita mau seperti Kredit Gadget & ACC, Home & Kitchen Tools, Fashion, Health & Beauty, Pembelian Pulsa Elektrik & Listrik dan masih banyak lagi. 

Waktu itu, saya kredit smartphone pada aplikasi Akulaku. Setelah memilih merek, warna, jangka waktu pembayaran dan pilihan proses pembayaran smartphone yang diinginkan, tinggal menunggu deh smartphone idaman sampai. 

"Tapi, bakalan nyampai nggak sih barang yang kita inginkan? Lalu, apa nggak khawatir barang yang dikirim rusak di jalan?"

"Tenang aja, teman-teman nggak perlu khawatir soal itu. Karena Akulaku menggunakan jasa cargo yang terpercaya" 😉.

"Proses bayarnya pasti ribet tuh?"  

Pasti diantara teman-teman ada yang bertanya-tanya seperti itu. For Your Information, Friends! Soal proses pembayaran, teman-teman bisa memilih kok seperti memilih makanan yang diinginkan tanpa dirundung rasa was-was. Kalau saya melakukan pembayaran melalui Alfamart tanpa uang administasi (Soal gratis uang administrasi tergantung kita memilih dimana untuk melakukan pembayaran ya. Karena ada beberapa yang dikenai biaya administrasi untuk proses pembayaran). 



Bagaimana? Menarik kaaan? Betewe, saya punya info yang nggak kalah menarik nih seperti saat kamu tertarik pada pasanganmu, eaaa, dari Akulaku. Buat teman-teman yang baru pertama kali menggunakan Akulaku, aplikasi ini akan memberikan kejutan spesial, yakni #HARPITNASKUY, ups, Harpitnas bukan hari kejepit nasional ya tapi Hari Pesta Kredit Nasional, dimana Akulaku akan memberikan banyak opsi belanja dengan modal hanya #1000DapetSemuaWow, bikin mupeng kaaan! #AkulakuKreditOnline menjadi solusi #JamanNow



Saya sebagai pelanggan lama juga nggak mau ketinggalan nih, karena akan ada banyak program promo menarik lainnya, sehingga saya harus bersiap menyambut #HARPITNASKUY yang akan berlangsung selama tiga hari, yakni mulai dari tanggal 1-3 September 2018 😍😍. Kuy deh, jangan sampai ketinggalan. Kalau teman-teman, sudah siap kan?

Bersihkan Hari Aktif dengan Natsbee Honey Lemon.

Thursday, August 30, 2018

Natsbee Honey Lemon. Diantara teman-teman mungkin ada yang menanyakan maksud dari membersihkan hari aktif? Dengan Natsbee Honey Lemon pula? For Your Information!

Tentang Hari Aktif dan Cara Membersihkannya.

Sebagai pekerja aktif, baik itu di dalam maupun luar ruangan tentunya aktivitas menjadi padat sehingga tubuh semakin mudah untuk terpapar yang tidak baik bagi tubuh seperti polusi dan masih banyak lainnya. Yang mana bila dibiarkan dapat memberi dampak negatif terhadap kesehatan tubuh, apalagi jika sampai dibiarkan mengendap di dalam tubuh dengan jangka waktu yang lama  dapat menyebabkan toxic masuk ke dalam tubuh sehingga tubuh tidak fit untuk beraktivitas, bahkan dapat membuat segala pekerjaan berantakan. Duh, jangan sampai 😑.



Untuk menjaga kesehatan tubuh, beberapa hal yang dapat dilakukan, diantaranya: 

  • Rutin berolahraga. 

Berolahraga minimal 15 menit dua hari sekali atau jika tidak sempat, minimal seminggu sekali.


  • Minum air putih. 

Perbanyak minum air putih agar tubuh tidak kekurangan cairan/ dehidrasi. 

  • Tidur teratur.

Jangan dibiasakan begadang, seperti pesan Bang Haji Rhoma Irama "Kalau terlalu banyak begadang muka pucat dan segala penyakit akan mudah datang". Tuh, dengerin dan ingat pesannya. Sebab sehat itu mahal.


  • Ganti minuman berwarna (selain susu dan jus buah) dengan Lemon.

Siapa nih suka minum minuman berwarna seperti kopi ataupun sirup? Nah, sudah saatnya mengganti dengan Lemon. Sebab, Lemon dapat menjaga pencernaan lebih baik, mencegah masalah kulit, mengurangi demam hingga sebagai antioksidan.


  • Minum/ konsumsi madu.

Madu sangat bermanfaat untuk kesehatan maupun kecantikan, sehingga sering ditemukan dan digunakan sehari-hari.

  • Makan makanan sehat dan bergizi.

Hindari makanan cepat saji yang mengandung zat kimia. Sebab dapat mendatangkan berbagai penyakit. 

"Duh, ribet ya mau sehat? Mana banyak yang harus diminum seperti air putih, Lemon, hingga madu. Ribet ah!"



Mungkin diantara teman-teman ada yang berpikiran seperti itu? Nah, di zaman now, kita nggak perlu lagi repot-repot menyeduh Air, Lemon dan Madu menjadi satu, apalagi buat kita yang nggak sempat dikarenakan kesibukan. Sebab, sudah ada minuman praktis yang telah mengandung air, Lemon dan Madu, yakni Natsbee Honey Lemon dari Pokka.



Natsbee Honey Lemon ini merupakan minuman Madu Lemon pertama di Indonesia yang mana manfaat dari air, lemon dan madu dapat dirasakan manfaatnya menjadi satu. Dimana lemon dikenal sangat baik untuk mendetoksifikasi tubuh dengan mengikat zat-zat yang tidak dibutuhkan, sedangkan madu sudah dikenal dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Nah, Natsbee Honey Lemon ini terdapat perpaduan madu dan lemon yang dapat menjaga tubuh bersih dari zat yang dapat mengganggu kesehatan. 



Selain itu, kandungan vitamin C dari lemon juga dapat membuat tubuh tetap segar, sehingga kita makin aktif beraktivitas sehari-hari.

"Mau doong, minuman segar yang mengandung banyak manfaat ini?"

Yuk, teman-teman sudah bisa membeli Natsbee Honey Lemon di minimarket terdekat seperti Alfamart dan Indomaret. Selain itu juga kita bisa membeli Natsbee Honey Lemon di Supermarket besar seperti Giant, Carrefour, Foodhall, Superindo, serta supermarket besar lainnya. 


Sekilas Tentang POKKA.

Mungkin diantara teman-teman ada yang bertanya-tanya apa itu POKKA? Pokka merupakan sebuah perusahaan makanan dan minuman dari Jepang yang telah lebih dari 60 tahun sudah berkomitmen menghadirkan produk-produk berkualitas tinggi dan standar Internasional. Pokka sudah dikenal hingga lebih dari 50 negara dan meluncurkan ratusan produk berbahan alami, tanpa pengawet dan pewarna buatan.


Menjalani aktivitas #AsikTanpaToxic dengan Natsbee Honey Lemon. Kalau teman-teman, sudah siap mengatasi toxic? 

Belajar Mengasuh Anak Jaman Now Melalui Buku Mona Ratuliu

Tuesday, August 21, 2018
Belajar Mengasuh Anak Jaman Now Melalui Buku Mona Ratuliu

Belajar mengasuh anak melalui buku? Anak zaman now yang katanya era digitalisasi? Emang bisa? Mungkin diantara teman-teman, bunda, bahkan ayah ada yang menanyakan hal itu? Yups, perlu diketahui ya, jika belajar itu bisa dimana saja, kapan saja dan keada siapa saja, termasuk belajar melalui buku. 
Belajar Mengasuh Anak Jaman Now Melalui Buku Mona Ratuliu

Beberapa minggu lalu, 16 Agustus 2018 saya bersama teman-teman blogger menghadiri undangan Launching Buku Mbak Mona Ratuliu yang berjudul "Digital Parenthink" yang belamat di Lippo Mall Kemang Jakarta Selatan.

Ngomong-ngomong soal era digitalisasi, tak dapat dipungkiri telah menjangkiti hingga ke anak-anak, terutama dalam penggunaan gadget yang kehadirannya sudah seperti kebutuhan pokok bagi setiap orang. Terutama saya, yang hampir nggak bisa jauh dari gadget, ibarat seperti seseorang yang tiba-tiba jauh dari orang yang tersayang, jadi kebayang-bayang hingga nggak nyenyak bobok tidur 😂. 

Kebutuhan akan gadget sudah seperti makanan pokok, apalagi jika kebutuhan akan smartphone tersebut dialami oleh anak-anak. Pernah suatu ketika saya pergi ke suatu tempat, di dalam perjalanan tersebut di sebelah saya ada seorang ibu bersama anaknya yang sedang asyik bermain gadget, tentunya bermain games. Namun, saat si ibu meminjam sebentar untuk menelpon, tiba-tiba si anak menangis dengan sangat kerasnya. Membuat si ibu tadi kebingungan sehingga akhirnya mengalah dan memberikan gadget tadi pada si anak.

Menurut teman-teman, apakah baik hal seperti itu? Tentu saja memberikan gadget ada baik dan buruknya terhadap anak tersebut, tergantung pada si orangtua apakah bisa mengarahkan anak dengan sebaik mungkin. Lalu, apa hubungannya dengan buku Digital Parenthink? Tentu saja ada. For Your Information!

Belajar Mengasuh Anak Jaman Now Melalui Buku Mona Ratuliu
Pict. Heripal Danindra


Tentang Launchingnya Buku Digital Parenthink.

Buku Digital Parenthink ini diluncurkan bermula dari kebingungan Mona Ratuliu dalam menghadapi perkembangan ketiga anaknya, yakni: Davina Shava F, Barata Rahadian N, dan yang si bungsu bernama Syanala Kania S, yang sempat kewalahan terhadap perkembangan teknologi.
“Saya termasuk yang agak kewalahan mengejar perkembangan teknologi. Sebagai manusia yang pernah hidup di era sahabat pena, koleksi prangko, koleksi kaset, telepon umum, wartel, mesin ketik, dan hal ‘vintage’ lainnya, sungguh kadang saya merasa bingung dengan zaman ini,” aku figure publik kelahiran 1982 ini. 
Sebenarnya, kebingungan Mona Ratuliu beralasan, dimana ia bimbang antara membolehkan anak-anaknya bersentuhan dengan gadget atau tidak. Apalagi perkembangan teknologi sekarang yang makin canggih membuat anak-anak dengan mudah mengakses berbagai macam informasi yang bahkan mungkin belum layak untuk dilihat oleh anak-anak, yang tentunya butuh pendampingan lebih dari orangtua.

Balik ke kisah Mona Ratuliu yang menceritakan tentang perubahan yang terjadi pada kedua anak, yang mana anak pertama, Davina (dipanggil Mima), mulai mengenal gadget pada usia sekolah, kelas 4 SD, sedangkan Barata (atau sering dipanggil Raka) mulai mengenal gadget sejak usianya 5 tahun. Mona menceritakan jika Mima mulai tidak suka berkegiatan selain aktivitasnya mengutak-atik smartphone, dan begitu juga dengan Raka yang semakin hari kian akrab dengan tablet pintarnya, membuatnya enggan beraktivitas ke luar ruangan.
"Kalau kami anggap dia sudah terlalu banyak bermain dan memintanya berhenti, dia akan cenderung marah,” papar pemeran Poppy dalam sinteron Lupus Milenia tersebut.
Karena kekhawatirannya akan dampak negatif yang ditimbulkan gadget, akhirnya suatu hari Mona memutuskan untuk menyita gadget dari Mima. Namun, apakah semudah itu mengambil sesuatu yang sudah melekat pada anak? Tentu saja bukanlah hal yang mudah, baik bagi Mona maupun putri sulungnya. Apalagi, di saat teman-teman seusianya sedang asyik gadget, sehingga menyitanya tentu saja akan ada konsekuensi tersendiri.

Belajar Mengasuh Anak Jaman Now Melalui Buku Mona Ratuliu
Saya dan si Syanala (Putri Ketiga Mona Ratuliu) 

Karena problem itulah, yang di kemudian hari Mona mencetuskan ide untuk menulis kisahnya sebagai orangtua yang menghadapi kids zaman now. Yakni buku Digital ParenThink. Pada buku keduanya ini, Mona menulis tentang pengalamannya langsung dan keluarga dalam menghadapi gadget. Tidak hanya itu, Mona juga melengkapi bukunya dengan pengetahuan yang dirangkumnya dari beberapa pakar di bidangnya masing-masing. Serta tidak ketinggalan, kisah anak-anak yang sukses memanfaatkan gadget, seperti Naura (penyanyi), Naya (pengusaha slime), Keisya (sukses juala pastry di Instagram), hingga Rafi Ramadhan (pemusik). Yang mana tujuannya adalah ingin memotivasi para orangtua saat membaca bukunya agar turut mengarahkan anak-anak pada hal positif dari penggunaan gadget itu sendiri.
"Layaknya pisau, gadget pun ada manfaatnya kok" tutup Mona.
Buku Digital ParenThink ini merupakan buku panduan lengkap bagi orangtua dan anak milenial yang cocok dibaca oleh semua kalangan.

Nah, buat para orangtua maupun calon orangtua yang ingin membeli buku tersebut, bisa didapatkan di toko-toko buku terdekat seharga Rp. 69.000,- (harga menyesuaikan daerah masing-masing). So, Ayah-Bunda, didiklah anak sesuai zamannya!

Oppo Find X, Smartphone Era Millenial

Tuesday, August 14, 2018

Ngomong-ngomong soal smartphone, saat ini smartphone semakin berinovasi demi memenuhi keinginan si pelanggannya, sebagaimana terobosan yang dikembangkan oleh Oppo. Belum lama ini OPPO meluncurkan smartphone flagship terbarunya di Indonesia, pastinya sudah pada tahu dong smartphone apa yang saya maksud? Iya, betul banget, OPPO Find X!



OPPO Find X ini menjadi tanda kembalinya OPPO ke pasaran smartphone flagship setelah selama kurang lebih empat tahun absen. Flagship terakhir yang muncul pada tahun 2014 adalah OPPO Find 7. Lama juga yah sampe empat tahun jedanya. 

Ternyata OPPO punya alasan sendiri kenapa menunggu lama sebelum meluncurkan smartphone flagship lagi. Semua itu karena pihak OPPO nggak mau mengecewakan konsumen dengan merilis perangkat tanpa perubahan apapun dari perangkat terdahulunya. Oke, kita balik lagi ke OPPO Find X nih. Kalo kita bandingin sama smartphone flagship lainnya yang ada di pasaran, OPPO Find X ini punya keunikan di sisi kameranya, yaitu berupa modul Stealth 3D Cameras yang bakal menyembunyikan kamera depan dan belakang di dalam body perangkat waktu lagi nggak dipake. 

Hmm.. Awal saya tahu kalau kameranya tersembunyi, saya agak bertanya-tanya juga sih kenapa harus sembunyi?? Tapi sekarang pertanyaan saya sudah terjawab. Eits, jawabannya nanti akan saya bahas selanjutnya aja, ya.

Kita lanjut ngomongin layarnya nih, layar OPPO Find X ini bisa menuhin bagian depan, karena rasionya sampe 93,8% berbanding body. Di OPPO Find X kita nggak akan nemuin notch atau “poni” di bagian atas yang biasanya ada untuk memuat kamera depan. Usut punya usut ternyata pihak OPPO memang sengaja menerapkan hal tersebut supaya tampilan OPPO Find X berbeda dari perangkat lain sekelasnya. 



Pihak OPPO berpendapat bahwa smartphone flagship itu designnya harus beda antar generasi. Nah, sekarang saya akan coba jelasin nih jawaban dari pertanyaan “Kenapa sih kamera OPPO Find X harus tersembunyi?” Kamera yang tersembunyi di OPPO Find X ini jadi keunikan sendiri yang berbeda dari smartphone flagship lainnya. Selain itu, dari segi keamanan juga kamera yang tersembunyi jelas lebih aman dari faktor eksternal, seperti goresan. 

Selain itu, OPPO juga melapisi kamera depan dan belakang dengan kaca scratch resistant Gorilla Glass 5 supaya proteksinya lebih kuat. Buat yang takut soal privasi nih, misalnya kita pake aplikasi tertentu yang bisa mengambil foto kita secara diam-diam. Tenang aja! Di OPPO Find X, aplikasi apapun nggak akan bisa mengambil foto tanpa sepengetahuan pengguna karena kan kameranya akan bergeser ke atas sebelum sempat menjepret. 

Daya tahan kamera tersembunyi Modul Stealth 3D Cameras OPPO Find X menggunakan mekanisme geser (slider) dengan penggerak micro motor. Daya tahannya dikalim bisa mencapai 300.000 kali naik-turun, dengan survei rata-rata pengguna melakukan 150-200 camera sliding selama sehari. Kalo menurut pihak OPPO sih, 300.000 kali itu berarti kamera OPPO Find X bisa bertahan selama kurang lebih 5 tahun. Lama juga ya.😱😁. 



Tambahan informasi lagi nih sedikit, jeroan OPPO Find X ini sudah menggunakan komponen kelas atas. Dapur pacunya adalah chip Snapdragon 845, dipasangkan dengan RAM 8 GB dan media penyimpanan 256 GB, serta baterai 3.730 mAh yang didukung teknologi fast charging VOOC Flash Charge. Puas nggak tuh? Ini buat main game yang berat-berat juga oke banget deh. Yang suka foto-foto atau bikin video juga bisa sepuasnya simpen data, tanpa perlu takut memori kepenuhan.



Untuk kamera depannya sendiri punya resolusi 25 megapiksel dengan lensa berbukaan f/2.0. Sedangkan kamera gandanya yang di belakang masing-masing punya resolusi 16 megapiksel (f/2.0) dan 25 megapiksel. Kita bisa memiliki OPPO Find X ini dengan harga Rp 12.999.000. Sejak tanggal 18 Juli sudah mulai sesi pre-order loh. 

Dan, buat temen-temen yang masih penasaran sama OPPO Find X, kalian bisa cari informasi lebih jelasnya disini http://findx.oppomobile.id/

Note: 
Sumber foto: m.gsmarena.com

Merasakan Kuliner Khas Italia di LaCucina Jakarta

Sunday, August 12, 2018
Merasakan Kuliner Khas Italia di LaCucina

Saat menjelajahi Jakarta, rasanya belumlah lengkap jika belum mencicipi kuliner yang ada di lokasi travelling. Beragam kuliner khas disajikan demi memanjakan lidah pelancong. Ngomong-ngomong soal kuliner, saya penasaran ingin mencicipi kuliner khas negara yang dikenal dengan menara miringnya ini. Sebab, beberapa review yang pernah saya baca dari teman-teman yang pernah berpetualang mencoba kuliner disana menjeaskan jika kuliner disana sangat lezat dan menggugah selera.


Merasakan Kuliner Khas Italia di LaCucina

Beranjak dari hal itu, saya bersyukur banget bisa mencicipi kuliner Italia tanpa harus ke Italia langsung, tapi semoga suatu saat bisa menjelajahi wisata di Italia dan kulinernya secara langsung. Aamiin.

Pertengahan bulan Juli lalu, saya berkesempatan mendatangi undangan dari pemilik Restoran Italia yakni La Cucina Pizza e Pasta yang berlokasi di Citra Garden 6 Taman Palem, Cengkareng - Jakarta Barat. Berbagai menu disajikan untuk saya dan teman-teman undangan bisa mencicipi. Restoran ini menurut saya instagrammable banget buat tongkrongan kaum muda maupun yang tua. Selain itu, harga yang dibandrol per menu pun sangat terjangkau, yakni mulai harga Rp. 30.000 hingga Rp. 140.000 per porsi sesuai yang diinginkan.

Berbagai menu disajikan untuk saya dan teman-teman undangan bisa mencicipi. Restoran ini menurut saya instagrammable banget buat tongkrongan kaum muda maupun yang tua. Selain itu, harga yang dibandrol per menu pun sangat terjangkau, yakni mulai harga Rp. 30.000 hingga Rp. 140.000 per porsi sesuai yang diinginkan.

Nah, yang penasaran dan ingin mencicipi secara langsung menu-menunya, kalau saya waktu itu naik Commuterline dengan titik pemberhentian di Stasiun Rawa Buaya kemudian lanjut Grab atau Go-Jek menuju lokasi.

 

Menu di La Cucina Pizza e Pasta Beberapa menu di La Cucina Pizza e Pasta yang saya cicip diantaranya:

  • Arancini.

(Italian Risotto Rice Balls with Bolognese Minced Beef Filling). Arancini ini merupakan bola-bola nasi dengan isian daging berbumbu. Harga hanya Rp. 40.000.

Merasakan Kuliner Khas Italia di LaCucina

  • La Cucina Platter. 

Menu ini terdiri dari Mozzarella sticks, beef meat balls, dan Baby Calzones. Rasanya gurih dan empuk, ditambah sambal pedasnya. Sehingga pengen lagi dan lagi.


Merasakan Kuliner Khas Italia di LaCucina

  • Insalata Caesar.

(Roman lettuce salad with garlic, parmesan cheese in Caesare dressing and homemade bread) selain itu, kita juga bisa minta tambahan daging dada ayam dengan hanya menambah Rp. 10.000, dari harga aslinya yakni Rp. 55.000. Sehingga total bayar Rp. 65.000.

Merasakan Kuliner Khas Italia di LaCucina

  • Insalata Manzo.

Yakni salad daging sapi dengan sayuran campuran, kacang, wortel, saus madu mustard dan roti buatan sendiri.

Merasakan Kuliner Khas Italia di LaCucina

  • Pizza.

Nah, saya paling demen makan Pizza. Saat mengunjungi La Cucina saya dan teman-teman disuguhkan Pizza berukuran besar, yakni 40cm. Seukuran ini, pas banget buat mengajak keluarga untuk menikmati Pizza bareng. Dua Pizza yang saya cicip yakni Pizza Gamberetti dengan topping taburan udang, bawang putih, Zaitun dan keju mozarella dan Pizza Carnivora dengan topping daging asap, sosis sapi, ayam dan keju Mozzarella.


Merasakan Kuliner Khas Italia di LaCucina
Pizza Carnivora

Merasakan Kuliner Khas Italia di LaCucina
Pizza Gambretti

  • Struffoli.

Kuliner khas Italia, bola-bola madu ini teksturnya seperti donat. Harga hanya Rp. 30.000.


Merasakan Kuliner Khas Italia di LaCucina


  • Fettuccine con Pesto e pollo.

Pasta yang dicampur dengan ayam dan tomat ceri dalam saus pesto dengan keju dari Italia. Harga hanya Rp. 75.000.

Merasakan Kuliner Khas Italia di LaCucina

  • Panini con Pollo i Panini con Manzo.

Merupakan sandwich panggang dari roti buatan sendiri dengan daging asap atau ayam dengan saus pedas, atau ribuan pulau. Harga yang dibandrol hanya Rp. 42.000.

Merasakan Kuliner Khas Italia di LaCucina


  • Verry berry Tiramisu.

Merupakan dessert terenak yang pernah saya cicip. Harga hanya Rp. 65.000. 


Merasakan Kuliner Khas Italia di LaCucina


  • Elderflower I Pamplemousse I Peach I Mojito.

Rasanya makan tidaklah lengkap jika belum minum yang segar-segar, dan kali ini minuman segar khas La Cucina yang saya cicip juga yakni Elderflower, yang merupakan minuman berbahan campuran Monin Premium Syrup, air soda dan jeruk nipis. 


Merasakan Kuliner Khas Italia di LaCucina

Dan, tentunya masih banyak lagi.
Bagaimana? Asik kan? Selain bisa mencicipi kuliner khas Italia, kita juga bisa berfoto-foto di La Cucina lantai atas yang sangat instagrammable. 

Auto Post Signature