Upgrade Skill Dengan Kursus Online Gratis QuBisa

Monday, October 11, 2021

 

Kursus Online Gratis di QuBisa (Pict. Pixabay)

Mencari kursus online gratis di era digitalisasi seperti sekarang ini tentu saja tidaklah sulit, ada beragam aplikasi yang bisa dijajal melalui perangkat pintar, salah satunya aplikasi QuBisa yang baru-baru ini telah Saya coba.


Mengapa QuBisa? Ada apa denganmu QuBisa? Pasti teman-teman yang membaca juga penasaran, kan? Next, biar nggak penasaran πŸ˜‰


Mengikuti kursus, itu artinya orang tersebut ingin mengupgarde skill, atau mungkin ingin mencari pekerjaan pada bidang kursus yang diikutinya. Nah, ngomongin soal mencari dan mendapatkan pekerjaan, Saya jadi ingat beberapa tahun lalu pernah diundang interview untuk lamaran pekerjaan yang Saya kirim via pos. Berhasil? Tentu saja gagal, karena belum ada kesiapan untuk sesi interview


Perlu kalian ketahui, jika saat interview tentu saja ada banyak kandidat yang berpeluang terpilih dalam sesi interview tersebut. Namun, tahu kah kamu kalau kita memiliki kesempatan terpilih jika kita memiliki perbedaan dengan kandidat lainnya? Yups, tentu saja jika kita bisa membangun Personal Branding, sebab personal branding menjadi salah satu investasi jangka panjang dalam kehidupan, baik itu kehidupan pribadi maupun dunia kerja.


Nah, bagaimana cara meningkatkan personal branding tersebut sudah Saya pelajari pada aplikasi belajar online QuBisa dan itu secara gratis😱. Emang ada, kursus online gratis? Ya jelas ada donk! Dan, jawabannya adalah aplikasi QuBisa yang bukan hanya merupakan aplikasi belajar online saja tapi merupakan aplikasi siap kerja. 


Di QuBisa kursusnya bersifat micro learning, selain itu proses belajar gak ribet dan cara belajar efektif, namun tetap bisa meningkatkan kemampuan kita, loh!


Sekilas Tentang Aplikasi QuBisa

Saya tahu aplikasi QuBisa ini dari seorang teman, yang mana saat itu juga mencari informasi mengenai webinar maupun kursus yang bisa meningkatkan skill dan bisa mengikuti secara daring.


Kursus Online Gratis di QuBisa

Aplikasi QuBisa ini merupakan sebuah aplikasi siap kerja namun juga menjadi aplikasi yang dapat membantu siapapun agar dapat belajar apa saja, dimana saja, bahkan kapan saja. Sehingga cocok untuk siapapun yang ingin upgrade skill maupun yang ingin masuk dunia kerja namun maunya belajar gak ribet tapi tetap bisa meningkatkan kemampuan.


Pengalaman Menggunakan Aplikasi QuBisa

Awalnya Saya penasaran sama aplikasi QuBisa ini, karena diklaim sebagai aplikasi belajar online yang menyediakan beragam kursus bahkan webinar, dan setelah Saya mendaftarkan diri menjadi member, akhirnya Saya bisa menemukan beragam kursus yang Saya minati, salah satunya kursus Personal Branding yang disampaikan oleh Pak Bayu Setiaji.


Namun, sebelum mendaftarkan diri pada webinar maupun kursus, kita harus membuat akun dan mendaftarkan diri terlebih dulu pada aplikasi QuBisa, bisa secara manual dengan melakukan pengisian data ataupun ke email yang bisa langsung terhubung otomatis.


Selanjutnya, jika telah terdaftar pada bagian profil akan terlihat poin QuBisa yang kita dapatkan, tentu saja diperoleh dari aktivitas yang telah kita lakukan. Dan, poin QuBisa tersebut bisa ditukarkan dengan hadiah (S&K berlaku), tapiii ... poin tersebut juga bisa berkurang loh jika kita tidak menyelesaikan kursus dalam 1 bulan dan  tidak hadir pada webinar terdaftar. Jadi, jangan sampai poin yang sudah terkumpul malah makin berkurang, sayang kan??


Akun QuBisa (Pict. Pribadi)


Nah, balik lagi ke pertanyaan sebelumnya. Mengapa harus QuBisa? Berikut beberapa hal yang menjadi pertimbangan Saya sehingga jatuh hati untuk menggunakan aplikasi belajar online QuBisa, diantaranya:

  • 1. Tidak Bertele-tele.

Pernah menonton video yang membosankan? Mengapa bisa membosankan? Tentu saja karena penyampaian pemateri yang bertele-tele, tidak tepat pada materi yang dibahas. Nah, kalau di QuBisa tentu saja berbeda, cara belajar efektif, langsung tepat sasaran, juga tidak membosankan, sehingga meskipun video yang Saya tonton tersebut satu jam, namun membuat Saya makin penasaran untuk masuk ke pembahasan selanjutnya dan menuntaskannya.


  • 2. Materi Lengkap.

Pernah suatu ketika belajar namun hanya dikasih materi berupa tulisan aja? Nah, kalau di aplikasi QuBisa enggak hanya berupa tulisan (dalam bentuk ppt dan pdf), loh, tapi juga dalam bentuk video, dengan begitu kita bisa meningkatkan kemampuan kita lebih cepat dan tepat.


  • 3. Mudah Dipahami.

Buat siapapun yang ingin upskilling dan reskilling, baik itu pelajar, mahasiswa hingg pekerja, aplikasi QuBisa ini cocok banget. Karena bahasanya enggak berat sehingga mudah dipahami.


4. Kumpul Poin Bisa Dapat Hadiah.

Naah, siapa aja pasti demen sama yang namanya hadiah, ya kan? Seperti yang sudah Saya sebutkan sebelumnya, jika di QuBisa ini kita nggak hanya bisa dapat upgrade ilmu secara gratis aja, akan tetapi juga bisa dapat hadiah dari poin yang telah kita kumpulkan saat kita belajar. Asik banget kan??


Asik yaaa ... Pengen gabung, tapi bagaimana caranya?


Nah, cara bergabung juga cukup mudah dan bisa bergabung melalui website maupun aplikasinya. Kalau Saya sih bergabung melalui aplikasinya.


Pertama-tama, kalian download aplikasi QuBisa melalui Play store/ App store, lalu klik daftar (bisa langsung pilih email) atau pilih tulis biasa (email dan masukkan kata sandi). Setelah terdaftar, kita bisa langsung memilih mau ikut kursus bahkan webinar secara gratis loh!


Setelah mengikuti webinarnya, kita akan mendapat poin juga, yang mana poin tersebut bisa kita tukarkan dengan hadiah seperti yang Saya sebutkan tadi. Asik banget!


Jadi, tunggu apalagi?? Kuy upskilling dan reskilling dengan segera mendaftarkan diri kalian, karena aplikasi QuBisa ini sudah banyak membantu orang untuk belajar mengembangkan diri dan dapatkan juga manfaat serta hadiahnya.


By the way, QuBisa lagi adain lomba blog, loh! Yuk ikutan dan ulas pengalaman kalian saat menggunakan aplikasi QuBisa, siapa tahu beruntung jadi pemenangnya. Aamiin

Wangi Mewah Body Lotion Scarlett Varian Jolly

Wednesday, August 25, 2021

 

Scarlett varian Jolly

Halo sobat pembaca setia, siapa nih yang tetap melakukan perawatan tubuh meskipun hanya di rumah saja? Seperti misalnya menggunakan serum wajah, atau sekadar menggunakan body lotion. Meskipun hanya di rumah, tapi kita nggak boleh malas buat melakukan perawatan, supaya kulit tetap sehat terawat, sebab melakukan perawatan bagi Saya tuh wajib supaya penampilan selalu oke, terlebih di depan suami 😁. 


Nah, ngomongin soal perawatan, beberapa waktu lalu Saya sempat share mengenai rangkaian produk body care Scarlett whitening, dan kali ini masih produk yang sama namun varian terbaru body lotionnya, yakni varian Jolly. Itu karena, Saya penasaran dengan keharuman mewahnya yang sudah di review beberapa teman-teman, akhirnya biar nggak penasaran sama wanginya Saya pun ikut mencoba varian Jolly (setelah sebelumnya Saya sudah mencoba body lotion varian charming, romansa, dan freshy). 


Nggak heran, kalau banyak teman-teman yang suka menggunakan rangkaian perawatan body care dari Scarlett ini, karena setelah dicoba produknya memang bagus dan wangi mewahnya menguar sampai kemana-mana.


Body lotion scarlett


Mengapa Harus Body Lotion Scarlett

Kalau ditanya, mengapa Saya suka sama body lotion Scarlett, itu karena selain membuat kulit jadi lembab, body lotion ini juga menutrisi kulit loh! Selain itu, ada beragam pilihan body lotionnya dengan wangi berbeda (Varian romansa dengan wangi bunga, fantasia dengan wangi segar,  charming yang wanginya seperti parfume Baccarat Reuge 540 Eau De, Freshy wanginya mirip cologne Jo Malone English Pear & Freesia eau de cologne) yang bisa diaplikasikan ke kulit sesuai kebutuhan.


Saat tahu ada varian Jolly yang merupakan varian terbarunya body lotion Scarlett, buru-buru deh Saya nyobain biar nggak penasaran sama aromanya. Dan, setelah dicoba wangi mewahnya kecium sampai ke ruangan lainnya, bahkan sempat ditanya kalau Saya pakai parfum apaan, padahal kan cuma pakai body lotion loh, bukan parfumπŸ˜….


Tentang Scarlett Fragrance Brightening Body Lotion Varian Jolly

Body Lotion Jolly merupakan varian terbaru dari rangkaian body care Scarlett, yang wanginya terinspirasi dari parfum Yves Saint Laurent Black Opium Eau De Parfume, dan memiliki kandungan Glutathione, Niacinamide, Vitamin E dan Kojic Acid di dalamnya. 


Scarlett body lotion


Teksturnya pun tidak begitu kental, mudah meresap dan tidak bikin lengket di kulit, juga dapat menutrisi serta membantu mencerahkan kulit tubuh. Saya juga suka sama packagingnya, karena tutupnya didesain double lock sehingga isi tidak mudah tumpah, jadi nyaman dimasukkan ke dalam tas ketika mau dibawa travelling.


Alasanku Memilih Body Lotion Scarlett

Tidak hanya menutrisi dan membantu mencerahkan kulit, namun body lotion Scarlett yang Saya pakai ini juga HALAL sehingga Saya tidak perlu khawatir untuk menggunakannya, bahkan Scarlett juga telah terdaftar di BPOM yang berarti aman buat kulit. Pada bagian botolnya juga terdapat informasi mengenai tanggal expired, informasi not tested on animals, ingredients list, bahkan cara penggunaannya pun ada.


Scarlett whitening varian jolly
Praktis dibawa saat traveling (Doc. Pribadi)


Kalau teman-teman juga penasaran sama aroma mewah varian terbaru body lotion Scarlett yang Saya pakai, kalian bisa membelinya di beberapa tempat berikut:

1. Shopee Official Shop: Scarlett_whitening

2. WhatsApp: 0877-0077-3000

3. Line: @scarlett_whitening

4. DM Instagram: @scarlett_whitening


Dan, tentunya dengan kisaran harga Rp. 75.000 (untuk harga satuan semua produk). Tapi, kalian juga bisa loh beli paket hematnya, hanya Rp. 300.000 untuk 5 item produk bahkan dapat box exclusive yang reusable + free gift. Selain itu, pesanana kita juga dipacking dengan rapi menggunakan bubble wrap, sehingga pesanan tidak penyok. Nah, tunggu apalagi? Saya aja sudah mencoba, masa kamu enggak? 😁

Isolasi Mandiri dan Tantangannya

Wednesday, August 11, 2021
Isoman


"Lagi isoman nih, tapi bingung mau ke luar buat cari makan. Soalnya di sini enggak ada yang bantuin." Chat seorang teman di salah satu grup WhatsApp.


Sedih bacanya dan itu baru satu teman, belum lagi dengan teman-teman lainnya yang juga mengalami hal yang sama. 


Seperti yang kita ketahui, jika covid-19 di Indonesia telah mencapai lebih dari 3 juta kasus, dan lonjakan jumlah pasien membuat rumah sakit tidak mampu menampung sehingga mengharuskan sejumlah pasien untuk melakukan isolasi mandiri (isoman) di rumah. Namun sangat disayangkan, dikarenakan fasilitas layanan kesehatan terbatas dan pemahaman masyarakat yang masih rendah terhadap bahaya Covid-19 sehingga menyebabkan meningkatnya angka pasien isoman yang tidak dapat tertolong ketika berjuang melawan covid-19, dan berdasarkan data dari Tim Koalisi Lapor Covid-19 pada periode 1 Juni hingga 21 Juli 2021 tercatat ada lebih dari 2000 orang di 16 provinsi dan 78 kota meninggal ketika isolasi mandiri.


Mendapati hal itulah kemudian pemerintah akhirnya me-launching Layanan Bantuan Informasi (LBI), yang merupakan layanan berbasis WhatsApp di nomor 0821-2390-3617 yang dapat diakses oleh masyarakat saat menjalani isolasi mandiri yang memerlukan bantuan mencari ruang rawat inap, ruang ICU maupun ruang HC. Tidak hanya itu saja, LBI juga menyediakan konseling secara gratis dari psikologi bagi siapapun yang mengalami gangguan kesehatan mental. 


Isolasi Mandiri di Rumah

Dikarenakan makin banyaknya pasien covid-19 yang tidak tertampung di rumah sakit, sehingga dokter pun menganjurkan bila mengalami gejala Covid-19 ada baiknya segera melapor ke RT/ RW setempat yang kemudian akan diteruskan supaya dapat dipantau serta diberi bantuan. Namun, ketika belum datangnya bantuan, ada baiknya seseorang yang sedang isoman juga melakukan tindakan positif selama di rumah. Ngomongin soal isoman, beberapa waktu lalu Saya berkesempatan mengikuti acara talkshow yang disiarkan secara langsung via youtube Berita KBR dengan dua orang narasumber, yakni: 

  • dr. Jossep F. William (dari Satgas Covid-19 Nasional)  
  • dr. Alisa Nurul Muthia (dari RS PMI Bogor)


talkshow isoman


Pada kesempatan, dr. Jossep F. William menjelaskan bahwa saat ini pasien Covid di Indonesia meningkat dengan cukup drastis, kemaren-kemaren terakhir Saya monitor pertambahan per hari sekitar 34-36 bahkan waktu itu sempat 45 ribu per hari.


Penambahan jumlah pasien Covid-19 cukup besar di luar kapasitas daripada rumah sakit yang ada di Indonesia, sehingga terjadinya kepenuhan rumah sakit yang ada di Jakarta, Bandung, Pulau Jawa dan Bali. Nah, untuk mengurangi terjadinya lonjakan pasien Covid-19 masyarakat hendaklah makin sadar akan pentingnya menjalankan protokol kesehatan dengan lebih ketat. 


"Jika seseorang merasa memiliki gejala Covid-19 jangan takut untuk melapor agar bisa dipantau dan dibantu," ujarnya.


Nah, masalahnya sebagian orang yang isoman ada yang takut melapor pada pihak setempat, karena khawatir akan dikucilkan masyarakat setempat, bahkan beberapa hari lalu seorang teman ngomong di grup kalau dia sengaja tidak memberi tahu ibu kos jika sedang isoman karena khawatir diusir dari tempat kos-an tersebut 😒. Padahal, orang yang sedang isoman butuh bantuan tidak hanya materil aja tapi juga moril supaya tidak makin down.


"Untuk pertolongan pertama bagi pasien isoman yang mengalami sesak napas ada baiknya segera dibawa langsung ke rumah sakit," ujar dr. Alisa Nurul Muthia saat menjawab pertanyaan dari salah satu masyarakat yang ikut menyaksikan acara live Berita KBR via youtube. 


Jadi, jika sedang isoman dan mendadak merasakan sesak napas segeralah bawa ke rumah sakit untuk ditangani lebih lanjut. 


Selain itu, dr. Alisa juga menjabarkan jika ada pasien isoman minimal ada beberapa yang harus dimiliki, apalagi jika ada pasien isoman yang tiba-tiba kondisinya menurun, diantaraya hendaklah punya thermometer dan Oxymeter, selain itu harus ada pemantauan minimal 2 kali sehari untuk suhu dan oxymeter.


"Saat isoman hendaklah mengubah pola makan menjadi lebih baik. Cukupi karbohidrat, protein, lemak, sayur, buah dan juga air," lanjut dr. Alisa.


Itulah beberapa info yang bisa Saya share dan semoga bermanfaat. Salam sehat dan semoga sehat selalu.

Sukses MengASIhi Meski di Masa Pandemi

Tuesday, August 10, 2021
Mengasihi
Pict. Pixabay


Setiap ibu pasti ingin memberikan yang terbaik untuk anaknya, terutama soal pemberian ASI, berharap bisa memberikan ASI hingga usia anak dua tahun. Sehingga, tak sedikit ibu yang melakukan berbagai cara supaya ASI lancar dan berlimpah, entah itu melakukan pijat laktasi, kompres PD, minum air hangat dan cara lainnya. 


Dapat menyusui anak secara langsung tentu saja menjadi kebahagiaan seorang ibu, itulah yang Saya rasakan ketika berhasil setelah sempat gagal memberi ASI di hari pertama hingga ketiga pasca operasi caesar. 


Perlu kita ketahui, jika Air susu ibu (ASI) merupakan asupan yang terbaik bagi bayi, bahkan ASI diyakini dapat membuat imun tubuh bayi lebih kuat. Selain itu juga dapat memperkuat bonding antara ibu dan bayi. Itulah kenapa ASI eksklusif selama 6 bulan sangat dianjurkan sejak awal kelahiran si kecil, bahkan dianjurkan menyusui hingga bayi berusia 2 tahun.


Tantangan Menyusui Selama Pandemi

Selama pandemi, tentunya kita mesti jalankan protokol kesehatan dengan ketat, agar dapat menghentikan penularan virus. Lalu, bagaimana dengan ibu yang masih menyusui? Tentu ada rasa was-was, apalagi ibu yang masih aktif bekerja namun juga harus menyusui anaknya. Perlu diketahui ya, Moms, jika bagi bayi ASI merupakan sumber gizi terbaik dan sumber perlindungan, karena mengandung antibodi penting yang membantu sistem daya tahan tubuh bayi dalam melawan infeksi. Sedangkan bagi ibu dapat mengurangi risiko kanker, obesitas dan menguatkan ikatan emosional antara ibu-anak sebagaimana yang Saya kutip dari bisnis(dot)com.


Jadi, disituasi pandemi sekarang ini jika ingin menyusui anak maka hendaklah tetap gunakan masker dobel, gunakan hand sanitizer, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, dan bagi ibu yang dinyatakan terjangkit COVID-19 namun ingin tetap menyusui anaknya juga harus selalu menjaga kesehatan pernapasan dan menggunakan masker saat menyusui, mencuci tangan sebelum dan sesudah menyentuh bayi, serta rutin membersihkan permukaan puting (dapat dibersihkan dengan mandi lebih sering atau melalui pengolesan ASI di area puting sebelum dan sesudah menyusui) untuk membasmi kuman serta permukaan puting.


Penting pula untuk diketahui, jika keberhasilan menyusui akan meningkat jika ibu mendapatkan dukungan, baik dari keluarga seperti dorongan semangat dan bantuan dalam mengerjakan tugas rumah tangga dan orang-orang di sekitarnya. Dan, jangan lupa untuk terus menjaga asupan gizi yang baik.


Namun, jikalau pun keadaan urgent tak bisa menyusui langsung, tentunya pemberian ASI masih tetap dapat dilakukan dengan proses pumping. Nah, kalau ngomongin soal pumping, kita nggak boleh asal beli alat buat pumping.


Philips Avent

Ngomong soal pumping, siapa nih diantara moms yang saat pumping merasakan sakit pada area puting? Nah, kalau soal puting sakit saat dipumping Saya pernah mengalaminya, soalnya alat pumping yang Saya gunakan merk asal, karena Saya pikir alat pumping apa aja pasti bisa kasih rasa nyaman saat dipumping, namun nyatanya enggak, justru membuat puting terasa sakit. Dan, ternyata ada loh, Moms, alat pumping yang recommended banget buat para pejuang ASI kayak Saya, yakni Philips Avent, yang merupakan alat pompa ASI yang nyaman dipakai serta tidak membuat puting sakit. 


Avent Comfort Manual Breast Pump SCF330/2

Avent Philips


Philips Twin Electric Breast Pump Stan SCF334/31

Avent Philips Elektrik


Mimpiku Untuk Anak Indonesia

Saturday, July 31, 2021
Wisata Indonesia


Sewaktu kecil Saya pernah punya keinginan sederhana, bisa ke berbagai daerah. Tentu saja yang memotivasi semangat Saya itu setelah membaca majalah anak yang memperlihatkan betapa indahnya wisata Alam di Indonesia. Namun, bapak dan ibu hanya mampu mengajak berwisata di seputaran Kota Bengkulu, entah itu ke Taman Remaja, Pantai Panjang, Pantai Manna. Ya, meskipun hanya bisa kesitu lagi dan lagi, namun Saya sangat happy. 


Meskipun kedua orangtua hanya mampu mengajak berwisata ke tempat yang Saya sebutkan tadi, Saya tak putus asa untuk terus berharap jika suatu saat nanti bisa berwisata ke daerah lainnya, apalagi ada beberapa keluarga ibu yang tinggal di Jakarta, Malang, Batu raja dan Kerinci - Jambi. Bahkan, saat saya mengutarakan harapan tersebut, ibu hanya mengaminkan. Kata ibu "Tak ada yang tidak mungkin", tentu saja membuat semangat Saya makin kuat.


Permulaan Perjalanan

Tepat tahun 2006, Saya menginjakkan kaki di tanah Kerinci, yang merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Jambi. Jika temanteman ke sana, dan berdiri di tengah antara perbukitan yang ada, maka akan tampak persis seperti di dalam kuali, karena dikelilingi oleh bukit. Selain itu cuacanya juga sangat dingin. Selama kurang lebih 4 tahun Saya di sana, tentunya sudah cukup banyak wisata yang Saya kunjungi, seperti Kayu Aro, Danau Kerinci, Air Terjun Telun Berasap, Air Panas Semurup dan tempat wisata lainnya. Pelan-pelan impian semasa kecil Saya terijabah. Di tahun 2011, Saya kembali diberi rezeki untuk dapat menginjakkan kaki di Jakarta dan Malang. Selama di Jakarta, tempat wisata yang Saya kunjungi seperti Monumen Nasional (Monas), Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Pantai Ancol, sedangkan saat ke Malang Saya ke Kota Batu dan Alun-alun.


Melihat berbagai tempat wisata tersebut Saya makin kagum namun juga sedih, kagum karena Indonesia memiliki berbagai objek wisata yang menawan hati. Itulah mengapa banyak wisatawan luar yang berbondong-bondong datang untuk melihat langsung objek wisata alam di Indonesia. Namun, yang membuat Saya sedih, akankah tempat wisata akan semenarik dan secantik ketika Saya ke sana? Buktinya, ada beberapa tempat wisata yang kembali Saya singgahi sudah tidak secantik dan seindah dulu. Dimana infrastrukturnya tidak terawat, bahkan sampah ada dimana-mana. i'm very sad πŸ˜”.


Dan, yang paling membuat jengkel (maaf) buibu yang entah dari dalam maupun luar daerah tempat wisata dengan seenaknya memetik/ mencabut tanaman yang ada di tempat wisata. Enggak ditegur Saya merasa bersalah karena membiarkan hal itu terjadi di depan mata, ditegur eh si ibu malah marah-marah.


Wisata Alam Masa Depan

Wisata alam di Indonesia penuh keanekaragaman dan sangat menakjubkan, dan potensi wisatanya takkan pernah ada habisnya untuk dijelajahi.Sayang kan, jika wisata nan elok tidak dirawat dan dibiarkan begitu saja dipenuhi sampah-sampah? 


Saya rasa, kalian pasti tahu dan bahkan mungkin pernah membaca atau pun mendengar cerita jika potensi wisata alam di Indonesia telah dikenal dunia. Untuk itulah, penting bagi kita untuk menjaganya bersama agar generasi penerus bisa dapat menikmati keindahan wisata alam Indonesia nan rupawan.


Wisata di Indonesia


Kita bisa berkontribusi dalam menjaga wisata alam dengan menjaganya dan merawatnya selalu. Tidak perlu yang muluk-muluk, cukup lakukan dengan cara yang sederhana yakni berwisata tanpa merusak alam, dengan tidak membuang sampah sembarangan hingga tidak mencabut tanaman di lokasi objek wisata. Sehingga, keindahan alam Indonesia dapat dinikmati anak-anak penerus bangsa ini.


Tips Merawat Rambut Agar Tidak Berketombe

Wednesday, July 14, 2021

 

Tips Merawat Rambut Agar Tidak Berketombe
Pict. Pixabay

Shampo untuk rambut ketombe tentunya setiap orang berbeda, sebab cocok bagi Saya belumlah tentu cocok untuk orang lain, begitu pula sebaliknya. Bagi Saya, memiliki rambut indah menjadi keinginan dan kebanggaan tersendiri, dan untuk mendapatkannya pun Saya akan melakukan perawatan khusus, terlebih rambut Saya ini tipe yang mudah berketombe.


Tahu sendiri, jika ketombe menjadi salah satu masalah rambut yang sangat mengganggu dan menyebalkan siapa saja, terlebih Saya. Apalagi ketombe ini menimbulkan berbagai masalah rambut lainnya seperti kusam, rambut lepek hingga rontok. Bahkan, ada beberapa teman Saya pernah mengeluhkan jika ketombe membuat rasa percaya dirinya jadi berkurang. Sebab, ketombe membuat rambutnya tampak kotor, hingga suatu ketika temanteman berkelakar rambut bersalju πŸ˜‚, dan Saya pun pernah mengalami hal seperti itu. 


Merawat rambut tentunya tidak mudah, akan tetapi juga tidak akan sulit jika mau belajar. Sebagai Ikhtiar Saya dalam mengatasi ketombe, maka Saya pun melakukan beberapa cara berikut, diantaranya:

  • Pastikan Kulit Kepala Selalu Bersih. 

Tips Merawat Rambut supaya Tidak Berketombe
Pict. Pixabay


Menjaga kebersihan kulit kepala sangatlah penting, dan bisa dilakukan dengan keramas rambut setidaknya 3 hari sekali, dan saat membilas rambut pastikan rambut dan kulit kepala benarbenar bersih tanpa sisa shampo yang tertinggal. Sebab, sisa shampoo yang tertinggal karena kurangnya bersih saat membilas bisa menjadi salah satu penyebab timbulnya ketombe loh. 


  • Konsumsi Makanan yang Menyehatkan Rambut. 

Mengonsumsi berbagai makanan yang dapat menyehatkan rambut itu penting loh, diantaranya mengonsumsi buah dan sayur serta makanan yang mengandung vitamin A (seperti wortel, keju, telur rebus dan lainnya),  Vitamin C (seperti brokoli, buah Jeruk, jambu biji, pepaya dan lainnya) dan Vitamin E (seperti kacang-kacangan, buah alpukat, mangga, ikan salmon dan lainnya).


  • Keringkan Rambut Dengan Benar. 

Salah dalam proses mengeringkan rambut nyatanya juga dapat membuat rambut berketombe, maka saat rambut basah ada baiknya mengeringkan menggunakan handuk dengan cara yang lembut dan secara alami, bisa dengan cara diangin-anginkan atau rambut ditepuk-tepuk. Hindarilah mengeringkan rambut menggunakan hair dryer.


  • Creambath dan Gunakan Kondisioner dengan Tepat. 

Jika kulit kepala masih berketombe, ada baiknya jangan dulu di creambath, sebab jika asal-asalan melakukan creambath dikhawatirkan dapat melukai kulit kepala bahkan membuat ketombe makin menjadi. Dan, ketika menggunakan kondisioner, ada baiknya gunakan hanya di ujung rambut saja, sebab jika digunakan hingga pangkal rambut dapat memicu adanya ketombe baru.


  • Untuk yang Berhijab. 

Nah, buat temanteman yang berhijab seperti Saya, usahakan tidak memakai hijab ketika rambut sedang dalam keadaan basah dan jangan biarkan kulit kepala terlalu lembab akibat hijab yang digunakan. Sebab, hal ini dapat memicu kulit kepala menjadi gatal hingga berketombe, sebab Saya pernah mengalaminya.


  • Gunakan Shampo yang Tepat. 

Cara Merawat Rambut Agar Tidak Berketombe
Pict. Pixabay


Dalam menggunakan shampoo, kita mesti selektif dalam memilih, apakah shampo tersebut akan cocok untuk kita atau tidak. Sebab, Saya pernah mengalami dimana Saya menggunakan shampo merk A yang ternyata membuat kulit kepala adem dan rambut pun tidak berketombe, lalu suatu ketika Saya menggunakan shampo merk B karena shampo yang biasa Saya gunakan sedang habis. Alhasil, setelah menggunakan shampo merk B tersebut rambut Saya terasa lepek, kulit kepala terasa sangat gatal dan ketombe-an. Setelah kejadian itu Saya pun enggan menggunakan shampo merk B karena tidak cocok dengan Saya. 


Nah, itulah beberapa tips dari Saya mengenai cara merawat rambut agar tidak berketombe. Semoga bermanfaat!!

Auto Post Signature