Mengkampanyekan Manfaat Buah Pear

Friday, November 30, 2018

Buah Pear? Pastinya nama buah yang sudah nggak asing di telinga kita. Bahkan buah ini sering kita temukan di penjual buah pinggir jalan maupun toko-toko buah besar sekalipun. Rasa khas "Kres" yang dirasakan saat menggigit kulit buah pear tentunya menjadi ciri khas tersendiri. 

Dulu, saya pikir, buah pear hanyalah buah biasa. Namun, ternyata banyak manfaat yang bisa didapatkan dari mengkonsumsinya, terlebih jika rutin. 


Sekilas Sejarah Buah Pear 

Berdasarkan catatan sejarah tertua, ternyata buah pear atau lebih dikenal denga Pir ini dianggap sebagai buah ajaib yang digunakan untuk proses penyembuhan, yang mana khasiatnya ditemukan pada tablet Lempung di Sumer - Mesopotamia kuno. 

Homer menyebutkan jika dalam 10 SM lalu buah Pir dianggap sebagai "karunia keajaiban para dewa," dan menjadi salah satu dari buah-buahan yang hadir di Taman Alcinous. Selama berabad-abad lamanya, catatan sejarah telah mencatat kehadiran buah pir dalam sejarah monarki di seluruh Persia, Cina, dan Roma. Namun, ketika peradaban menyebar, ada sebanyak ribuan varietas buah pir muncul dan dibudidayakan di seluruh Eropa. 

Dari info yang saya dapatkan, ternyata buah Pear di Cina kuno dipercaya sebagai mewakili keabadian dan kemakmuran, itu dikarenakan pohon pear hidup untuk waktu yang lama. Namun, berbeda lagi di Korea, yang mana buah pear dianggap melambangkan rahmat dan kebangsawanan, sedangkan pohon pear merupakan sebuah simbol kenyamanan. Dan, dalam banyak legenda Korea, buah Pear dianggap dapat memberi kesuburan pada wanita. Ini jugalah yang membuat buah pir kemudian dipercaya khasiatnya yang juga dapat memberikan kebijaksanaan dan kesehatan. 

Lalu, bagaimana dengan di Indonesia?? 


Kampanye Sehat Makan Buah Pear

Adakah diantara kita yang belum tahu manfaat dari mengkonsumsi buah Pear? For Your Information! Beberapa hari yang lalu, saya berkesempatan menghadiri acara Pesta Supear 2018 di Restoran Cerita Rasa yang berlokasi di 
Jalan Ampera Raya 9, Kemang - Jakarta Selatan. Acara ini terselenggara dalam rangka merayakan World Pear Day 2018. 


Pada pemaparannya, Pak Kafi Kurnia menyampaikan jika tepatnya setahun yang lalu beliau telah meluncurkan sebuah gerakan kemasyarakatan “Sembutopia”, yang mana gerakan ini diadakan bertujuan untuk memotivasi serta menginspirasi masyarakat Indonesia agar dapat memberdayakan kemampuan diri sendiri untuk menyembuhkan diri masing-masing, tentunya dari segala macam gangguan, baik berupa masalah jiwa maupun raga. Selain itu, hal ini bertujuan agar gaya hidup lebih holistik dan berenerji. 

Buah Pear ini, dibalik kesegarannya terdapat berbagai manfaat yang baik untuk kesehatan terlebih jika kita mengonsumsi secara rutin. Beberapa manfaat makan buah pear diantaranya:

  • Terdapat Kandungan Antioksidan. 

Seorang pakar kesehatan menyebutkan jika buah pear yang sudah matang sangatlah kaya akan kandungan antioksidannya, sebab dapat melawan radikal bebas dalam tubuh, radikal bebas. Tidak hanya itu, pada sebuah penelitian yang dilakukan di University of Innsbruck, Austria, menyebutkan jika kandungan klorofil pada buah Pear yang matang ternyata mampu berubah menjadi antioksidan aktif yang sangat baik bagi tubuh kita.


  • Memperkuat Sistem Imun. 


Pakar kesehatan menyebutkan jika buah Pear sangat kaya akan kandungan vitamin C dan vitamin K. Dimana tingginya kandungan vitamin C tersebut akan sangat baik bagi sistem imun tubuh serta membantu tubuh menyerap zat besi dengan lebih baik sehingga produksi sel darah merah menjadi lebih baik.


  • Mengurangi Risiko Terkena Kanker.


Mengonsumsi satu buah Pear dapat memenuhi 8% asupan vitamin K harian yang akan menurunkan risiko terkena kanker hingga 45 persen lebih rendah.


  • Melancarkan Pencernaan. 


Satu buah Pear ternyata dapat mencapai 5 gram atau sekitar 20 persen kebutuhan harian serat tubuh kita, sehingga apabila dikonsumsi rutin tentunya dapat memperlancar saluran pencernaan. Selain itu, adanya serat ini juga akan membuat sistem imun tubuh menjadi lebih kuat serta membuat kita mampu menurunkan kadar kolesterol jahat penyebab berbagai macam penyakit.


  • Menyehatkan Otak.


Dengan mengkonsumsi satu buah Pear berukuran sedang, ternyata tubuh kita bisa mendapatkan asupan copper (mineral minor) harian sebanyak 15 persen. Ada sebuah penelitian, yang dilakukan oleh University School of Medicine di Missouri, Amerika Serikat, menyebutkan jika kandungan copper ini bisa memperbaiki kekuatan sistem saraf dan membuat kinerja otak menjadi jauh lebih baik. 


  • Menurunkan Berat Badan. 


Nah, buat yang sedang program diet, ternyata khasiat buah Pear sangat bagus loh buat menurunkan berat badan.


  • Mengatasi Penyakit Kardiovaskular dan Kolesterol. 


Sebuah peninjauan dari 67 uji coba terkontrol terpisah, menemukan bahwa jika mengkonsumsi sekitar 10 gram buah Pear per hari dapat meningkatkan asupan serat dalam tubuh, selain itu juga dapat menurunkan LDL (low-density lipoprotein atau kolesterol “jahat”) dan kolesterol total. 

Dan, tentunya masih banyak lagi manfaat dari mengkonsumsi buah Pear. Karena pertimbangan akan kesehatan itulah, sehingga Sembutopia akhirnya memprakarsai sebuah kampanye kreatif “SUPEAR”, sehingga pada setiap tanggal 1 Desember, dicanangkan menjadi hari buah Pir (Pear) sedunia. 


Yuk, kita mulai sehat dari diri sendiri dengan rutin mengkonsumsi buah-buahan terutama buah Pir

Tips Mengoptimalkan Tumbuh Kembang Bayi Prematur

Wednesday, November 28, 2018
Optimalkan Tumbuh Kembang Bayi Prematur

Apa yang teman-teman bayangkan soal bayi prematur? Bayi yang terlahir sebelum bulannya? Yups, bener! Namun, tahukah teman-teman jika bayi prematur tersebut ialah bayi yang lahir dengan usia kehamilan kurang dari 37 minggu? 

Perlu diketahui, dan pastinya catatan buat saya, jika masa kehamilan selama 270 hari inilah yang termasuk dalam kategori 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), dimana HPK ini merupakan salah satu fase dari periode emas bagi tumbuh kembang seorang anak. Jadi, masa-masa inilah yang perlu diperhatikan, sebab setiap nutrisi yang diterima oleh sang bayi ketika di dalam kandungan mempunyai dampak jangka panjang terhadap kehidupan sang bayi ketika di usianya dewasa. 

Periode kehamilan ini tentunya menjadi hal yang penting untuk diketahui oleh ibu dari sang jabang bayi karena bayi yang terlahir prematur tidak lepas dari beragam faktor dari ibu itu sendiri, seperti kurangnya asupan gizi pada saat si ibu hamil. 

Bayi yang terlahir prematur tentunya memiliki banyak tantangan kesehatan setelah ia dilahirkan, seperti peningkatan risiko infeksi, gangguan pernafasan hingga peningkatan resiko mengalami penyakit tidak menular atau Non Communicable Diseases (NDS) seperti hipertensi dan diabetes dikemudian hari. Pertanyaannya, lalu bagaimana jika bayi terlanjur terlahir dengan kondisi prematur? 


Optimalkan Tumbuh Kembang Bayi Prematur

Pada tanggal 17 November lalu, saya berkesempatan untuk menghadiri acara Bicara Gizi yang diselenggarakan oleh Nutricia Sarihusada, yang bertepatan dengan Hari Prematur Sedunia dengan tema "Dukung si Kecil yang Lahir Prematur untuk Tumbuh Kembang Optimal", bertempat di Ocha & Bella - Jakarta Pusat. 


Dok. Pribadi
Acara ini menghadirkan pemateri yang kompeten, yakni Dr. Putri Maharani Tristanita Marsubrin, SpA (K), seorang Dokter Anak Konsultan Neonatologi RS. Cipto Mangunkusumo. Selain itu, juga turut hadir Joana Alexandra, seorang Sosial Media Influencer dan seorang Moms, Ibu Yanne Sukmadewi selaku General Counsel Corporate Legal Advisory and Complience Danone Indonesia. 
Tips Mengoptimalkan Tumbuh Kembang Bayi Prematur
Pada kesempatannya, Joana memaparkan pengalamannya memiliki anak prematur, dari mulai tantangan, kendala yang dihadapi hingga tata laksana yang dilakukannya dalam mengurus si kecil. 
 "Anak keempat saya terlahir prematur, dan itu membuat orang-orang di sekitar saya berkomentar negatif. Namun, saya senyumin aja karena mereka tidak pernah merasakan di posisi saya" terang Joana. 
Lain halnya dengan Ibu Yanne Sukmadewi yang ternyata dulunya beliau terlahir prematur. Beliau memaparkan jika dulu ia terlahir prematur, namun karena orangtua optimal dalam pemenuhan gizi serta seringnya melakukan kegiatan outdoor, Bu Yanne akhirnya dapat tumbuh kembang dengan baik seperti anak-anak lainnya.


Dok. Pribadi

Dari beberapa pemaparan tersebut, jelas bahwa setiap bayi prematur memiliki kesempatan untuk mengejar tumbuh kembangnya, tentunya apabila diberikan nutrisi yang sesuai dengan tahap serta kebutuhannya. 

Dr. Putri Maharani menjelaskan jika ada beberapa masalah pada bayi prematur yang tidak bisa disepelekan, sebab apabila hal itu terjadi dikhawatirkan bayi mengalami gagal tumbuh, Stunting, hingga bayi terlihat lebih kecil dan lebih pendek dibanding rata-rata bayi pada usianya. 


Resiko Bayi Prematur

Bayi Prematur Tumbuh Kembangnya dioptimalkan

Namun, jika bayi terlanjur terlahir keadaan prematur, apa yang mesti dilakukan? Tentunya kita dapat melakukan skrining pada bayi prematur yang terindikasi, seperti USG kepala, Pemeriksaan pendengaran, Anemia of Prematurity, Osteopenia of Prematurity dan Extrauterine Growth Restriction.

Selain itu, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, yakni:
  • Rutinlah dalam melakukan kontrol untuk pemantauan tumbuh kembangnya (seperti berat badan, panjang badan, lingkar kepala), apakah terlalu cepat ataukah terlalu lambat dengan menggunakan grafik pertumbuhan yang sesuai.
  • Tanyakan pada dokter apakah bayi sudah tumbuh sesuai kurva pertumbuhan dan apakah perkembangan sudah dicapai sesuai usianya.
  • Berilah nutrisi pada bayi prematur, seperti hitung kebutuhannya (kebutuhan kalori dan vilumenya) agar tidak berlebih dan juga tidak kurang. Bila perlu selalu konsultasikan dengan dokter anak agar pemenuhan nutrisinya tepat dan sesuai. 

Itulah tips dalam mengoptimalkan tumbuh kembang bayi prematur. Semoga bermanfaat dan tetaplah semangat berjuang!

Tour Galerry ke Studio Hanafi

Monday, November 26, 2018

Nyaman dan menenangkan, itulah yang tergambar saat saya menjejakkan langkah ke salah satu studio yang ada di daerah Depok, yakni Studio Hanafi. 


Saat mulai memasuki ruangan, saya pikir di ruangan yang cukup luas itu ada beragam karya seni, seperti seni lukis, seni ukir dan lainnya. Namun, anggapan saya salah, yang saya temui adalah sebuah seni yang tidak biasa. Sebuah seni yang menggunakan kertas bekas sebagai media utamanya. Setiap orang, terutama penikmat sebuah seni, tentunya memiliki sudut pandang yang berbeda-beda dalam mengartikan makna seni tersebut. 

Seni pada dasarnya merupakan suatu kesenangan, sejenis kegembiraan yang merepresentasikan imajinasi tentang apa adanya. Pada Tour galerry yang saya dan teman-teman lakukan di studio Hanafi memberi kesan tersendiri, sebab karya yang dipamerkan merupakan karya dari tujuh perupa muda pilihan Galery Kertas. Tentu saja hal ini mesti didukung, agar generasi muda mau berkarya seperti para perupa muda ini. 

Sekilas Tentang Galery Kertas 

Galeri kertas merupakan ruang edukasi sekaligus promosi yang diwadahi Studio Hanafi untuk seniman muda di Indonesia yang berkarya, berupa karya seni visual dan seni rupa yang menggunakan kertas, baik sebagai media, material, atau apapun kemungkinan penciptaan lainnya. 

Dalam waktu kurang dari sebulan, tentunya diskusi berbagai gagasan dan ide ditetapkan hingga akhirnya disepakati judul pameran kali ini berjudul “XYCLO”. Kurator Galeri Kertas, Heru Joni Putra mengungkapkan bahwa XYCLO merupakan pameran perupa muda yang tak kalah variatif bila beberapa pameran perupa muda sebelumnya di Galerikertas. 

Beberapa waktu lalu, tepatnya pada pertengahan Oktober 2018 silam. Dalam rangkaian acara pameran “gambaur” Ugeng T. Moetidjo telah memilih tujuh perupa muda terpilih, diantaranya Asmoadji, Gilang Mustofa, Ivan Oktavian, Jinggam, Kevin Nathaniel, Amiiko dan M. Raka Septian. Para perupa muda yang rata-rata berusia 20 tahunan ini berasal dari Jakarta, Bandung, Bekasi dan Depok. 

Proses pemilihan perupa muda ini tentunya menjadi salah satu platform utama Galeri Kertas Studio Hanafi sebagai ruang pendidikan dan regenerasi seniman. 

Momen Tour Galerry Tujuh Perupa Muda 

Awal tour kami langsung menuju karya perupa muda, yakni:

  • Ivan Oktavian. 



Karya yang disuguhkan oleh Ivan ini menggambarkan tentang kegemarannya yang cukup berlebihan dalam mewacanakan karya-karyanya melalui habit penelitian akan sesuatu tempat atau lokasi tertentu, dapat dijajaki sebagai permulaan yang bagus–sebagaimana tampak pada karya-karyanya yang lain.

  • Gilang Mustofa. 



Karya Gilang Mustofa ini dibuat dalam bentuk instalasi lingkungan yang bisa dieksplorasi lebih cerdas dengan medium kertas, dengan maksud agar terjalin korelasi antara fakta dan ekspresi-ekspresi simbolis/ ketandaan dari karya.


  • Muhamad Raka Septianto. 



Perupa muda satu ini karyanya lain dari yang lain, sebab karyanya tereksplorasi dengan pencahayaan untuk langgam hasta-karya lewat modus stencil art, sebuah modus yang bisa dikembangkan ke dalam wacana keterampilan dan keperajinan seni rupa berbahan dasar kertas. 

Perupa muda yang akrab disapa Raka ini memberikan sentuhan pada gambar-gambar dari frame-frame yang dibuatnya yang disatukan dalam sebuah rangkaian, dimana kemudian karya itu bisa mengingatkan kita kembali kepada bentuk awal seni menyusun gambar yaitu zoetrope sebagai cikal bakal sinematografi/ gambar bergerak/ film yang kita kenal sekarang. 


  • Jinggam.



Perupa muda ini memberikan sentuhan "Koneksi" pada karyanya, dimana Karya ini dibuat dengan media kertas dus dan menggunakan cat semprot akrilik. Juga pemetaan visual sebagai karya dukungan dari gambar. Mengapa karya ini diberi nama "Koneksi"? Sebab, koneksi atau hubungan adalah hal yang sangat penting di era sekarang ini, dan dilakukan untuk berbagai kepentingan. Karya yang dibuat dengan pola acak dan ringkas dengan satu lagi, yang diibaratkan sebagai perwujudan dari manusia. Yang memiliki sifat yang acak dan tidak dapat ditebak, manusia juga pada dasarnya menjadi individu di mana mereka berada.


  • Kevin Nathaniel. 




Perupa muda bernama Kevin ini membuat karya instalasi yang terdiri dari Bata Hebel, kertas, benang, lampu LED, dan kursi. Karya yang diciptakannya ini bertujuan hendak merefleksikan pendekatan antropologis dengan mengeksplorasi ruang liminal dan interaksi kehidupan sebagai konsep.


  • Miiko. 



Miko merupakan perupa muda perempuan satu-satunya yang menjadi pemenang pilihan Pak Ugeng. Dalam karyanya, Miko menirukan gaya anime jepang untuk konteks penggambaran imajinasi dan kehidupan sehari-hari yang menjadi bagian dari dirinya sehingga ia pun dapat memproduksi tema dan gaya seni rupa yang kekinian. 


  • Asmoadji. 



Karyanya memberikan gambaran salah satu kehidupan nyata yang terjadi dalam penggunaan transportasi umum Jabodetabek seperti KRL, bus serta angkot-angkot lainnya, yang mana pada jam-jam sibuk orang-orang selalu memaksakan apa pun untuk masuk. Bagaimana mereka menggunakan walau sudah tidak memungkinkan. 

Seperti dikejar-kejar waktu. Sehingga, mereka rela berdesak-desakan tanpa ada rasa mengalah bahkan saling memaksakan diri terhadap sesamanya. Yang mana kemudian nasib orang-orang ini akan menjadi pertanyaan: "KAMU YANG MANA?" sehingga dari pikiran tersebutlah Asmoadji membuat sketsa beragam figur KRL dalam ukuran (mendekati) satu banding satu pada kertas art karton yang kemudian dipotong outlinenya saja kemudian digantung. 

Pameran XYCLO yang berlangsung selama 10 hari (17-27 November 2018) tersebut tentunya memberi kesan tersendiri bagi para perupa muda ini. Sebab, masing-masing perupa yang terpilih diharuskam membuat karya baru dengan media berbasis kertas yang tentunya disesuaikan dengan gaya mereka sendiri. Tentu saja hal seperti ini mesti didukung agar terlahirlah para perupa-perupa muda berprestasi.

Membumikan Lagu Anak Melalui Lomba Suara Anak Indonesia 2018


"Aku Cinta Kamu... 
Kau membuat luka pada cinta... "

Apa yang teman-teman pikirkan soal penggalan lirik lagu di atas dinyanyikan oleh anak-anak? Tidak pantas bukan? Dunia anak-anak yang seharusnya menyanyikan lagu-lagu anak yang tepat untuk jiwa anak, perlahan mulai tergerus. Dulu, sewaktu saya masih kanak-kanak, ada begitu banyak lagu anak yang diputar, baik melalui media televisi maupun radio, apalagi minggu pagi bapak menyetel radionya, beragam lagu anak bisa saya nikmati, hingga saya hapal semua lagu anak di masa saya itu, di luar kepala. 

Namun, seiring berjalannya waktu, dan semakin berkembangnya zaman, sudah sangat jarang sekali bahkan hampir tidak pernah saya mendengarkan lagu anak di radio Bapak seperti masa-masa saya dulu. Bahkan, acara musik di televisi saat ini pun sudah tidak lagi menyajikan lagu khusus untuk anak-anak. Sehingga akibatnya, banyak anak yang tidak mengenal lagu-lagu yang sesuai dengan usianya. Meskipun bermunculan acara lomba menyanyi untuk anak, namun saat mengikuti lomba menyanyi tersebut, anak-anak menyanyikan lagu yang umumnya juga lagu-lagu orang dewasa. Miris. 


Kembali Membumikan Lagu Anak.

Berdasarkan fakta itulah, sehingga KPPPA (Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak) RI bersama Musik Hana Midori menyelenggarakan LSAI (Lomba Suara Anak Indonesia) 2018. Acara tersebut terselenggara dalam rangka memperingati Hari Anak Internasional. Pada acara Lomba Suara Anak Indonesia tersebut, terdapat dua kategori lomba, yakni Lomba Penyanyi Anak dan Lomba Pencipta Lagu Anak. 

Lomba ini sebenarnya telah dimulai sejak bulan Agustus lalu dengan mengusung tema Anak Indonesia Bernyanyi. Para peserta sangat antusias, terhitung ada 203 peserta untuk kategori Penyanyi Lagu Anak dan 187 peserta Pencipta Lagu Anak dari seluruh pelosok Indonesia yang mendaftar. Nah, dari seluruh peserta terdaftar itu, kemudian disaring lagi hingga terpilih lah 30 peserta dari masing-masing kategori, yang kemudian dipilih menjadi 10 besar yang kemudian dilombakan pada acara Grand Final pada tanggal 25 November 2018 lalu. Menariknya, Semua anak yang masuk final juga akan mendapatkan hadiah keseluruhan berjumlah Rp 200.000.000,- dan akan dibuatkan album rekaman. 
“Kenyataannya, selain langkanya penyanyi anak yang menyanyikan lagu anak, Indonesia juga kekuarangan lagu anak dari para pencipta lagu yang menelurkan lagu anak yang berkualitas. Ada berbagai penyebab, misalnya sulit mengorbitkan lagu anak dan anak yang mau menyanyikan, sangat terbatas media yang akan menyiarkan dan mempublikasikan lagu tersebut, dan secara ekonomi lagu anak dianggap tidak komersil. Saya berharap agar orang tua, media, dan anak-anak juga mulai menggalakkan lagu anak-anak. Untuk yang mejadi pemenang hari ini, diharapkan pula ia dapat menyebarluaskan, sehingga gaungnya sampai dinyanyikan oleh anak-anak seluruh Indonesia” jelas Bu Ibu Prof. Dr. Yohana Susana Yembise, Dip. Apling, MA.
Dok. Pribadi
Dengan diselenggarakan acara ini, diharapkan kedepannya dapat melahirkan lagu anak serta penyanyi anak yang berkualitas. Acara ini juga diharapkan dapat memunculkan kesadaran orang tua dan masyarakat agar dapat mendorong anak-anaknya dalam memanfaatkan waktu luang dengan mengembangkan minat dan bakat anak dengan hal positif, salah satunya dengan menyanyikan lagu yang sesuai dengan usianya. 

KPPPA tentunya sangat mendorong akan inisiatif untuk menghidupkan kembali lagu anak yang berkualitas serta penyanyi anak yang berkualitas dan berkompeten sesuai umurnya serta medukung pemenuhan hak anak. 


Grand Final Lagu Suara Anak Indonesia 2018 

Bertempat di Theater Garuda Taman Mini Indonesia Indah inilah puncak acara Grand Final terselenggara. Mulai pukul 07.00 peserta lomba berserta rombongan keluarga dari masing-masing peserta dan para tamu undangan sudah mulai memadati ruangan Theater. 


Pict. Kurnia Amelia
Acara ini juga turut menghadirkan Mentri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, yakni Ibu Prof. Dr. Yohana Susana Yembise, Dip. Apling, MA. Serta dewan juri yang berkompeten, yakni Bens Leo (pengamat musik), Lenny N Rosalin (Deputi Menteri bidang Tumbuh Kembang Anak), Ucie Nurul (penyanyi senior dan pelatih olah suara), Dian HP, serta Purwacaraka (pemusik)

Tidak hanya itu saja, acara Grand Final LSAI 2018 juga turut dimeriahkan oleh penampilan Kreativitas dari SMA Negeri 3 Jakarta Selatan, musikal by Musik Hana Midori. 

Pada Grand Final LSAI 2018, diumumkan para pemenang untuk masing-masing kategori, diantaranya: 

  • Lomba Penyanyi Anak. 

Juara 1: Sherina Thu Tiwanie 
Juara 2: Lauwrence 
Juara 3: Aisha Dama C 
Harapan 1: Erditya Putra Permana 
Harapan 2: Fladira 
Harapan 3: Adzra Zulfa Rabbani


  • Lomba Cipta Lagu.

Juara 1: Stephen Irianti Wally (Rei) dengan judul lagu Aku Suka Bernyanyi 
Juara 2: Mayashanty Reynildha dengan judul lagu Tetap Satu 
Juara 3: Bradder Sams dengan judul lagu Ku Foto, Klik! 
Harapan 1: Panji Nurseto dengan judul lagu Liburan 
Harapan 2: Jefri Antonius Situmeang dengan judul lagu Gak Boleh Nakal 
Harapan 3: Agustinus Kusni Hartono dengan judul lagu Hari Baru. 


Dok. Pribadi
Harapan! Semoga acara seperti ini dapat terus diselenggarakan, dan sebagai orangtua turut mendukung dengan memotivasi anak-anak di rumah agar berani untuk berkarya.

Pengalaman Mencoba Rangkaian Perawatan Wajah BerGizi

Friday, November 23, 2018

Jamu-jamu...  Jamunya, Neng! Temulawak, beras kencur...
Bikin seger badan loh! 
Hai Mamah-mamah, sebangsa dan setanah air, siapa nih yang pernah dengar penggalan lirik lagu di atas? Yang pernah dengar, kita tos dulu, karena kita terlahir di zaman yang sama 😁. 

Ngomong-ngomong soal jamu, meminum jamu sudah menjadi minuman wajib di keluarga saya. Kata Ibu, minum jamu sangat bagus untuk tubuh karena terbuat dari rempah-rempah yang khasiatnya sudah nggak diragukan lagi. Hampir setiap pagi usai sarapan, jika ada mbak jamu gendong yang lewat, ibu pasti membelikannya untuk saya dan adik. 

Dulu, saat awal pertama diberi jamu, saya sempat menolak karena rasanya yang agak pahit, namun ibu selalu menasehati jika dengan meminum jamu tubuh saya akan sehat, belajar jadi semangat dan ilmu akan lebih enteng untuk diserap. Masih sempat menolak, namun saat ibu mengiming-iming akan memberikan uang jajan, saya akhirnya manut-manut saja, mengiyakan. Hingga akhirnya saya pun terbiasa minum hingga sekarang, tanpa diimingin-imingi uang jajan lagi. Karena saya mulai jatuh hati sama jamu bukan sama mbak jamunya yaaa

Di usia saya yang kini telah memasuki tigapuluhan, ternyata bukan hanya minum jamu saja yang saya butuhkan, namun ada bagian kulit yang butuh gizi seimbang, terutama kulit daerah wajah. Kulit wajah lebih sering terpapar sinar matahari hingga polusi, sehingga ketika bercermin yang saya temukan adalah wajah yang kusam seperti kurang terawat dan kurang gizi. 

Perawatan Bergizi Agar Kulit Wajah Kembali Sehat. 

Bukan tubuh saja yang mesti diberi asupan makanan bergizi, namun kulit wajah juga butuh diberi asupan bergizi tersebut. Dan, soal asupan yang bergizi untuk kulit wajah, saya rekomendasiin rangkaian produk Gizi. 

Jadi gini, beberapa bulan lalu saya galau dengan kulit wajah saya, karena tampak seperti kurang sehat. Padahal, saya nggak sedang sakit loh! Alhamdulillah, saya dipertemukan oleh rangkaian produk Gizi. Penasaran, saya coba deh! Apalagi setelah saya baca box-nya, yang ternyata produk Gizi ini terbuat dari bahan alami, yakni Temulawak. 

Seperti yang sudah kita ketahui, jika temulawak ini merupakan salah satu bahan alam yang dipakai untuk membuat jamu, minuman yang menyehatkan. Jika tubuh aja bisa sehat dengan meminum temulawak, gimana wajah, pasti sehat ya tentunya! 

Ada beberapa manfaat Temulawak yang perlu kita ketahui, diantaranya: 
  1. Untuk mengatasi masalah pada sistem pencernaan.
  2. Mengatasi peradangan pada persendian (osteorthritis)
  3. Membantu menyembuhkan penyakit hepatitis hati. 
  4. Meningkatkan imunitas tubuh. 

Dan masih banyak manfaat lainnya, sehingga Temulawak pun digunakan untuk produk kecantikan, seperti rangkaian produk Gizi. 

Review Rangkaian Produk Gizi with Temulawak. 

Beberapa produk Gizi ini sebenarnya ada banyak, namun yang akan saya review kali ini adalah varian temulawak. πŸ€— Rangkaian Produk Gizi Sari Temulawak. 

  • Essential White Facial Wash with Temulawak. 


Ini digunakan untuk membersihkan kulit secara menyeluruh namun tetap mempertahankan tingkat kelembaban alami kulit. Bahan-bahan alami seperti temulawak dalam Gizi putih esensial ini membantu membersihkan, mencerahkan secara alami, melembabkan dan melembutkan wajah. Selain itu juga menyempurnakan penampilan sehari-hari agar tampil cantik alami. 

Cara Pemakaian:
  1. Basahi seluruh wajah hingga bawah dagu,
  2. Tuang Gizi Facial Wash secukupnya pada telapak tangan,
  3. Busakan dengan air, kemudian usapkan pada wajah,
  4. Pijat wajah secara perlahan dan merata, dan
  5. Bilas dengan air. 

  • Essential White Day Cream with Temulawak. 


Ini digunakan untuk cream di siang hari, diformulasikan khusus oleh herbal herbal research, menggabungkan manfaat dari bahan alami bersama dengan teknologi modern. membantu mencerahkan, melembabkan, dan melembutkan wajah. Sempurnakan penampilan sehari-hari Anda dengan cantik dan putih alami. 

Cara Pemakaian:
  1. Oleskan Gizi Essential White with Temulawak Day Cream pada wajah yang telah dibersihkan (pagi dan siang hari).
  2. Kemudian ratakan dengan gerakan memijat ke arah atas.

  • Essential White Night Cream with Temulawak.


Ini digunakan untuk cream di malam hari. Krim malam secara khusus diformulasikan oleh penelitian herbal Gizi, menggabungkan manfaat dari bahan alami bersama dengan teknologi modern. Formula ringan menyerap dengan mudah ke dalam kulit, dan kaya dengan bahan alami yang memberikan nutrisi yang lebih baik untuk kulit. 

Temulawak di Gizi Essential White dengan krim Temulawak Night membantu mencerahkan, melembabkan, dan melembutkan wajah dengan hasil yang optimal. Sempurnakan penampilan sehari-hari dengan cantik dan putih alami. 

Cara Pemakaian:
  1. Bersihkan sisa make up yang masih menempel di wajah.
  2. Oleskan gizi Essential White with Temulawak Night Cream pada wajah yang telah dibersihkan tadi (malam hari).
  3. Ratakan dengan gerakan memijat ke atas. 

Bagaimana? Sangat mudah kan, mengaplikasikannya ke wajah! Nah, agar mendapatkan hasil yang maksimal, gunakan secara rutin perawatan lengkap dari Gizi Essential White with Temulawak. Kulit sehat itu, dimulai dari diri sendiriπŸ˜‰.

Info lebih lanjut, bisa cek di:
Web: www.giziindonesia.co.id
FB: Gizi Indonesia
IG: gizi.ind
TW: giziind

Cerdas Menggunakan Energi dengan Baran Energy

Wednesday, November 21, 2018
Cerdas Menggunakan Energi dengan Baran Energy

Hai Moms, apa kabarnya? Apa kabar listrik di rumah? Masih dalam kategori stabil kah, atau nasib listrik kita sama? Sama-sama merangkak nilai bayarnya! 

Sebagai ibu rumah tangga, pasti terasa banget ya seperti apa kurva pengeluaran rumah tangga, apalagi soal pengeluaran biaya listrik. 

Beberapa hari lalu sempat ngobrol bareng ibu-ibu tetangga sekitar rumah, biasa ya kalau obrolan ibu-ibu, kalau nggak soal anak, ya soal pengeluaran yang makin membengkak, dan yang paling membengkaknya lagi yaitu pengeluaran listrik. Listrik menjadi pokok utama yang tidak bisa terpisahkan, baik itu oleh ibu rumah tangga, pekerja kantoran dan untuk aktivitas sehari-hari lainnya. 

Pernah merasakan sehari tanpa listrik? Saya pernah, bahkan hampir dua hari lamanya. Padahal, saat itu sehari menjelang hari raya. Tahu kan sibuknya ibu rumah tangga dalam menyambut hari raya seperti apa? Banyak hal yang perlu dipersiapkan, termasuk menyiapkan masakan. Yang semuanya itu tentu saja tidak bisa jauh dari penggunaan listrik. 

Dari kejadian itu, saya pernah kepikiran "seandainya listrik bisa dinikmati bebas seperti air, pasti seneng banget ya!" 

Tapi, mikir lagi, apa mungkin? Daaan, hal itu akhirnya terjawab saat saya mengikuti event pada tanggal 16 November 2018 di Foresta Business Loft 1 No. 17 Jl. BSD Raya Utama yang mengankat tema "Cara Baru Menikmati Energi Tanpa Fosil" yang menitikberatkan pada hal yang mana memungkinkan kita menikmati listrik gratis. 
"Waaah, kalau gratis sih siapapun bakalan mau. Tapi, masa sih bisa gratis?" 
Mungkin diantara Moms ada yang punya pertanyaan seperti itu? For Your Information, Moms! 


Baran Energy

Baran Energy by Aldebaran 

Baran Energy ini merupakan sebuah inovasi karya anak bangsa yang dirancang dengan memaksimalkan sumber energi terbarukan yang tujuannya agar dapat dikonsumsi layaknya energi listrik. Sebagaimana yang kita ketahui jika energi listrik yang selama ini kita konsumsi tersebut bersumber pada energi fosil, dan di tangan anak bangsa inilah energi terbarukan dimantapkan. 
"Saya punya mimpi, jika suatu saat nanti ada energi listrik gratis!" ucap Pak Victor Wirawan saat memaparkan perilah impiannya hingga akhirnya terciptalah Baran Energy tersebut. 

Pak Victor pemilik akun @victorwirawan memaparkan pula jika dengan hadirnya Baran Energy ini tentunya memberikan kebahagiaan tersendiri setiap kita yang tidak bisa lepas akan kebutuhan terhadap listrik, terlebih harga listrik semakin lama semakin meningkat, yakni 10% - 15%. Baran Energy ini ada tiga jenis, yakni Baran Power, Baran Property dan Baran EV. 

1. Baran Power. 

Untuk Baran Power ini terbagi menjadi tiga, yakni:
  • Baran PowerWall. 
Baran PowerWall merupakan sebuah perangkat penyimpanan energi listrik dan dapat menyimpan energi yang dihasilkan dari berbagai sumber, baik itu dari panel surya (PVC), turbin angin, turbin air dan lainnya. 


Baran Energy, Baran Powerwall

Baran PowerWall ini tentunya dirancang dengan memiliki kapasitas hingga 8.000 watt, yang sangat cocok untuk rumah dengan konsumsi energi hingga 10.000 watt sehingga kita dapat mengurangi tagihan listrik. Selain itu, juga didesain sebagai elemen interior, sehingga kita dapat memilih pola yang berbeda, ataupun memungkinkan kita untuk memasang lukisan menarik di sampulnya yang pasti sangat cocok untuk rumah, kantor ataupun kafe.

  • Baran PowerPack. 
Baran PowerPack merupakan Baran yang mana versinya lebih besar dari Baran PowerWall, dimana Baran ini terdiri dari pasangan unit Baran Powerwall ke unit yang lebih besar dengan kapasitas hingga 100.000 Watt-jam. 


Baran Powerpack

Dengan kapasitas yang lebih besar itulah Baran PowerPack sangat cocok untuk rumah yang lebih besar, vila, bahkan untuk bisnis menengah seperti kantor, restoran atau supermarket yang konsumsi energinya antara 10.000 Watt hingga 60.000 Watt.

  • Baran PowerCube.
Baran PowerCube merupakan sebuah perangkat penyimpanan energi dengan skala besar. Tentunya ini dirancang dengan skala dan modular dan memiliki bentuk fisik standar kontainer 20 kaki dengan kapasitas hingga 100.000 Watt-jam.


Baran Powercube
Baran PowerCube dapat dikonfigurasi untuk menangani kebutuhan energi seperti untuk kebutuhan skala industri seperti real estat, kompleks industri, rumah sakit, operasi pertambangan dan lainnya. Baran PowerCube juga dapat digunakan untuk menyimpan produksi energi yang berlebihan oleh pembangkit listrik besar, baik dari sumber terbarukan seperti surya, angin atau panas bumi atau dari pembangkit berbasis fosil konvensional seperti diesel atau batubara berbasis pembangkit listrik Energi yang tersimpan, mereka dapat dilepaskan kembali ke grid secara real time (tanpa harus menghidupkan / mematikan turbin misalnya) ketika konsumsi adalah memaksimalkan maksimal pemanfaatan pembangkit listrik itu sendiri.  

2. Baran Property. 

Baran Properti merupakan sebuah hunian masa depan yang listriknya menggunakan energi terbarukan, sehingga lebih bersih, lebih sehat. Dengan dua Baran Power dalam satu properti kita bisa menikmati 24 jam energi bersih yang baru dalam konsumsi listrik rumah tangga. 


Baran Property


3. Baran EV (Electric Vehicle).

Baran EV (Baran Electric Vehicle) merupakan sebuah inovasi kendaraan masa depan yang mana kendaraan ini memanfaatkan energi terbarukan. Baran EV (Electric Vehicle) ini memiliki sebuah konsep mobil listrik dengan tenaga 600 tenaga kuda dan mampu menempuh jarak hingga 300 kilometer hanya dengan sekali isi baterai berdaya 400 kwh. 


Baran EV


Nah, dengan menggunakan teknologi energi modern inilah tentunya kita dapat menikmati energi yang ramah terhadap lingkunga sehingga lingkungan menjadi lebih bersih, dan tentunya dapat mengurangi tagihan energi serta meningkatkan efisiensi kita. Bagaimana? Tertarik kan? Saya tertarik banget!! 😍




Buat Moms, ataupun teman-teman yang masih penasaran dan ingin tahu infonya lebih lanjut, bisa juga cek di akun berikut: πŸ‘‡
IG Baran: @baranenergy
Picture: @baranenergy

Cosmos Blenz, Blender Pintar Generasi Millenial

Friday, November 16, 2018
Cosmos Blenz, Blender Pintar Generasi Millenial

Assalamu'alaikum Moms. 
Bicara soal dapur, siapa nih Moms yang selalu punya drama di dapur? Drama di mana waktu kita lebih banyak terbuang hanya untuk membuat makanan ataupun camilan sehat buat keluarga? Bahkan gagal memasak dan lebih memilih untuk membeli makanan di luar? 

Rata-rata ibu rumah tangga menghadapi drama tersebut. Terlebih jika ingin meracik bumbu dapur, kalau digiling menggunakan cobek tentunya lamaaa, belum lagi Moms yang punya anak kecil, nggak kebayang repotnya seperti apa, sehingga membuat Moms memutuskan untuk membeli bumbu di luar. 

Padahal, kita nggak tahu yang kita beli itu apakah sudah terjamin kebersihannya atau belum. Beda dengan kita yang membuat bahkan menggiling bumbu sendiri di rumah, pastinya kebersihan akan lebih terjamin. Baik itu kebersihan bahan makanan, maupun peralatan masak yang akan digunakan. 

Nah, kali ini saya punya tips Moms, agar waktu yang sebelumnya banyak terbuang di dapur, lebih terminimalisir. 

Tips Meminimalisir Waktu di Dapur

Agar waktu di dapur bisa diminimalisir, tentunya kita dapat melakukan beberapa hal berikut Moms, diantaranya:

  • Potong bahan makanan di malam hari.

Biasanya ibu rumah tangga akan lebih banyak waktunya di malam hari (Ba'da Isya) saat anak-anak tertidur. Nah, itu bisa dimanfaatkan untuk memotong-motong bahan makanan yang akan diolah pagi harinya. Agar bahan makanan tetap segar, hendaknya disimpan di kulkas.

  • Bersihkan dan pisahkan antara bahan makanan yang tahan lama dengan yang tidak.

Pemisahan bahan makanan yang telah dipotong dan di cuci ini sangat penting Moms, sebab daya tahan setiap bahan makanan yang satu dengan yang lainnya berbeda-beda, ada yang cepat layu (read: tidak segar). Dan, saran buat jenis sayuran, ada baiknya cukup dipotong saja, dicuci saat akan hendak dimasak langsung. Karena sayur yang telah dicuci dan dibiarkan cukup lama, akan membuat beberapa bagian sayur terkontaminasi sehingga daun pun menjadi busuk. 

  • Giling bumbu untuk cadangan.

Menggiling bumbu sebaiknya sesaat sebelum memasak, agar masakan lebih terasa fresh. Bicara soal menggiling bumbu, memang akan terasa lebih mudah dan praktis jika semua bumbu telah digiling, sehingga keesokan paginya saat hendak memasak, kita tinggal menggunakan bumbu giling yang sudah ada. Tapi, Moms, ada saatnya saya nggak sempat untuk menggiling bumbu ataupun membuat bumbu giling cadangan yang bisa saya pakai untuk hari berikutnya, sehingga terpaksa saya harus membeli bumbu giling di warung sayur. 

Namun, di zaman yang serba praktis seperti sekarang ini, tentunya saya nggak perlu bingung lagi, sebab kegalauan terjawab saat saya diperkenalkan dengan Cosmos Blenz saat saya mengikuti Blogger Gathering beberapa hari lalu di Hongkong Cafe Menteng. 

Retno Pratiwi (GM Marketing Cosmos) 

Awal Perkenalan dengan Cosmos Blenz, Blender Pintar. 

Saat memasuki ruangan gathering, saya langsung terpanah dengan bermacam jenis Cosmos yang ada di atas meja, mulai dari majicom, hingga blender yang warnanya sangat cantik sehingga membuat saya jatuh hati, salah satunya adalah Cosmos Blenz. 

For Your Information, Moms! Cosmos merupakan salah satu merk elektronik yang diperuntukkan bagi rumah tangga Indonesia, dimana selalu memegang teguh komitmen terhadap standar tinggi dalam teknologi dan kualitas. Cosmos dirancang dan diproduksi untuk selalu menjadi inovator dan pelopor dalam industri produk perlengkapan rumah tangga sehingga selalu dicintai oleh konsumen seluruh Indonesia hingga sekarang. 



Selama 42 tahun lamanya Cosmos menjadi bagian keluarga Indonesia dengan selalu berinovasi menghadirkan produk yang memenuhi kebutuhan lifestyle sehat para keluarga Indonesia. Inovasi demi inovasi tersebut tentunya dilakukan demi untuk memberikan yang terbaik buat penggunanya, dimana hal itu ditunjukkan dengan berbagai penghargaan yang diraih secara konsisten oleh Cosmos, seperti Indonesia Good Design dan Top Brand Awards sejak tahun 2003 hingga di tahun 2018

Blender Pintar Cosmos Blenz ini tentunya dilengkapi dengan teknologi BLENZ yaitu teknologi PINTAR dari Cosmos yang mengatur blender bisa BERHENTI SENDIRI. Blender Pintar Cosmos Blenz terdiri dari 2 model yakni CB-802 dan CB-801 (terdiri warna Pink dan Blue).


Tipe CB-802

Tipe CB-801

Untuk model CB-802 ini, seri Blender Multifungsi, dimana dalam 1 kemasan terdiri dari 1 goblet besar berukuran 1,2 liter, penggiling bumbu kering (dry mill), penggiling bumbu basah (wet mill), penyaring ampas (filter), dan penggiling daging (chopper). Blender Pintar Cosmos Blenz ini juga dilengkapi dengan suction cup, dimana berfungsi agar blender tidak berpindah-pindah saat proses blending. 

Selain itu, Cosmos Blenz juga memiliki tempat peyimpanan kabel di bagian bawah blender, tentunya dengan tujuan agar lebih rapih dan awet. 

Hebatnya lagi, Blender Pintar Cosmos Blenz ini juga memiliki safety lock system dimana mesin tidak akan bekerja apabila komponen belum terpasang dengan benar, sehingga sangat aman digunakan. 


Ayu Hastari (Sharing Session) 

Pengalaman Menggunakan Cosmos Blenz.

Usai mengikuti acara Moms Blogger Gathering yang bertemakan “Smart Mom Pilih Blender Pintar" buru-buru saya pulang dan merasakan sendiri pengalaman menggunakan Cosmos Blenz yang ternyata saat dipakai mesinnya #BERHENTISENDIRI

Sore, 9 November 2018. Hari itu menjadi hari yang menyenangkan bagi saya, sebab saya tidak perlu melewati drama "Memasak Terlalu Lama" seperti yang pernah saya alami sebelumnya, sebab kali itu saya menggunakan Cosmos Blenz tipe CB-801. 



"Tumben cepet masaknya! Pakai jurus apa?" kata suami.

Suami saya merupakan saksi yang setiap harinya melihat langsung tentang apa saja yang saya lakukan, baik itu mencuci hingga memasak sekalipun. Saat saya menggunakan Cosmos Blenz Blender Pintar, waktu saya di dapur benar-benar jadi lebih efektif dari sebelumnya. Bahkan suami pun kaget melihat seperti ada perubahan pada diri saya, padahal itu karena terjadi berkat Cosmos Blenz yang baru saya miliki.


Hasil penggilingan menggunakan Cosmos

Dari pengalaman itu, saya jadi ingat dengan kisah yang di share oleh Mbak Ayu Hastari (Bintang Tamu) saat acara berlangsung, dimana ia tetap ingin memberikan makanan yang sehat untuk keluarganya meskipun kesibukan padat merayap. Dari keinginannya itulah Mbak Ayu Hastari akhirnya menjatuhkan pilihannya pada CB-801. Ia sangat terbantu dengan menggunakan Cosmos Blenz, sehingga anak dapat memperoleh makanan sehat yang terjamin kebersihannya sebab dibuat sendiri oleh sang ibu, yakni Mbak Ayu Hastari. 


Itulah Moms beberapa kisah yang tentunya dilalui oleh para ibu rumah tangga. Sebagaimana apapun sibuknya kita, menyiapkan makanan sehat untuk keluarga tentunya menjadi prioritas utama. 

Oiya Moms, Cosmos Blenz Blender Pintar ini harganya hanya Rp. 400.000,- dan bisa di dapatkan di toko elektronik, supermarket, marketplace dan di Cosmos Official e-Commerce dan buat Moms yang belinya di Shoope dengan menggunakan kode voucher COSMBLENZ akan mendapatkan potongan harga sebesar 25% (hanya berlaku hingga 30 November 2018) πŸ˜‰

Auto Post Signature