Dukungan Danone AQUA Terhadap Masa Depan Dunia

Sunday, January 28, 2018
Danone AQUA Mempromosikan B Corp untuk Mendukung Perubahan 
Demi Masa Depan Dunia yang Lebih Baik

   Bisnis dipercaya dapat menjadi kekuatan untuk mengatasi masalah sosial dan lingkungan yang saat ini berkembang. Hal inilah yang mendorong B-Lab, organisasi non profit, membuat standar sertifikasi kinerja sosial dan lingkungan  serta transparansi dan akuntabilitas yang diperuntukkan bagi pelaku bisnis, sehingga bisa menjadi agen perubahan untuk dunia yang lebih baik.


   Marcello Palazzi selaku B Lab Global Ambassador mengatakan, “Sertifikat B Corp menjadi standar bagi pelaku bisnis untuk memenuhi tata kelola yang baik dengan meningkatkan kinerja sosial dan lingkungan serta transparansi dan akuntabilitas. Dengan sertifikat B Corp, pelaku bisnis di dunia akan bersaing memberikan yang terbaik untuk dunia, tentunya yang dapat digunakan masyarakat untuk kepentingan dalam menyelesaikan masalah sosial dan lingkungan.”


   Untuk bisa mendapatkan sertifikat B Corp ini, pelaku bisnis harus melewati proses audit oleh B Lab, dimana perusahaan diminta untuk memenuhi standard yang ditetapkan. Pada saat bersamaan, B Lab juga memberikan dukungan kepada pelaku bisnis agar dapat melakukan perbaikan dalam tata kelola operasional sehingga bisa menjadi perusahaan yang bertanggung jawab dan mampu menjadi agen perubahan yang dapat membawa pada kebaikan bagi dunia untuk menyelesaikan masalah sosial dan lingkungan.
Bentuk dukungan B Lab kepada pelaku bisnis, diantaranya:
  • Membangun komunitas global dengan memberikan sertifikasi B-Corp
  • Menyediakan fasilitas sumber daya dan lembaga hukum untuk keuntungan perusahaan.
  • Melakukan B Impact Assesment  dimana membantu para pelaku bisnis dan juga institusi mengukur bisnis mereka agar layak di sertifikasi B Corp.
  •      Menginspirasi jutaan pelaku bisnis dan institusi lainnya dengan cara menyebarkan kebaikan melalui B the Change Media, dengan menjadi bagian B Corp.
   Setiap perusahaan harus mengedapankan tanggung jawab bagi kehidupan yang berkelanjutan. Corey Lim selaku  Vice Chairperson Asia Pasific B Corp Association menjelaskan bahwa, “setiap perusahaan harus memiliki standar yang cukup tinggi dalam hal tanggung jawab sosial dan prestasi dalam menjaga lingkungan, transparan dan harus bertanggung jawab akan bisnis yang dilakukan.  Disini kami menginspirasi para pelaku bisnis di seluruh dunia agar membangun bisnis dengan kepedulian dan bertanggung jawab, sehingga memberikan dampak positif bagi manusia dan planet bumi. Dengan semakin banyaknya pelaku bisnis yang peduli akan kehidupan yang berkelanjutan. Melalui B Corp, maka dunia akan menjadi lebih baik, masyarakat akan semakin menikmati peningkatan kesejahteraan serta terciptanya lingkungan yang lestari.”


   Kekuatan B Corp dalam membangun perubahan bagi dunia juga terlihat dalam tagline mereka yakni “Business as a Force for Good (Bisnis sebagai kekuatan untuk kebaikan)”, dimana B Corp ingin membangun komunitas yang terdiri dari para pelaku bisnis yang memiliki tujuan tidak hanya mencari profit namun juga bertanggung jawab sehingga bisa menjadi agen perubahan. Sertifikat Global B Corp menginspirasi para pelaku bisnis agar membangun bisnis dengan kepedulian dan bertanggung jawab sehingga memberikan dampak yang positif bagi manusia.

   Sebagai perusahaan sector FMCG yang bertanggung jawab, secara global Danone juga telah berkomitmen untuk menjadi perusahaan yang akan tersertifikasi B Corp. Danone bermitra dengan B Lab untuk menguatkan kembali komitmen ganda Danone, bahwa kemajuan bisnis harus sejalan dengan kemajuan sosial dan lingkungan. Hal ini sejalan dengan tumbuhnya kesadaran konsumen untuk memilih produk yang diproduksi oleh perusahaan yang bertanggung jawab.  Survey yang dilakukan oleh Danone memperlihatkan bahwa 60 persen konsumen mengatakan bahwa mereka akan lebih memilih membeli barang dan jasa dari entitas bisnis. Sebanyak 51 persen konsumen juga mengatakan bahwa mereka ingin mengetahui apa saja aksi korporasi dari sebuah bisnis untuk kebaikan di balik brand  mereka.


Tentang Aqua

   AQUA merupakan pelopor Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) dan minuman ringan di Indonesia yang didirikan pada tahun 1973. Sebagai perwujudan dari visi dan komitmen dalam mengelola operasional secara bertanggung jawab dalam sosial dan lingkungan. AQUA mengembangkan inisiatif AQUA Lestari yang terdiri dari empat pilar, yaitu:
  • Perlindungan Sumber Daya Air
  • Pengurangan CO­­2
  • Optimalisasi kemasan, dan pengumpulan sampah kemasan.
  • Distribusi produk secara berkelanjutan

   AQUA merupakan bagian dari kelompok usaha DANONE, salah satu produsen produk makanan dan minuman terbesar di dunia. Di Indonesia meliputi kategori utama, yaitu minuman (AMDK dan minuman ringan non karbonasi), Nutrisi untuk kehidupan awal (Nutricia dan Sarihusada), serta nutrisi media.

   Corine Tap selaku President Director Danone-AQUA menjelaskan bahwa “Danone berusaha mendorong bisnis unitnya untuk mendapatkan sertifikasi B Corp, dimana Danone Dairy – Spanyol, Happy Family – Amerika, Les2Vaches – Perancis dan Danone Dairy – Inggris telah mendapatkannya di Indonesia. Danone – AQUA yang telah berusaha menerapkan standar tertinggi dari kinerja sosial dan lingkungan serta transparansi dan akuntabilitas sedang dalam proses sertifikasi B Corp dan diharapkan dapat selesai di tahun 2018”.


   Tak hanya Danone – AQUA, dorongan perubahan inspiratif yang dilakukan B Lab juga dilakukan dengan membangun berbagai komunitas, dimana di Indonesia telah bergabung dengan beberapa para pelaku bisnis, seperti: Percolite Galactic dan Indosole. Dengan menjadi bagian dari sertifikasi B Corp, Danone – AQUA menghimbau agar setiap pelaku bisnis dapat bergabung membawa perubahan melalui B Corp dan juga turut aktif bertindak menjadi corong bagi pelaku bisnis lainnya untuk menyuarakan agar menjadi bagian dari B Corp.


Jogja Bay Pirates Adventure Waterpark, Tempat Liburan Baru Yang Seru di Jogja

Tuesday, January 23, 2018
Pintu Masuk ke Joga Bay (Sumber: jogjabay.com)
  Liburan bareng keluarga ke Jogjakarta? Wajib banget hukumnya mampir ke Jogja Bay Pirates Adventure Park. Wahana wisata yang terletak di Jalan Utara Stadion ini punya banyak tempat seru yang pasti membuat momen liburan bersama keluarga menjadi lebih berkesan.  Selain itu, ada banyak hal lainnya yang membuat tempat wisata di Jogja ini langsung ramai dikunjungi wisatawan dan tentunya menjadi tempat wisata favorit banyak orang dalam waktu singkat.
  Hmm, menarik bukan? Kira-kira apa saja sih yang bisa kamu lakukan selama menikmati liburan di tempat wisata di Yogyakarta yang sedang ngehits ini?

Wahana Penuh Petualangan

  Ada banyak wahana yang bisa kamu mainkan di Jogja Bay Pirates Adventure Waterpark ini. Mulai dari Memo Racer yang terdiri dari 8 lintasan seluncur yang bisa menjadi tempat uji kecepatan bareng teman atau keluarga. Selain itu juga ada Bekti Adventure yang berupa seluncuran meliuk dan berputar yang seru.
  Kalau Bekti kurang menantang, lanjutkan petualanganmu di Volcano Coaster yang jalurnya lebih panjang dan bermuara di sungai wahana Jogja Bay. Selain itu juga ada Timo-Timor Rider yang putarannya akan membuatmu merasa sedang di laut lepas.
  Wahana yang tak kalah seru adalah Jolie Raft River yang memiliki ombak lembut dan tentunya akan membawamu keliling wahanayang seiring dengan arus air. Juga ada Brando Boomeranggo yang menantang nyali karena membawamu meluncur dengan kecepatan tinggi.

wahana volcano coaster (Sumber: jogjabay.com)
  Untuk anak-anak ada permainan santai seperti Ziggy Giant Barrel yang memuntahkan air yang pasti menyenangkan. Selain itu juga ada Mimi Family, tempat anak-anak dan orang dewasa bisa meluncur dengan santai. Juga ada Hip Playground yang penuh permainan asyik.
  Jangan lupa untuk main di South Beach, tempat kamu bisa merasakan ombak tsunami menghantam tubuh. Juga ada Kula Playpool buat yang suka berenang di kolam yang tenang. Dan yang paling asyik adalah Donte Wild River yang akan membawamu keliling Jogja Bay dengan air yang menghanyutkan.

Drama Musikal

Drama musikal di harbour theather (Sumber: jogjabay.com)
  Tidak hanya bermain dengan air, di Jogja Bay kamu juga bisa menonton pertunjukan drama musikal berjudul The Guardian Past Show Past In The Future yang ditayangkan setiap hari Sabtu dan Minggu serta hari libur nasional.

Program Edukasi

  Selain bisa seru-seruan, kamu juga bisa belajar dari program edukasi seperti program Mimi Bermain dan juga simulasi bencana banjir. Selain itu juga ada latihan menghadapi bencana yang digelar bersama Basarnas yang bisa diikuti oleh anak-anak. Dengan program edukasi ini, Jogja Bay tidak hanya menjadi tempat wisata di Yogyakarta, tapi juga tempat belajar yang menyenangkan dan sangat bermanfaat untuk anak-anak.

JAM BUKA
  Jogja Bay buka mulai pukul 09.00 – 18.00 setiap hari kerja, dengan batas maksimal pembelian tiket pada pukul 16.00. Sementara pada akhir pekan dan hari libur nasional, tempat wisata di Yogyakarta ini buka pada pukul 08.00 – 18.00, dengan batas pembelian tiket maksimal pukul 16.00.
Sedangkan khusus untuk Harbour Theater, buka mulai pukul 09.00 – 22.00 setiap hari.

TIKET MASUK
Dewasa weekdays: Rp 90.000
Anak-Anak weekdays: Rp 60.000
Dewasa Weekend : Rp 100.000
Anak-Anak weekend: Rp 75.000

  Kamu tidak harus membeli tiketnya di lokasi, karena Jogja Bay menyediakan opsi pembelian tiket secara online. Metode pembayarannya pun mudah, bisa melalui debit maupun kartu kredit. Selamat bermain air!

Masjid Megah di Tengah Hutan Pinus

Saturday, January 20, 2018
Masjid Megah di Tengah Hutan Pinus

Setelah beberapa hari lalu terkurung di toko saja, karena motor suami sedang dalam proses perawatan. Alhamdulillah beberapa hari yang lalu dapat merefreshingkan diri sejenak. Refreshing yang biasa saya dan suami lakukan kalau bukan sekadar jogging setidaknya pergi ke tempat wisata.


Berbicara mengenai wisata, lokasi yang biasa kami kunjungi kalau bukan ke ragunan maka ke danau yang letaknya tak terlalu jauh dari tempat tinggal. Namun, kali ini kami berwisata ke tempat yang memang belum pernah kami kunjungi. Ini sebenarnya faktor kebetulan, sebab beberapa bulan lalu suami mendapat lokasi penempatan kerja di daerah Cibubur, sehingga mengetahui tempat wisata di sana.


Masjid Megah di Tengah Hutan Pinus

Siang jam 11.05 saya dan suami menuju ke salah satu lokasi wisata cibubur, karena beberapa bulan lalu suami cerita kalau ada tempat yang bagus buat berfoto-foto (dengan memperlihatkan lokasi yang bagus). 

Masjid Megah di Tengah Hutan Pinus

Penasaran, kami lanjutkan perjalanan. Namun, semakin jauh masuk ke dalam lokasi, pandangan saya bertambah kagum. Sebab, ternyata di sana merupakan lokasi perumahan elite, arsitektur bangunanpun bukan seperti rumah biasa, sangat keren. Nama jalan pun Jl. Washington. Sepanjang jalan yang kami tempuh dipenuhi pepohonan yang besar-besar, diantaranya pohon pinus, rumah-rumah pun berukuran besar. Dan, yang uniknya, semakin ke dalam jalan yang kami telusuri, semakin unik arsitektur bangunannya, dan terbagi beberapa zona, diantaranya zona Colombus, Zona Cleopatra, Zona Marcopolo, Zona Picasso dan beberapa zona lainnya. Bisa dikatakan perumahan elite di tengah hutan. Hutan pinus loh ya, bukan hutan belantara.

Karena waktu Shalat Zuhur telah masuk, kami pun mencari mushala. Akan tetapi, bukan mushala yang kami dapatkan namun bangunan masjid megah yang kami temukan. Dan yang membuat saya semakin takzim, saat memasuki ruangan demi ruangan.

Masjid Megah di Tengah Hutan Pinus


Bernama Masjid Al-Ittihad, terletak di kawasan Perumahan Legenda Wisata Cibubur. Perumahan Legenda Wisata dapat dicapai dengan mudah melalui pintu keluar Tol Km. 13 Jagorawi Cibubur/ Cikeas/ Cileungsi ke arah Bogor. Pintu masuk Legenda Wisata berada di seberang Kota Wisata. Portal dijaga sama Pak Satpam, setiap Zona pun juga ada penjagaannya. Sepanjang mata memandang kita akan melihat pohon pinus yang besar dan rimbun, minimarket dan toko-toko pun juga ada. 

Masjid Megah


Halaman masjid tertata rapi, dan bersih. Yang membuat saya semakin takjub saat masuk ke toilet. Sebanyak-banyak toilet bersih yang saya temui, toilet di Masjid ini yang bisa 'mencuri hati' saya. Ruangannya adem, wangi di setiap sudut ruangan, baik ruangan toilet, ruangan berwudhu, dan ruangan buat bercermin, jadi betah berlama-lama di sana. 

Masjid Megah di Tengah Hutan Pinus

Masjid Megah di Tengah Hutan Pinus


Usai berwudhu dan merapikan jilbab, saya lanjut ke dalam masjid untuk segera menunaikan kewajiban, Shalat Zhuhur. Karena saya memang tak pernah membawa mukenah kemana-mana, jadi untuk Shalat saya menggunakan mukenah yang ada di masjid tersebut. Masya Allah, rapi dan wangi banget.

Masjid Megah di Tengah Hutan Pinus

Masjid Megah di Tengah Hutan Pinus

Biasanya mukenah diletakkan pada lemari kecil yang terkadang pernah saya temukan mukenah susunannya sedikit aut-autan (mungkin yang pake saat itu lagi terburu-buru, jadi gak sempat melipat mukenah dengan benar dan rapi), namun di Masjid ini yang saya dapatkan, mukenahnya disusun rapi menggunakan hanger, pas buka lemari saat ambil mukenah pun aroma theraphy-nya semerbak (rasanya pengen nginep dalam lemari, hehe...). Karena penasaran dengan lemari di sebelahnya (dalam pikiran saya, mungkin di lemari ini nih yang mukenahnya berantakan) tapi masyaa Allah ternyata saya salah. Justru lemari di sebelahnya merupakan khusus mukenah yang baru keluar dari laundry, rapi dan wangi euy.

Betah dan khusyuk rasanya mengerjakan Shalat wajib di Masjid ini, tenang dan damai yang saya rasakan saat itu, sebab jauh dari kebisingan lalu lintas kota, selain itu udara yang masuk ke ruangan masjid masih alami tanpa polusi. Namanya aja masjid di tengah hutan Pinus.


Oh iya, di Kawasan Perumahan Legenda Wisata Cibubur ini ada Water Park-nya loh. Tiket masuk di hari weekday hanya Rp. 25.000, sedangkan di hari weekend harga Rp. 40.000. Penasaran? Langsung aja ke lokasi :D.

Kisah Ibu Muda dengan Kain Kassa Bermalam di Tubuh

Thursday, January 18, 2018

Hari ini saya dikejutkan oleh pemberitaan salah satu teman dumay alias dunia maya, bernama Nafilah. Mbak Nafilah ini berdomisili di Segeram Kidul Indramayu. Hal ini sengaja saya abadikan di blog, untuk menjadi pelajaran buat saya pribadi serta calon ibu muda lainnya. Meskipun mungkin hal ini sudah pernah terjadi pada pasien-pasien lainnya. 

Jadi ceritanya begini, Mbak Nafilah lahiran anak pertama ke bidan terdekat pada tanggal 21 September 2017 lalu. Next, pasca lahiran hingga anaknya gede Mbak Nafilah merasa ada yang tidak beres pada tubuhnya, setiap datang bulan haidnya tidak lancar, daerah V mengeluarkan bau yang tak sedap dan yang lebih membuat dia curiga dari daerah miss V mengeluarkan warna kecoklatan (seperti mau suci saat haid) namun keluar terus menerus hampir selama empat bulan. Di dalam perut dia juga merasakan ngilu seperti ditusuk jarum. Karena merasa ada yang tidak beres pada dirinya, akhirnya Mbak Nafilah mencoba berobat.

Mbak Nafilah belum ngeh pada kondisi tubuhnya saat itu, ia mengira sakitnya hanya sakit biasa. Namun, setelah berobat herbal dan tak berapa lama dari usaha pengobatan yang dilakukan tersebut tepatnya kemarin (17 Januari 2018) sesuatu yang mengejutkan keluar dari daerah miss V, yakni kain kasa. Astagfirullah!



Dari beberapa komentar yang disampaikan oleh ibu muda lainnya yang juga pernah mengalami hal serupa, yakni kain kassa berada di dalam tubuh, tepatnya dekat miss V. Namun, kemungkinan karena kassa pada Mbak Nafilah ini terlalu dalam dimasukin dan tidak adanya konfirmasi dari bidannya mengenai kain kassa yang dimasukan itu, sehingga hal tersebut tak diketahui oleh Mbak Nafilah dan berdampak tidak sehat pada tubuhnya.


Beberapa kesaksian yang dilontarkan beberapa ibu-ibu yang pernah mengalami hal serupa tapi tak sampai berakibat fatal/ lama:
1.  Urfi Urfiyah Qomar
“Saya pernah ngalami, untungnya hanya satu bulan. Soalnya, Kassanya alhamdulillah keluar sendiri. Satu bulan aja rasanya sudah tak karuan, apalagi kalau sampai berbulan-bulan lamanya seperti yang Mbak Nafilah alami. Ini terjadi karena waktu pasca lahiran jahitannya robek, sehingga harus dijahit ulang”.
2.  Dahlia Lionk.
“Saudara saya ada yang mengalami hal ini, pasca melahirkan tak lama kemudian saudara saya mengalami perut yang amat sakit, duduk sakit, hingga orang yang berada di sekitarnya mencium bau busuk dari tubuh saudara saya. Saat diperiksa, ternyata sumpelan kassa belum dibuang. Dan, ketika ditelusuri ternyata bidannya lupa membuat/ mencopot kain kassanya”.
3.  Ninot Dieliea.
“Aku waktu lahiran anak kedua juga ngalamin seperti itu karena bayinya gede 4 kg, tapi setelah 4 hari kassa itu keluar lagi. Mungkin kamu dimasukin kassanya terlalu dalam”.

Menurut keterangan beberapa ibu yang pernah mengalami yang namanya lahiran, bahwa bidan memang kasih kassa namun setelah satu jam kassa tersebut dicabut kembali. Nah, Mbak Nafilah ini tidak ada pemberitahuan sama sekali dari bu bidannya. “Lah wong saya ndak tahu apa-apa, ndak diberi tahu apa-apa dan masih awam soal iki”.

Sebagai tim medis harusnya memberitahu bahkan izin dong pada pasiennya jika ada sesuatu yang dimasukan ke dalam tubuhnya dan benda tersebut harus keluar hingga berapa lamanya, sebab tidak semua pasien yang tahu hal ini, seperti saya yang tahu tentang ini pun saat membaca curhatan salah seorang teman di media sosial. Kalau gak, ya saya pun tak tahulah.

Semoga informasi ini bermanfaat dan membuat kita khususnya para ibu-ibu untuk selalu berhati-hati.


Faktor Belum Menemukan Jodoh

Saturday, January 6, 2018

Menikah merupakan syariat agama, sunnah (keharusan) masyarakat dan keharusan alam semesta. Kebutuhan manusia akan terhadap pernikahan merupakan kebutuhan kodrati (fitrah). Namun, pada kenyataannya, ada sebagian yang merasa resah dan gelisah dikarenakan belum kunjung bertemu jodoh, padahal usia semakin bertambah. Bisa jadi itu karena kita termasuk dalam beberapa kriteria berikut yang membuat pasangan belum kunjung datang. 

a)    Terlalu selektif memilih jodoh.
Tak bisa disalahkan jika seseorang membuat kriteria untuk calon suami/ istrinya. Hanya saja, seringkali kriteria yang ditetapkan terlalu tinggi dan sangat ideal. Semisalnya, jika wanita/ pria tersebut memiliki kedudukan yang tinggi dalam status sosial, pendidikan atau pekerjaan, ia pun mensyaratkan calon suami/ istrinya harus memiliki kedudukan yang sama atau mungkin si wanita mensyaratkan calonnya memiliki kedudukan yang lebih tinggi darinya. Untuk itu hendaklah jangan terlalu selektif, apalagi bila tolak ukurnya duniawi, sebab inilah yang menjadi salah satu factor yang membuat terlambat menikah.

b)    Campur tangan orangtua.
Terkadang yang menjadi faktor terlambat menikah dikarenakan adanya campur tangan orangtua, sebagaimana kisah berikut yang nyata terjadi. Bimo telah memantapkan dirinya untuk menikahi wanita pilihannya yakni Sefti. Bimo kemudian datang melamar, namun ternyata ayah Sefti menetapkan mahar yang teramat tinggi kepada Bimo. Demi sang wanita pilihan, Bimo rela menjual motor, kemudian meminjam uang, namun ternyata belum cukup dengan apa yang ditetapkan sang ayah Sefti. Bimo kemudian meminta tenggat waktu agar dapat memenuhinya. Tahun berikutnya, Bimo telah cukup mengumpulkan uang, namun tak disangka ayah Sefti menaikkan jumlah mahar.
Sefti tetap menunggu Bimo selama bertahun-tahun, hingga kabar terakhir yang didapat, Bimo telah menikahi wanita lain yang tentunya tidak menetapkan mahar sebesar ayah Sefti.
Seringkali keinginan orang tua terhadap calon menantunya teramatlah tinggi, akhirnya anak perempuan merekalah yang menjadi korban ambisi orang tua. Kriteria calon menantu sebenarnya bisa saja dibuat, asalkan tidak melanggar kaidah agama. Jika campur tangan terlalu besar akan menjadi salah satu halangan untuk mendapatkan pasangan.

c)    Idealis
Seringkali seseorang terlalu menginginkan calon pasangan yang sempurna. Padahal, manusia tidak ada yang sempurna. Dalam memilih pasangan haruslah berdasarkan dengan empat syarat, yakni karena derajatnya, hartanya, ketampanan/ kecantikannya dan agamanya. Jika keempatnya kita dapatkan maka syukuri, namun prioritaskan dahulu dien (agama) nya.

d)    Terlalu sibuk meniti karir.
Kasus yang banyak terjadi pada wanita di era sekarang ini yaitu sibuknya meniti karir sehingga telat menikah. Kesibukan bekerja membuat pola pikir wanita menjadi sangat mandiri sehingga timbulah sikap tidak ingin menikah atau menunda untuk menikah. Terlalu asyik pada kesibukan, obsesi ingin menggapai posisi tinggi, ataupun mengumpulkan banyak uang. Hingga kemudian barulah mereka sadar, waktunya sudah terlambat.
Bekerja mencapai prestasi, memiliki karir yang bagus tentu saja tidak dilarang selama tidak menyalahi kodrat, seperti mengurus pekerjaan rumah, mengurus anak dan suami. Sebab, mengurus anak dan suami merupakan pekerjaan yang tak ternilai harganya.


e)    Ujian Allah.
Apabila semua kriteria yang telah disebutkan sebelumnya tidak satupun ada pada diri kita, ataupun bukan menjadi alasan untuk menyegerakan menikah, bisa jadi Allah SWT sedang menguji hamba-Nya. Cepat ataupun lambatnya seseorang menikah, itu merupakan ujian. Cepat mendapatkan jodoh bukan jaminan kebahagiaan hidup, begitupun sebaliknya. Sebagaimana ada sebuah kisah yang pernah saya baca dari sebuah buku, yakni kisah Tsa’labah yang meminta Rasulullah mendoakannya agar ia cepat kaya, namun setelah keinginannya terwujud justru lepas keimanannya. Naudzubillah.


Terbaik, tentu saja semua manusia menginginkan pasangan yang terbaik. Namun pada hakikatnya manusia di dunia tak ada yang sempurna. Maka, perbaiki diri menjadi lebih baik maka insyaa Allah akan dipertemukan dengan jodoh yang baik pula. Lambat ataupun cepat dalam menemukan jodoh, itu hanya masalah waktu. Yang terpenting yakin bahwa Tuhan akan memberikan yang terbaik. Aamiin.

Cara Memanfaatkan Hari Libur

Thursday, January 4, 2018

Momen hari libur menjadi hari yang ditunggu-tunggu oleh setiap orang. Terutama bagi pasangan suami istri yang sama-sama bekerja, tentu saja hari libur tersebut dapat dimanfaatkan untuk mencurahkan perhatian sepenuhnya kepada keluarga. Selama lima atau enam hari kerja, disibukkan dengan urusan kantor masing-masing. Berangkat kerja sepagi mungkin dan pulang hingga larut malam. 

Dalam kondisi seperti itu, hubungan personal dengan anggota keluarga, baik dengan pasangan maupun dengan anak-anak tentu saja kurang intensif. Waktu bertemu di rumah yang sangat pendek tentu menjadi factor dominan yang membuat kurang intensifnya hubungan dengan semua anggota keluarga. Bahkan, tidak jarang banyak keluarga yang tidak sempat menikmati makan malam dan sarapan bersama keluarga. Dikarenakan orangtua harus berangkat sebelum anak-anak bangun tidur dan kembali ke rumah setelah anak-anak tidur. Bahkan bisa jadi, bertemu dengan pasangan (antara suami-istri) hanya di tempat tidur dengan Lelah masing-masing.

Dengan rutinitas kerja seperti itu, maka libur tentu menjadi hari yang pantas untuk ditunggu oleh semua anggota keluarga. Orangtua  dapat membangun keakraban dan komunikasi yang intensif dengan anak-anak, sementara anak-anak merasakan kedekatan dan perhatian penuh dari orangtuanya. Oleh seban itu, orangtua tentunya harus pandai memanfaatkan hari libur bersama keluarga. Jangan sampai hari libur berlalu begitu saja seperti hari-hari kerja pada umumnya.

Bukan Waktunya Untuk Nonton Televisi dan Tidur
Terkadang ada orangtua yang memanfaatkan hari libur lebih untuk kepentingan diri sendiri. Sehingga lupa mendekatkan diri kepada anak-anak atau pasangannya, sebab lebih memilih memanfaatkan hari libur sebagai hari santai dengan nonton televisi atau tidur sepanjang hari.

Mengisi hari libur dengan banyak menghabiskan lebih banyak waktu di tempat tidur atau di depan TV bukanlah sikap yang bijak. Menonton TV terlalu lama, tidak hanya membuang waktu berharga dengan percuma, tetapi juga menimbulkan efek yang tidak baik bagi anak-anak. Karena anak yang sering melihat orangtuanya asik di depan televisi akan mudah tertular kecanduan televisi. Tidak diberi contoh saja mereka mudah akrab dengan televisi, apalagi jika orangtua yang memberikan contoh.


Menikmati hari libur di tempat tidur sepanjang hari juga bukan merupakan cara baik dalam mengisi hari libur. Orang yang kebanyakan tidur pada hari libur justru akan merasa malas ketika hari kerja tiba. Jadi, bagaimanapun sibuknya pekerjaan, tetaplah kita harus mampu mengatur jadwal tidur sehari-hari dengan benar. Tidur yang cukup dan berkualitas sesungguhnya mampu menghilangkan kelelahan yang dirasakan selama satu hari bekerja.

Tidak Harus ke Tempat Rekreasi
Mengisi waktu libur bersama keluarga tidak harus pergi ke tempat-tempat rekreasi atau ke pusat-pusat keramaian. Rumah serta lingkungan di sekitarnya bisa juga dijadikan tempat yang menyenangkan jika kita mampu memanfaatkannya. Yang terpenting, hari libur dapat dimanfaatkan dengan maksimal untuk mendekatkan diri dan menjalin hubungan personal dengan semua anggota keluarga.

Sumber: Google Image.
Di rumah, ada banyak hal yang dapat dilakukan bersama anggota keluarga. Diantaranya membersihkan rumah bersama-sama, berkebun atau menyiram tanaman bersama anak-anak juga bisa menjadi pekerjaan yang menyenangkan dan mendidik kekompakan. Jika ingin sedikit ke luar dari rumah, kita dapat mengajak anggota keluarga lari pagi atau jalan santai sehabis shalat Subuh. Atau bersepeda juga bisa menjadi alternatif.

Selain itu, kita juga dapat mengajak anak-anak mengikuti aktivitas keagamaan, seperti shalat berjamaah di masjid. Sehingga, ketika berada di masjid, anak-anak bukan hanya melihat bagaimana orangtuanya shalat, akan tetapi juga melihat bagaimana orangtuanya bergaul dengan baik dengan para tetangga, terutama jamaah masjid.

Waktu luang sore bisa pula dimanfaatkan untuk mengaji atau mengajarkan anak mengaji. Dengan begitu, berlibur di rumah justru akan semakin tampak manfaatnya bagi semua anggota keluarga.

Tidak Harus ke Mal ataupun ke Supermarket.
Kebanyakan kita para orangtua, seringkali menghabiskan waktu libur lebih banyak ke pusat keramaian seperti mal atau supermarket. Mendatangi tempat-tempat seperti itu tidak ada salahnya, apalagi jika memiliki keperluan untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari. Akan tetapi, ada baiknya orangtua tidak terlalu sering membawa anak-anaknya ke tempat berbelanja seperti itu, sebab dikhawatirkan akan menumbuhkan sikap konsumtif dalam diri anak-anak. Sebab, mereka terbiasa melihat betapa menyenangkan berbelanja, mengambil barang-barang yang terrsedia di etalase dengan bebasnya. Selain itu, mereka akan terbiasa untuk meminta barang atau makanan yang menarik hati mereka.

Pusat keramaian yang patut dikunjungi bersama anak-anak tentunya toko buku, sebab bisa menjadi tempat yang menyenangkan sekaligus mendidik. Dengan membawa anak-anak ke toko buku, itu berarti kita telah memperkenalkan mereka dengan dunia ilmu dan menanamkan rasa cinta kepada buku.


Jika kita memiliki anggaran untuk membeli buku di setiap bulannya, tidak ada salahnya jika memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk memilih sendiri buku-buku yang mereka sukai. Dengan begitu, mereka akan merasa dihargai dan kecintaan terhadap buku pun akan tumbuh semakin besar.

Berkunjung ke tempat-tempat rekreasi atau wisata pun tidak ada salahnya jika kita memiliki dana yang cukup. Pilihlah tempat-tempat rekreasi yang aman tetapi juga mendidik. Jangan lupakan unsur edukatif dalam setiap tempat rekreasi yang dikunjungi. 

Auto Post Signature