Pesona Pasar Sore di Pulau Baai Bengkulu

Sunday, April 30, 2017
Assalamu'alaikum wr. wb

     Kali ini kita akan berjalan-jalan ke pasar Bengkulu. Berbicara soal pasar, ketika pulang kampung saya sangat senang mengunjungi pasar yang ada di Bengkulu. Baik itu pasar Panorama, Pasar PTN (Pasar Tradisional) dan pasar-pasar lainnya. Entah hanya sekadar refreshing hingga berbelanja. Namun, ada pasar yang dekat dengan kediaman orang tua saya (Kelurahan Kandang),  yang aktifitas jual beli hanya di sore hari, yakni pasar Bahari.
Pasar Sore di Pulau Baai Bengkulu
     
     Pasar Bahari letaknya di pinggir jalan menuju pelabuhan Pulau Baai jika dari Simpang Kandis. Tepatnya beralamat di Jl. Yos Sudarso Pulau Baai Bengkulu. Pasar ini mulai beroperasi pukul 15.00 WIB atau jam 3 sore. Barang yang dijual pun beragam, mulai dari barang pecah belah, pakaian dewasa dan anak, assesoris, sandal,   kebutuhan dapur, telur, daging, ikan, sayur-mayur, dan masih banyak lagi.

Pasar Sore di Pulau Baai Bengkulu

Pasar Sore di Pulau Baai Bengkulu

Pasar Sore di Pulau Baai Bengkulu

     Selain di dalam pasar, di pinggir-pinggir jalan sepanjang jalan ke arah pulau baai, ada beberapa warga yang menjual kepiting yang masih hidup. Bahkan ikan segar lainnya.
 
     Saya ke pasar Bahari menemani ibu saya, jadi sebelum berbelanja ke pasar kami menikmati keindahan  pantai di pelabuhan dari jembatan.

     Kembali pada kondisi pasar Bahari. Pasar ini cukup tertata, akan tetapi kesadaran dari para pedagang masih kurang, sebab sampah-sampah dibuang begitu saja di halaman lapak mereka, hanya beberapa penjual saja yang memerhatikan kebersihan lapak.
Bengkulu

Bengkulu


Bengkulu
Penampakan Keadaan Pasar Bahari  yang Belum Terjaga Kebersihannya.

     Saya sangat berharap suatu saat pasar Bahari lebih baik kedepannya, penataan lebih rapi, dan lantainya sudah ber-semen, karena ketika hujan melanda, pasar ini jadi begitu becek karena genangan air di mana-mana.

     Oh iya, sambil menunggu pasar Bahari yang beroperasinya jam 3 sore, sebelumnya kita bisa jalan-jalan ke Wisata Hutan Mangrove terlebih dahulu. Tapi ingat, perginya jangan sendirian, ntar kalau motornya mogok siapa yang bakalan bantu :D

     Tulisan ini menjawab tantangan #NulisSerempak dengan Tema #PasardiBengkulu oleh #BoBe.



Arisan = Menabung

Saturday, April 29, 2017
 Assalamu'alaikum wr. wb.

     Siapa yang pernah ikut arisan? Jawabannya pasti rata-rata sudah pernah ya. Apalagi   kalangan wanita. Akan tetapi, apakah arisan dibolehkan dalam islam? 

     Pada sebuah artikel karya Asmirizani yang berjudul Arisan dan hukumnya ini menjelaskan tentang hukum yang berlaku dalam kegiatan arisan. Sebenarnya, arisan sih baik-baik saja, asal dalam sistem arisan tersebut tidak mengandung riba atau bahkan merugikan orang lain. Tidak bisa dipungkiri, terkadang anggota yang ikut arisan tidak menyadari kewajibannya. Bahkan terkadang ada sebagian anggota arisan yang setelah mendapat arisan justru jadi malas membayar, sehingga membuat anggota lainnya jengkel, kesal karena uang yang diterima tidak full. 

     Ada juga terkadang sekumpulan anggota arisan yang membuat sistem arisannya seperti menabung, dimana hasil akhirnya akan dibagi sesuai ketentuan bersama antar anggota, semisalnya sebelum lebaran idul Fitri hasil dibagikan. Lalu, untuk memperbanyak hasil, maka dibukalah kesempatan kepada anggota bahkan non anggota untuk meminjam uang dari arisan tersebut dengan bunga 10% untuk anggota dan bunga 15% bagi non anggota. Dan, demi agar terhindar dari kata bunga riba maka dibentuklah kesepakatan bahwa nominal dari persen itu bukanlah bunga melainkan jasa pinjaman. Padahal, hakikatnya sama saja.

     Hal tersebut di atas terjadi , bisa saja karena masih minimnya tentang pengetahuan ilmu agama. Atau mungkin bahkan ada yang sudah tahu tapi masih terasa berat untuk bisa melepaskan diri. Jadi, sebelum memutuskan untuk membentuk sebuah arisan, maka hendaklah beberapa hal berikut jadi pertimbangan:

1. Melakukan kesepakatan kepada seluruh anggota.
     Kesepakatan ini maksudnya sepakat untuk membayar tepat waktu tanpa mengiming-imingi yang terlambat harus membayar denda sekian persen. Jika salah satu atau beberapa anggota merasa sulit untuk membayar tepat waktu, maka buat kesepakatan agar membayar pada tanggal sekian sebelum kocokan arisan dilakukan, semisal dengan cara mencicil agar tidak memberatkan. Tapi, sebenarnya hal seperti ini sedikit membebani ketua arisan/ yang memegang kendali arisan karena harus menagih. Maka, hendaklah memberi ketentuan agar yang bersangkutan datang untuk membayar tanpa harus ditagih.

2. Hendaklah arisan berbentuk uang bukan barang.
     Tak bisa dipungkiri terkadang ada yang mengadakan arisan berupa barang. Akan tetapi, harga barang bisa saja naik sewaktu-waktu. Maka sebaiknya arisan uang saja.

3. Sepakat sebelumnya agar yang tidak hadir namanya keluar saat kocokan arisan, maka dibatalkan dan cari nama pemenang yang baru atau tidak jadi masalah.
     Mengapa hal tersebut harus dilakukan? Agar anggota lainnya tidak ada yang merasa dirugikan bahkan dikecewakan.

     Dan masih banyak lagi cara lainnya agar arisan yang dilakukan tetap berjalan baik dan tetap mempererat tali silaturahmi antar anggota. Intinya, arisan itu adalah salah satu cara untuk menabung. Dan baik buruknya hasil tabungan itu bergantung pada si pelaku arisan.


Inilah Rasanya Naik Commuter

Tuesday, April 25, 2017
Assalamu'alaikum wr. wb.

     Saya akan berbagi pengalaman tentang rasanya naik transportasi Commuter. Rasanya serupa nano-nano ada manis, asem tapi tak asin. #Ini mah curhat. Seperti biasa saya menggunakan alat transportasi ini selain murah juga nggak ribet, ya meskipun harus saling cepat mendapat tempat. 

     Naik Commuter kita cukup membayar Rp. 16.000 saja. Enam ribu rupiah untuk ongkos pulang pergi dari stasiun tujuan hingga menuju stasiun awal pemberangkatan, sedangkan sepuluh ribu rupiahnya untuk jaminan kartu.

   
Nah, untuk mendapatkan kartu ini tentunya kita harus antri dengan calon penumpang Commuter lainnya. Kartu bisa didapat pada mesin otomatis (Sudah ada di sebelah kasir penjual tiket untuk stasiun Pondok Cina) dan bisa didapatkan pada petugas yang menjual kartu resmi di stasiun itu sendiri.

Inilah Rasanya Naik Commuter
     
      Next, sebelum memasuki area Commuter, kita letakkan kartu tadi ke papan portal seperti pada gambar berikut:

Inilah Rasanya Naik Commuter


     Awal naik Commuter, saya masih rada gugup. Maklum takut salah :D. Tapi, akhirnya saya memberanikan diri karena saya benar-benar sangat perlu menggunakan Commuter untuk menuju ke tempat tujuan saya. Karena lokasi yang akan saya tuju cukup jauh, dan kalaupun saya memaksakan diri menggunakan motor seorang diri, tentunya akan beresiko, sebab tujuan saya mau ke gudang pakaian. Syukurnya suami saya mendukung dan mau menunggu saya di Stasiun Manggarai untuk menemani saya ke gudang pakaian. 


     Pemandangan yang saya temui saat tiba di tempat pemberhentian Commuter kurang menyenangkan, karena antara penumpang yang akan ke luar dengan yang akan masuk saling dorong mendorong, karena kalau tidak begitu tentunya tidak kebagian tempat. Miris lihatnya, kalau lagi hamil jangan coba-coba deh.

Inilah Rasanya Naik Commuter
  Kondisi di Tempat menunggu Commuterline Berhenti.   

     Kita sama-sama berdoa saja, semoga kedepannya fasilitas Commuter semakin membaik serta tertib dan keamanan lebih dijaga.

     Oh iya, satu lagi. Jika kita sudah kembali ke tempat tujuan awal, kartunya bisa ditukarkan kembali pada petugas tempat kita membeli tiket tadi. Nanti petugas akan mengambil kartu dan menyerahkan uang sepuluh ribu pada kita karena ongkos terhitung PP tadi hanya enam ribu, sedangkan sepuluh ribu jaminan kartu. 

Sosok Kartini Digital from Bengkulu

Assalamu'alaikum wr. wb.

     Kali ini saya akan berbagi cerita seorang ibu rumah tangga yang bisa sukses meskipun hanya bekerja di rumah. Semoga kisahnya bisa memotivasi kita semua.

     Jadi, ceritanya begini! Mbak Ria M Fasha ini merupakan blogger asal Bengkulu. Dia memulai nge-blog sejak duduk di bangku kuliah. Waw! Lumayan lama ya. :) Saya pun mengenalnya saat bergabung dengan grup Blogger Bengkulu atau lebih dikenal dengan singkatan BoBe. Isinyo orang-orang Bengkulu galo :D. Kebawa bahasa kerajaan nih.

     Beberapa hari lalu Mbak Ria M Fasha mengikuti kompetisi menulis blog dengan tema tentang Kartini Digital yang diselenggarakan oleh Telkomsel untuk wilayah Sumatera. Dan, ternyata Mbak Ria memenangkan event itu dengan menjadi pemenang pertama. Kereeen! Semoga suksesnya nular ya ke anggota Bobe (Blogger Bengkulu). Aamiin. :).

     Ada satu ungkapan Mbak Ria yang saya kutip ketika Mbak Ria mengatakan profesinya hanya ibu rumah tangga dan kebanyakan diantaranya meremehkan bahkan ada emak-emak yang bilang kalau gelar sarjananya percuma, kasihan orang tua yang sudah capek-capek nyekolahin. Hellooow! Jadi sukses itu bukan berarti harus menggunakan pakaian rapi lalu duduk manis di kantor,Buk.  Dan bukan berarti gelar sarjana tak berarti hanya karena menjadi ibu rumah tangga. Banyak kok yang sukses meskipun gelar yang disandang hanya menjadi ibu rumah tangga, dan Mbak Ria M Fasha menjadi bukti nyata.

     Jadi, intinya jika ingin sukses lakukanlah hal yang bermanfaat untuk diri sendiri, keluarga bahkan orang lain. In Syaa Allah lambat laun akan membuahkan hasil.

    Yang ingin membaca langsung pengalaman mbak Ria menjadi pemenang Kartini digital, bisa baca Pemenang Kartini Digital 2017. Semoga kisahnya memotivasi para kartini-kartini sedunia.

Dengan Ini, Mudik Akan Lebih Menyenangkan

Tuesday, April 18, 2017
Assalamu'alaikum wr. wb

     Hallo sobat rumah baca Online Elva dan Heri, gak terasa ya sebentar lagi kita akan memasuki bulan Ramadhan. Tentunya akan ada banyak rencana dan persiapan yang harus dilakukan agar Ramadhan bulan ini menjadi lebih baik dari Ramadhan sebelumnya. Mulai dari perencanaan makanan untuk sahur, berbuka, pakaian yang dipersiapkan untuk menyambut hari kemenangan, bahkan ada satu moment yang sangat ditunggu-tunggu, apalagi kalau bukan persiapan mudik lebaran.

Foto Ibu dan Adik Saya yang Bersiap-siap Berangkat.

     Ketika mudik, terkadang ada rasa cemas-cemas menyenangkan. Cemas apa? Cemas jika gagal mudik, ada loh yang gagal mudik hanya karena menyepelekan hal kecil. Semisal, dia tinggal di Jakarta akan mudik ke Medan, karena persiapan tidak matang akhirnya kehabisan tiket murah, mau beli tiket dekat-dekat waktu pemberangkatan kemahalan dan uang tidak cukup. Akhirnya gagal mudik tahun ini, dan hanya bisa memberi alasan jika tiket sudah habis terjual. Atau mungkin ingin membawa kendaraan sendiri, karena tidak adanya kesiapan dalam pengecekan kendaraan akhirnya mogok di jalan, jalanannya sepi lagi. Apa gak serem tuh? Apa pernah mengalami hal itu? Semoga saja gak ngalamin ya.

        Sebenarnya ada beberapa hal yang bisa dipersiapkan sebelum melakukan perjalanan jauh alias mudik, sebagaimana salah satu artikel Tips Mudik Aman Saat Lebaran karya dari Antapedia yang memaparkan beberapa hal tips menarik sebelum mudik lebaran. Selain tips dari Antapedia, sebelum perjalanan mudik saya biasanya juga akan mempersiapkan benda-benda berikut:

1. Handuk Kecil dan Sabun Botol Cair Ukuran Kecil.
Handuk kecil biasanya saya gunakan untuk me-lap wajah setelah mencuci muka, atau mengeringkan tangan usai dicuci sabun. Perjalanan jauh butuh yang segar-segar, nah salah satu cara saya yaitu dengan menyegarkan wajah.

2. Penutup Wajah atau Masker.
Benda ini sangat penting bagi saya agar terhindar dari polusi.

3. Kantong Kresek Secukupnya.
Benda ini biasanya saya bawa untuk jaga-jaga saja kalau-kalau sangat diperlukan.

4. Pena dan Buku Kecil.
Ini penting dibawa, apalagi yang hobi menulis. Buat mencatat daftar atau sesuatu yang penting ketika di dalam perjalanan.

5. Travel Pillow.
Nah, benda yang satu ini belum saya miliki, tapi sudah punya rencana untuk memiliki. Namanya Travel Pillow, itu loh, bantal mungil yang berbentuk huruf U. Travel Pillow ini cocok banget dibawa dalam perjalanan, apalagi jika perjalanannya jauh. Travel Pillow berfungsi untuk menyangga leher agar tidak letih.

Ok pembaca setia! Itulah beberapa benda yang patut dibawa. Atau mungkin punya tambahan apa saja yang kalian bawa ketika pergi mudik lebaran. Semoga bermanfaat! :)

Wisata Hutan Mangrove di Bengkulu

Sunday, April 16, 2017
     Assalamu'alaikum wr. wb.

     Jika bicara soal jalan-jalan ke objek wisata di Bengkulu, ini ada lokasi cantik yang patut untuk dikunjungi. Dulu, saat saya masih menetap di sana (Bengkulu) hingga Juni 2014 (Sebelum ikut suami, objek wisata ini menjadi tempat yang terabaikan, mengapa? Karena lokasinya belum secantik sekarang ini. Akan tetapi kata pepatah 'Lain dulu, lain sekarang'. Sekarang, lokasi di sana menjadi istimewa. 

Sumber Foto Instagram @trimaljummartaes

     
     Foto di atas saya dapatkan  dari instagram adik bungsu saya  yang bernama Trimal Jummarta, dan saya memanggilnya Adek Trimal. Dia masih menetap di Bengkulu bersama saudara perempuan saya dan juga ibu. Oh, iya. Di wisata itu ada perahunya loh dan bisa disewa. Kalau adik saya bilang sih uang sewanya tidak terlalu merogoh kocek. Untuk lebih detailnya, langsung saja ke lokasi wisata, agar penasarannya hilang.

  Coba deh lihat, betapa indahnya  pemandangan yang tersaji di lokasi itu. Di sana dikenal dengan nama objek wisata hutan Mangrove Bahari. Lokasinya pun tidak begitu jauh dari rumah. Dan hanya memakan waktu kurang dari 20 menit jarak tempuh dari lokasi Pagar Dewa atau kira-kira kurang dari 30 menit-an dari Bandara Soekarno-Hatta.

     Oh iya, jika ingin berwisata ke sana jangan lupa bawa bekal, karena menurut informasi dari Adek Trimal, di sana belum ada penjual makanan maupun minuman. Ya, semoga semakin banyaknya minat pengunjung untuk berwisata ke sana, mana tahu nanti para warga sekitar berinisiatif membangun lokasi kuliner, makanan dan minuman khas Bengkulu pula. :). Kan, lumayan, jadi membuka kesempatan buat warga sekitar untuk menambah penghasilan rumah tangga.

     Untuk uang masuk dan parkir kendaraan di sana, alhamdulillah masih gratis. Tapi, jangan karena gratis maka sia-sia dengan kendaraan. Ada baiknya bawa kunci gembok khusus kendaraan. Buat jaga-jaga agar kendaraan aman dan hati kita nyaman saat menikmati indahnya alam Hutan Mangrove Bahari.

     Berikut adalah alamat lokasi wisata Hutan Mangrove Bahari. Jl. Ir. Rustandi Sugianto, Pulau Baai Gang Al- Barokah 2. Tepatnya di belakang Masjid Al-Barokah. Dekat Pasar Bahari, sebelum ke pelabuhan.

Tips Agar Menjadi Makhluk yang Lebih Baik

Monday, April 10, 2017
     Manusia, identik dengan kesalahan-kesalahan, baik yang dilakukan secara tidak sengaja maupun yang disengaja. Baik laki-laki, maupun perempuan. Akan tetapi, di dalam sebuah hadits dijelaskan bahwa penghuni neraka kebanyakan adalah kaum wanita. Naudzubillah. Karena wanita yang paling banyak melakukan perkumpulan seperti menggosip, dan lain sebagainya.

     Berikut beberapa tips agar terhindar dari sifat tersebut:
1).  Buatlah Kegiatan yang Bermanfaat.
       Hal ini dapat dilakukan secara berkelompok. Semisal melakukan kegiatan pengajian rutin mingguan.


2).  Cari Informasi Tentang Aktivitas Terbaru.
     Bulan lalu, saya mendapat informasi dari seorang teman jika di Kalisari (Tidak jauh dari rumah) ada kegiatan kursus, dan kebetulan kursus menjahit gratis. Jika pun belum mendapat info seperti itu, cobalah bertanya pada ibu RT ataupun pada ibu-ibu lainnya, siapa tahu salah satu diantaranya mempunyai info yang menarik untuk dilakukan.

Foto Asli Tanpa Make-up :D

3).  Bergaulah Dengan Mereka yang Memiliki Aktivitas Positif Lainnya.
       Tak bisa disangkal jika sekarang kita telah berada di era digital, jadi gunakan kesempatan itu sebanyak-banyaknya. Ada banyak aktivitas positif yang bisa dilakukan dengan gadget yang dimiliki. Seperti blogger, komunitas memasak, dan komunitas-komunitas positif lainnya. Bahkan, dari kegiatan online yang dilakukan pun ada yang bisa menghasilkan uang, seperti berjualan online.
     Baik di dunia nyata maupun maya, hendaklah kita bergaul dan mencari pergaulan yang dapat mengarahkan pada hal positif lainnya. Karena, baik pergaulan yang kita lakukan maka akan baik pula hasil yang didapatkan. Aamiin.

4).  Membuat Bros Jilbab, atau lainnya yang Dapat Memberikan Penghasilan Tambahan.
      Saat sekarang ini, ada banyak tutorial yang bisa kita download melalui internet, semisal ingin membuat bros jilbab yang unik, ataupun tutorial mendaur ulang sampah plastik agar menjadi souvenir cantik. Sehingga, karya tersebut dapat dijual kembali. Dan kita, bisa mendapat penghasilan tambahan. Dan untuk proses pemasarannya pun akan lebih mudah dengan menggunakan media pendukung (online).

Semoga tips di atas bermanfaat. Karena, apapun yang kita lakukan di dunia akan dipertanggungjawabkan di akhirat kelak. 

3 Sebab Wanita Penghuni Neraka

Sunday, April 9, 2017
Assalamu'alaikum wr. wb.

Pernah nggak membaca hadits berikut:
        "Sesungguhnya penduduk surga yang paling sedikit adalah wanita."  (HR. Muslim dan Ahmad)

     Pada hadits lain menyebutkan: "Aku melihat ke dalam surga maka aku melihat kebanyakan penghuninya adalah fuqara' (orang-orang fakir) dan aku melihat ke dalam neraka maka aku menyaksikan kebanyakan penghuninya adalah wanita." (HR. Bukhari dan Muslim).

      Lalu, pertanyaannya. Mengapa wanita menjadi penghuni surga paling sedikit? Apa sebabnya? Dan, solusi apa yang bisa ditempuh, agar tidak menjadi salah satu wanita penghuni neraka?

       Terkadang, kita (wanita) tanpa disadari melakukan tindakan yang dapat menjerumuskan ke dalam api neraka. Padahal, yang dilakukan hanya perkara sepele. Sebagaimana terdapat pada penggalan hadits di atas, bahwa penghuni neraka terbanyak adalah wanita. Naudzubillahimindzalik.

Berikut adalah beberapa penyebab yang dapat menyeret wanita ke dalam api neraka:
1).  Kufur Terhadap Suami.
     Kufur yang dapat menyeret pada api neraka bukan hanya karena kufur kepada Allah SWT, akan tetapi dapat disebabkan kufur kepada suami. Wanita (istri) kerap mengabaikan persoalan-persoalan sepele dan sederhana kepada suaminya, tidak menjalankan kewajibannya terhadap sang suami dengan baik.
       Suatu ketika Nabi dan para sahabatnya akan melakukan Shalat Gerhana Matahari, tiba-tiba Nabi melihat surga dan neraka. Ketika melihat neraka, tampak penghuninya kebanyakan wanita. Para sahabat pun bertanya, "Mengapa (demikian) wahai Rasulullah?". Rasulullah SAW menjawab, "Karena kekufuran mereka." Lalu sahabat pun bertanya lagi, "Apakah mereka kufur kepada Allah SWT?", Baginda menjawab, "Mereka kufur terhadap suami-suami mereka, kufur terhadap kebaikan-kebaikannya. Kalaulah engkau berbuat baik kepada salah seorang di antara mereka selama waktu yang panjang, kemudian dia melihat sesuatu pada dirimu (yang tidak dia sukai) niscaya dia akan berkata, "Aku tidak pernah melihat sedikitpun kebaikan pada dirimu." (HR. Bukhari).
       Betapa sedikitnya wanita yang mau mensyukuri pemberian dari suaminya, bahkan terkadang sebagian wanita (istri) yang mendorong suaminya untuk melakukan hal yang dilarang Allah karena merasa apa yang telah diberikan oleh suami tidak cukup dan tidak sebanding dengan suami-suami orang lain. Naudzubillah.

2).  Wanita Berpakaian Seronok.
       Di era digital sekarang ini, semakin banyak tersebar gambar-gambar ataupun foto vulgar yang menampakkan aurat, dan kebanyakan pelakunya adalah wanita. Bahkan wanita yang berpakaian akan tetapi pada hakikatnya mereka telanjang. Nabi SAW bersabda, "... dan wanita-wanita yang berpakaian tetapi hakekatnya mereka telanjang, melenggak-lenggokkan kepala mereka karena sombong dan berpaling dari ketaatan kepada Allah dan suaminya, kepala mereka seakan-akan seperti bunggul unta. Mereka tidak masuk surga dan tidak mendapatkan wanginya surga padahal wanginya bisa dirasakan dari jarak perjalanan sekian dan sekian." (HR. Muslim dan Ahmad).
       Sungguh disayangkan, jika hidup di dunia yang sementara ini hanya menyeret diri sendiri ke neraka yang kehidupan lebih panjang dan selamanya.

3).  Wanita Penggibah
          Gibah atau ngomongin orang, hal ini biasanya sering dilakukan oleh kaum wanita. Maka tidak heran jika wanita disebut "suka ngerumpi", sebab kerjaan mereka suka ngumpul membicarakan orang lain. Bahkan tidak sedikit wanita (istri) membuka aib rumah tangganya sendiri, menjelek-jelekkan anak sendiri, hingga membicarakan kekurangan suami pada orang lain.
            Seringnya yang terjadi pada penggibah adalah mereka membicarakan aib orang lain bahkan yang mungkin belum tentu kebenarannya, sehingga menimbulkan fitnah.

       Semoga kita (wanita) tidak termasuk salah satu diantara wanita yang disebutkan di atas, dan dari itu Rasulullah saw mendatangi kaum wanita dan menyampaikan nasehat tentang akhirat, "Bersedekahlah kamu semua. Karena kebanyakan kamu adalah kayu api Jahannam!", maka berdirilah seorang wanita yang duduk di antara wanita-wanita lainnya yang kedua pipinya berubah menjadi kehitaman. Ia bertanya, "Mengapa demikian, wahai Rasulullah?" Baginda menjawab, "Karena kamu banyak mengeluh dan kamu kufur terhadap suami!" (HR. Bukhari).

Baca juga: Tips Agar Menjadi Makhluk yang Lebih Baik
     
     Jadi, jelaslah mengapa wanita diperintahkan untuk memperbanyak bersedekah, semua itu agar wanita dapat menyelamatkan dirinya dari api neraka.


Jangan Takut Menikah

Saturday, April 1, 2017
"Belum sekarang, tunggu saya benar-benar sudah mapan."

"Sudah siap, tapi belum menemukan jodoh yang tepat."

Kadang kala, salah satu kalimat-kalimat seperti di atas dijadikan kendala seseorang untuk menunda pernikahan. Merasa belum siap (Lalu, kapan siapnya?), belum menemukan jodoh yang tepat (Sudah ikhtiar belum?), hingga merasa belum mampu menafkahi (Kan ada Allah Maha pemberi nafkah).

Budaya menikah dengan bermegah-megah, tampaknya sudah menjadi hal yang paling wajib untuk ditunaikan. Sehingga, kadangkala menjadi kendala tersendiri bagi pasangan yang sudah siap membina rumah tangga, namun karena ada permintaan dari salah satu pihak laki-laki maupun perempuan yang mengharuskan pesta pernikahan dengan sangat megah, akhirnya ditunda, bahkan nyaris membatalkan niat suci itu. Naudzubillah.

Perhatikan ayat berikut:
"Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu, dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Maha luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui." (Q.S An-Nur Ayat 32)

Ayat di atas menjelaskan bahwa, merasa semiskin apapun seorang hamba, yakinlah Allah pasti akan memampukan. Jadi, jangan jadikan alasan untuk tidak menikah hanya karena merasa tidak mampu. Karena Allah Maha pemberi, perhatikan potongan ayat berikut: "Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya. Semuanya tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh)." (Q.S Hud Ayat 6).

Setelah membaca ayat di atas, apakah masih berpikir bahwa menikah adalah hal yang memberatkan? Tidak. Karena, sesungguhnya apa yang terjadi sesuai apa yang dipikirkan. Merasa berat langkah untuk menikah, maka beratlah yang tercipta. Yakin dan percaya bahwa Allah akan memberi jalan keluarnya.

Auto Post Signature