Tampilkan postingan dengan label Sinopsis FTV. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sinopsis FTV. Tampilkan semua postingan

Karakterisasi Pemain Beserta Contohnya

Minggu, 14 Juni 2020


Pentingnya menentukan karakterisasi pemain FTV

Karakterisasi atau perwatakan yang bersifat khas penting untuk ditulis dan sedikit dijabarkan. Hal tersebut dilakukan tentunya dengan tujuan agar bisa menjadi acuan kita untuk membuat cerita sinopsis tersebut akan seperti apa. Sehingga, saat menulis cerita/ sinopsis tidak tertukar. Jika diantara teman-teman sudah ada yang pernah menulis dan mengirim sinopsis untuk FTV, tentu saja sangat paham jika karakterisasi pemain perlu disertakan pada lembar akhir sinopsis yang akan Kamu kirimkan ke PH. Karakterisasi tokoh tentunya sangat penting agar dapat membantu seorang aktor untuk memahami tokoh yang hendak diperankannya. Jadi, bisa dibayangkan donk, kalau sampai sinopsis yang teman-teman tulis tidak disertakan karakterisasi pemain, tentu saja aktor yang dipilih untuk memerankan tokoh sinopsismu akan kesulitan.


Untuk memudahkan dalam menentukan karakterisasi pemain pada sinopsismu, maka ada baiknya Teman-teman catat semua hal tentang latar belakang tokoh seperti nama, tanggal lahir, tempat tinggal, hobi, warna favorit hingga sesuatu yang disukai dan tidak disukainya. Buat Kamu yang sudah biasa menulis cerita fiksi, tentu saja pemilihan karakterisasi tokoh sangat penting. Sebab, perlu teman-teman ketahui, cerita boleh keren bahkan gaya bercerita pun boleh menakjubkan, tapi jika cerita tersebut tidak didukung dengan karakter yang menarik dan juga otentik, maka bisa dipastikan cerita yang teman-teman buat tersebut tidak akan berarti apa-apa. 

Langkah-langkah Membuat Karakter Tokoh

  • Segi Penampilan Fisik

Untuk segi fisik, Teman-teman harus memiliki bayangan jelas mengenai bagaimana kira-kira penampilan fisik karaktermu, seperti bagaimana penampilan mereka di depan publik, gaya berpakaian kasual ataukah fashionable, serta aksesoris yang kerap dipakainya.

  • Tentukan Seluk Beluk Karakter

Dengan mengetahui seluk beluk karakter yang dibuat, tentunya bisa membantu membuat karaktermu "hidup" dan akan terasa "kompleks". Dan, dapat ditambahkan elemen lainnya seperti keadaan orangtua si aktor, pekerjaannya apa, hingga status sosial dan ekonominya seperti apa.

  • Tentukan Keinginan dan Tujuan dari Karaktermu

Teman-teman pastinya memiliki keinginan dalam hidup, seperti misalnya ingin sukses, lalu tentu saja keinginan tersebut mendorong teman-teman untuk melakukan sesuatu yang menjadi cara untuk menggapai keinginan tersebut. Nah, seperti itulah yang bisa teman-teman gambarkan pada karakter yang akan teman buat untuk sinopsis. Selain itu, tempatkan juga karakter yang teman-teman buat pada kondisi yang menyulitkan, dimana keinginan mereka berbenturan dengan keinginan orang-orang terdekat. Kemudian, tentukan juga apakah karakter yang teman-teman buat berhasil menggapai keinginannya ataukah mengalami kegagalan dan konsekuensi yang harus mereka tanggung.

  • Bentuklah Hubungan antar Karakter.

Membentuk hubungan antar karakter ini juga penting dilakukan, agar cerita yang teman-teman buat lebih kompleks dan menarik. Seperti misalnya, tipe karakter yang cocok untuk dipasangkan dengan karakter utamamu, serta hubungan yang terbentuk sepanjang perjalanan cerita yang dibuat.

Nah, saat teman-teman akan menulis cerita/ sinopsis untuk FTV, bisa juga dengan menganalisa orang-orang di sekitarmu, bahkan dengan melakukan riset kecil-kecilan. Agar karakter tokoh yang dibuat menjadi menarik, memiliki kepribadian yang kuat, bahkan membuat karaktermu tak mudah dilupakan.

Contoh Karakterisasi Pemain

  • TANIA (25 tahun), perempuan miskin, anak Pak Iwan, cantik dan memiliki kepribadian yang lembut, berjualan kue keliling. Saat pulang dari membeli sayur, ia melihat Pak Bondan (penagih hutang) memarahi Ayahnya. Melihat Tania, Pak Bondan memberi penawaran agar hutang tersebut lunas, yakni menikahkannya dengan Tania. Tania setuju asal Ayahnya tidak dipukuli. Setelah pernikahan, ujian orang ketiga yang mengusik rumah tangganya. Namun, Tania memilih mempertahankan rumah tangganya meskipun awalnya terpaksa menikah, tentu saja dengan bantuan Cika, sahabatnya.
  • BONDAN (50 tahun), pria kaya, mata keranjang, membuat hidup Tania menderita. Namun, akhirnya menyesali perbuatannya.
  • VERA (20 tahun), cantik, seorang sekretaris yang bekerja di kantor Bondan, berambisi untuk mendapatkan harta Bondan sehingga melakukan segala cara untuk bisa menjauhkan Bondan dari Tania.
  • CIKA (22 tahun), sahabat baik Tania dan selalu ada untuk Tania di segala kondisi.
  • BIMO (30 tahun), tampan, alim, membuka warung kecil-kecilan. Menyukai Tania namun cintanya tidak kesampaian karena Tania terpaksa menikah dengan Bondan demi melunasi hutang Ayahnya.
  • RUDI (30 tahun) orang suruhan Vera untuk melancarkan misinya memisahkan Tania dengan Bondan. Namun, akhirnya Rudi sadar dan meminta maaf pada Tania.
  • IWAN (48 Tahun) Ayah Tania, pengangguran, suka berhutang pada Bondan untuk berjudi.

Nah, karakterisasi pemain inilah yang juga penting teman-teman sertakan dalam sinopsis FTV yang akan teman-teman kirim ke PH. Ingat! Di atas hanya contoh ya, teman-teman bisa mengembangkannya dengan ide karakter menarik lainnya, agar ide cerita teman-teman lolos untuk ditayangkan di stasiun televisi yang teman-teman tuju. Semoga sukses dan berhasil! πŸ™‚

Awal Mula Menulis Sinopsis FTV

Jumat, 12 Juni 2020
Grup JPI

Sebelum 'mencicipi' dunia FTV, Saya dulu bergabung di grup kepenulisan Facebook (Grup Tertutup) yang dibuat khusus untuk mereka (termasuk Saya) yang ingin belajar menulis. Baik menulis cerita pendek (Cerpen), cerita bersambung (Cerbung) ataupun puisi. Awalnya Saya belum begitu tertarik dengan dunia kepenulisan, terlebih basic Saya waktu kuliah dulu ambil jurusan Tarbiyah Program Studi Matematika dan pernah mengajar Matematika di dua SMK Kota Bengkulu (Namun, setelah menikah dan ikut suami merantau ke Jakarta, Saya kemudian memutuskan untuk istirahat sejenak). Dan tidak lama kemudian, adik ipar (adik perempuan suami) mengajak Saya bergabung ke grup kepenulisan tersebut. 

Menulis Cerpen dan cerbung tentunya berbeda dengan menulis sinopsis untuk FTV, meskipun sama-sama menceritakan suatu kisah dan memiliki penokohan.


Sinopsis FTV menggambarkan garis besar isi cerita yang juga disertakan dengan karakterisasi pada halaman selanjutnya setelah sinopsis ditulis. Makanya, jumlah halaman untuk pengiriman sinopsis antara 3-5 halaman yang sudah termasuk halaman karakterisasi pemain tersebut.

Sinopsis FTV perdana Saya tayang saat program Kuasa Illahi di MNCTV tahun 2017, yang nonton FTV Kuasa Illahi pasti tau donk kalau film tersebut menayangkan tentang azab orang-orang yang zolim dan tayang pada jam 19.30 WIBπŸ˜…. Saat itu mentor Saya Pak Exan Zen. Dari sanalah Saya belajar banyak hal tentang dunia FTV, termasuk belajar membuat scene plot hingga skenario. Alhamdulillah!

Meskipun saat itu hanya satu ide cerita Saya yang nyangkut, tapi sudah sangat bersyukur, setidaknya ada hasil dari yang Saya pelajari selama ini. Mulai dari menentukan karakterisasi pemain, konflik yang harus dibuat, hingga mau ending yang seperti apa. 

Next, Saya kemudian makin banyak kenal teman sesama penulis, hingga akhirnya Saya diajak gabung ke grupnya Pak Musfar Yasin, yang darinya pula Saya tambah ilmu soal skenario FTV. Beliau juga share ilmu mengenai aplikasi yang dipakai untuk memudahkan dalam penulisan skenario tersebut (yang hingga saat ini belum sempat Saya ulas di blog buat Saya pelajari lagi, jika suatu saat Saya ataupun teman-teman membutuhkannya). Jadi, dengan aplikasi tersebut Kita tidak perlu repot memberi tab ataupun keterangan (seperti INTER CUT, CUT TO dll) yang biasa digunakan untuk skenario yang kita buat tersebut.

Momen Bergabung dengan Grup JPI

Tidak lama kemudian, Saya diajak oleh mbak Yulia buat gabung ke grupnya Pak Endik Koeswoyo, dengan nama komunitas Jaringan Penulis Indonesia (JPI). Kalian pernah menonton tayangan FTV di SCTV? Beliau ( Pak Endik) inilah yang memberi kesempatan kami buat para anggota grup JPI untuk mengirimkan sinopsis buat FTV SCTV. Beliau juga penulis novel dan buku loh! Serta pernah menjadi pemain film pada karya yang beliau buat. Keren yaaa! Semoga bisa ikuti jejak suksesnya. Aamiin.

Nah, sebelum mengirimkan sinopsis FTV ke beliau, anggota grup wajib punya profil serta tulis profil tokoh (sesama anggota grup). Tentu saja harus tergabung pada grup WhatsApp JPI. Join ke grup Gratis, akan tetapi tentunya ada syarat dan ketentuan yang harus diikuti. Apalagi kalau Kamu coba-coba kirim info di luar tentang kepenulisan, siap-siap aja di kick dari grup. Apalagi sampai melanggar aturan jam diskusi, sebab di grup tersebut diskusi dibuka pada jam 7 pagi hingga 9 malam. Tentu saja ini dilakukan demi kenyamanan bersama sesama member grup.

Jika Kamu sudah menulis profil sahabat JPI, kirim hasilnya dalam bentuk file doc atau docx ke admin JPI di grup tersebut agar bisa dimuat ke website JPI. Nah, setelah itu, baru deh kirim sinopsis FTV-mu (sesuai format penulisan). Ingat! Jika format penulisan yang Kamu kirim salah, jangan berkecil hati jika sinopsis FTV-mu dilewati dan dibiarkan mengendap, untuk itulah penting banget poin "format penulisan" diperhatikan. Ke beliau ini juga tidak setiap saat bisa mengirimkan sinopsis FTV, tentunya hal tersebut dilakukan beliau untuk memudahkan dalam proses menyeleksi serta memberi masukan ke anggota yang telah kirim sinopsisnya dan sinopsis tersebut masih kurang menarik.

Menariknya lagi, setelah berhasil tahap sinopsis, anggota JPI juga berkesempatan mengembangkan skillnya untuk lanjut ke Scene Plot dan juga Skenario. Dan, itu semua belajarnya dari jarak jauh loh! 

Alhamdulillah, belajar di ketiga grup yang Saya ikuti tersebut menyenangkan dan sering share info bermanfaat. Nah, itulah awal mula Saya mengenal dan belajar tentang menulis sinopsis FTV, dan alhamdulillahnya lagi, Saya pernah menulis langsung scene plot dan skenario dari ide cerita, sinopsis yang  Saya buat. Semoga info tersebut bermanfaat. Apalagi buat teman-teman yang mulai tertarik dengan dunia kepenulisan πŸ™‚

Tips Agar Sinopsis FTV Kamu di ACC

Senin, 01 Juni 2020

Meskipun kedepannya Kita akan menjalani kehidupan New Normal setelah beberapa bulan di rumah aja, tentu saja kesehatan dan kebersihan tetap harus dijaga, gunakan masker selalu saat ke luar rumah. Lalu, apa hubungannya dengan di ACC-nya sinopsis FTV? Pasti bertanya-tanya. Tentu saja ada. Jika beberapa bulan ini penerimaan sinopsis sempat ditutup (karena pandemi covid-19 yang tidak memungkinkan untuk syuting film seperti biasa), namun tidak ada yang bisa memprediksikan jika bulan depan atau bulan depannya lagi penerimaan sinopsis kembali dibuka. So, persiapkan sinopsis kalian mulai dari sekarang, agar saat penerimaan sinopsis itu datang, Kalian bisa langsung kirim tanpa perlu terburu-buru untuk menulisnya bahkan mengedit ulang, karena kalian sudah punya banyak stok ide cerita yang sudah siap kirim.

Nah, dalam hal menulis sinopsis FTV, jauh beda loh ketika menulis sinopsis novel. Sebab, jika tulisan tidak sesuai format, jangan harap karya Kalian bakal di ACC. Ini nih yang sering terjadi pada beberapa pemula yang ingin mengirim ide ceritanya buat FTV (pengalaman saat Saya membaca beberapa pemula kirim sinopsis tersebut).

Format Menulis Sinopsis FTV 

Dalam menulis sinopsis FTV, sangat penting memerhatikan beberapa hal berikut, sebab jika tidak sesuai format jangan harap karyamu akan dibacaπŸ˜…. 

  • Jumlah Halaman

Ketik sinopsis dengan rapi menggunakan Microsoft Word Office (MS Word) antara 2-5 halaman, tidak boleh lebih ya! Dan, itu sudah termasuk lembaran karakteristik pemain. 

  • Jenis Kertas dan Font

Tulis di MS Word menggunakan ukuran kertas A4, dengan jenis font Courier New ukuran 12, spasi 1. Dan rata kanan-kiri serta berparagraf atau sedikit menjorok ke dalam. 

  • Ketentuan Judul dan Nama Penulis

Untuk judul, semuanya gunakan huruf besar dan di bold dengan ukuran font 20, sedangkan nama penulis gunakan huruf kecil di bawah judul, seperti contoh berikut:
MIE AYAM LEVEL CEMBURU 
Dede Hartini 



  • Penggunaan Kalimat

Jangan gunakan kalimat yang bertele-tele dan juga tidak menggunakan bahasa novel, ya!

  • Cara Mencari Ide Cerita yang Sesuai Keinginan FTV yang Dituju

Sering-seringlah menonton FTV dan membaca beberapa contoh sinopsis FTV, lalu catat hal penting apa saja yang terjadi saat film tersebut berlangsung, seperti misalnya isi cerita tersebut tentang apa (FTV religi, atau remaja, dll), tujuan dan konfliknya apa saja dan pemainnya ngapain aja! 

Nah, kalau untuk dikirim ke stasiun televisi seperti SCTV (yang biasa tayang di jam 10.00 pagi), inti ceritanya mesti ada konflik dan konflik, kemudian berakhir dengan happy ending. Ingat ya! Kudu happy ending, sebab kalau sad ending bukan tipe FTV komedi romantis yang kerap tayang di SCTV tersebut. Namun, beda stasiun televisi tentunya beda pula endingnya. Seperti yang pernah Saya tulis berdua senior Saya yang bernama Exan Zen, dengan judul "Penjual Roti Berjamur" yang pada masanya tayang di stasiun televisi MNCTV dalam program Kuasa Illahi, dimana endingnya si pelaku kejahatan maninggal dunia dan lebih ke religi.

  • Penutup dan Karakteristik Pemain

Tulis kalimat "SEKIAN" pada akhir tulisan sinopsismu, sebagai tanda jika ceritanya sudah berakhir. 

Tulis Karakteristik pemain di bawah kalimat "SEKIAN". Dan yang tidak kalah penting untuk diingat, jumlah pemain maksimal 7 orang dan tidak boleh lebih. Dan, jangan sekali-kali cantumkan pemain bayi, karena susah cari pemain bayi tersebut. 

  • Pengiriman Naskah Sinopsis

Format pengiriman naskah sinopsis FTV berikut juga menjadi bagian penting yang harus diingat, yakni kirimlah file tulisan dalam bentuk doc atau docx, dengan nama file SINOPSIS FTV REGULER-JUDUL SINOPSIS-NAMA KAMU. Seperti contoh berikut: 
SINOPSIS FTV REGULER-MIE AYAM LEVEL CEMBURU-Dede Hartini


  • Pentingnya Sertakan Biodata Narasi dan Surat Pengantar

Biodata narasi dan surat pengantar penting untuk disertakan, agar yang menerima emailmu tahu siapa Kamu dan apa tujuanmu. Tulis biodata narasi pada badan email bersamaan dengan SURAT PENGANTAR, sertakan pula kontak yang bisa dihubungi (Nomor WhatsApp atau nomor telepon), agar saat sinopsismu diterima, Kamu mudah dihubungi.

  • Subjek Email

Perhatikan, untuk bagian subjek email, isilah dengan tulisan SINOPSIS FTV REGULER. Jangan tulisan yang lain ya, auto nggak akan dibaca πŸ˜….

  • Saatnya Kirim Sinopsismu

Kirimlah sinopsis FTV yang sudah diulis ke alamat email yang akan dituju, atau Kalian bisa kirim langsung ke alamat PH (Production House) yang akan dituju melalui pos ataupun JNE (Jika tidak tersedia alamat email pada PH tersebut). Nah, untuk prosedur pengiriman ke alamat PH-nya langsung, Kalian harus pastikan terlebih dulu apakah sinopsis yang Kalian buat sudah berbentuk hard file dan bukan soft file (Maksudnya, bukan dalam bentuk docx lagi, akan tetapi sudah dicetak seperti buku). 



Nah, kalau Saya sudah punya mentor yang bernama Pak Endik Koeswoyo, jadi sinopsis bisa dikirim ke beliau. Hanya saja, pengiriman ke Pak Endik Koeswoyo tidak bisa dilakukan semua orang loh, sebab hanya anggota grup whatsaap (WAG) JPI aja yang bisa kirim, karena di group JPI tim sudah belajar bersama tentang aturan, tema serta segala macam seluk beluk FTV.  Termasuk kapan kita bisa kirim sinopsis, kerena tidak juga bisa setiap saat kita kirim, hal ini dikarenakan untuk mempermudah menyeleksi, serta memberi masukan-masukan pada sinopsis yang masih kurang menarik. Di sinilah letak menariknya belajar bersama-sama mengenai dunia FTV. Dan, hal ini juga bertujuan untuk memudahkan orang-orang penting yang bekerja di sana jika karya sinopsisnya OK untuk ditayangkan. 

Dari beberapa Anggota Jaringan Penulis (JPI), sudah banyak yang telah mengembangkan dirinya dari penulis SINOPSIS menjadi penulis SCENE PLOT hingga ke penulis SKENARIO, ya meskipun belajarnya juga dari jarak jauh. Sebagaimana yang disampaikan oleh Pak Endik saat memberi pengarahan kepada kami, menjadi penulis itu kuncinya yakni: sabar, sabar dan sabar. Selain itu, ketika sinopsismu dikirim maka lupakan, karena jika berjodoh, kamu pasti akan dihubungi, sebagaimana Kamu berjodoh dengannya daripada ditunggu-tunggu namun yang ditunggu belum ada kepastian, kan bikin nyesek *eaaa πŸ˜‚

Semoga info yang Saya sampaikan bermanfaat yaaa!

Plot dan Contohnya

Sabtu, 07 April 2018

Alhamdulillah, akhirnya sempat juga saya memposting contoh plot, setelah sebelumnya saya telah menyelesaikan tulisanu "Sinopsis Penjual Roti Berjamur". Plot ini merupakan kelanjutan tahapan setelah sinopsis.

Sebelum masuk ke sesi contoh, ada baiknya kita ketahui terlebih dulu apa itu plot. Plot merupakan susunan unsur-unsur yang membangun suatu cerita agar satu peristiwa ke peristiwa berikutnya pada cerita tersebut saling berkaitan. Ibaratnya kita baru belajar masak donat, tentu saja ada urutan adonan bahan yang apabila salah satu bahan tidak sesuai ataupun berkurang, akan membuat hasilnya tidak maksimal. 😁. Langsung aja ke contoh deh, namun contoh saya share secukupnya saja, sebab kalau mau dishare semua akan kepanjangan (bisa2 pembaca nggak betah bacanya,πŸ˜…).

Kuasa Ilahi
Penjual Roti Berjamur (Plot)

  • 1). MALAM. Zaki, BASIR dan MARKUM baru selesai pemakaman. Mereka lega, yang dimakamin orang baik, gak ada kejadian aneh, jadi penguburannya cepat. Zaki sambil makan roti berucap cepet laper juga. Makanya ane habis 3 bungkus roti nih... BASIR itu sih bukan laper, tapi maruk... Zaki bilang, mumpung rotinya gratis, dikasih bu Indis. Apa yang dikasih indis terasa manis. Tiba-tiba Zaki gak lanjutkan ucapannhya karena mendadak mual dan muntah-muntah. BASIR dan MARKUM jadi panik karena Zaki mendadak oleng dan jatuh kejang kayak keracunan. Tak lama zaki pingsan. Kebetulan mereka melihat mobil jenazah belum pulang, Mereka segera menggotong zaki ke mobil jenazah.

  • 2). Sopir mobil jenazah lagi bingung karena mesinnya mogok. Dua warga berusaha bantu dorong. BASIR dan MARKUM minta tolong anterin Zaki ke RS. Gimana mau ngantar, lagi mogok, kata sopir. BASIR dan MARKUM yang panik gak peduli, masukin mobil yang ada kerandanya. BASIR dan MARKUM bantu dorong mobil tapi gak mau hidup mesinnya. MARKUM inisiatif, Zaki dimasukkan keranda dan minta tolong dua warga bantu gotong ke puskesmas yang ada di kampung kober. Sopir melongo.

  • 3). Orang di puskesmas pada bingung, melihat BASIR, Zaki dan 2 warga datang gotong keranda. Satpam sempat bilang jenazah kenapa dibawa ke puskesmas, sana bawa ke TPU... MARKUM belum jadi jenazah, masih idup... tapi kudu segera ditolong... Saat itu Zaki siuman, antara setengah sadar, panik, dirinya ada dalam keranda, bingung mau keluar karena terkurung tutup keranda. Keranda segera diturunkan dan dibuka. Zaki melompat tapi kembali jatuh pingsan. Suster dan dokter segera datang menolong. Zaki digotong ke ruang UGD.  

  • 4). Di UGD Puskesmas. MARKUM dan BASIR tegang melihat dokter memeriksa kondisi Zaki. Dokter memberitahu kalau Zakin keracunan makanan. BASIR dan MARKUM langsung nebak, pasti makan kue itu. MARKUM dan BASIR merinding lihat pasien di sebelah Zaki, terlihat sekarat dengan tubuh dipenuhi jamur. BASIR agak kaget melihat remaja bernama Bimo yang dikenalnya mendampingi pasien yang ternyata adalah Hera kakaknya. BASIR tanya Hera sakit apa, kok sakitnya keliatan aneh. Bimo cerita kalau dia belum tau kakaknya sakit apa. Bimo khawatir penyakitnya berkaitan dengan pekerjaan kakaknya. Markum dan Basir memandang penasaran ke Bimo yang cerita masa lalu Hera.

  • 5). (Flash Back). SIANG. Hera jualan kue, sudah lima bulan jualan kue tapi tidak mencukupi kebutuhannya. Bimo, adiknya, datang minta belikan sepatu sekolah karena sepatunya sudah jebol, keliatan ujung jempol kakinya. Tapi Hera malah marah-marah ke Bimo. Bimo suruh cuciin bajunya Hera, jangan cuman asal minta uang. Bimo merengut kecut ditinggal pergi oleh Hera. 

  • 6). Di depan pertokoan saat berjualan keliling, Hera bertemu teman semasa sekolah bernama Karisa. Hera melihat Karisa sedang menelpon supirnya yang di parkiran kalau dia sudah selesai belanja. Melihat tampilan Karisa yang tampak sebagai orang sudah sukses, Hera penasaran bertanya apa kerja Karisa sekarang. Karisa cerita kalau dia punya usaha kue, dan sudah punya toko kue yang besar. Hera minta bagi tip, tapi mobil jemputan keburu datang. Karisa bilang dia buru-buru dan kasih kartu nama. Hera iri melihat Karisa pergi dijemput sopirnya dengan mobil mewah.

  • 7). Hera keliling jualan kue. Anak kecil pengemis kelaparan, minta sedekah ke hera, lapar belum makan. Hera bilang gak ada uang. Kalau mau uang kerja, jangan ngemis. Anak kecil terus mengiba minta bagi kue karena beneran lapar. Tapi hera gak mau kasih Ini kue buat dijual, bukan buat dibagi-bagi. Anak kecil itu lemas dan jatuh pingsan karena memang kelaparan. Tapi Hera gak peduli, malah pergi takut dia yang kerepotan. Orang yang melihat menegur Hera kenapa ada anak pingsan malah ditinggal pergi, gak ditolongin. Hera malah marah ke orang itu Kamu aja yang tolongin. Saya sibuk... Orang itu geleng kepala dan bergegas menolong anak kecil yang pingsan.

  • 8). MALAM. Hera menghitung pendapatannya, sedikit. Bimo meminta uang untuk beli makan karena beras habis, gak ada yang dimasak. Bimo udah lapar. Hera dengan kesal suruh Bimo makan sisa kue yang tidak laku dijual. Bimo bilang pengen makan nasi, karena seharian belum kena nasi. Pagi cuman sarapan mie rebus instan. Hera malah marah-marah Makan aja yang ada. Kalau gak mau ya udah, kelaparan aja...! Hera masuk ke kamarnya. Bimo terpaksa makan kue.

  • 9). Hera melihat kartu nama pemberian Karisa. Hera jadi ingin sukses kayak Karisa yang punya toko kue yang besar seperti yang diceritakan Karisa. Enak jadi orang sukses, kemana-mana pake mobil dengan sopir pribadi, jadi gak capek kayak jualan kue keliling.

  • 10). SIANG. Bimo mau berangkat sekolah, tapi Hera malah menyuruh Bimo  pinjam motor ke pak rt untuk mengantarnya ke rumah Karisa, buat pinjam uang ke Karisa untuk modal buka usaha toko kue. Bimo bilang nanti aja pulang sekolah ya kak, karena hari ini Bimo ada ujian”. Hera marahin bimo, Ngapain mikirin ujian. Mikirin tuh bagaimana cari uang supaya bisa makan. Emang kalau ujian dapat makan...? kakak cari uang untuk makan kamu, juga untuk hiaya sekolah kamu. Kalau kamu gak mau anterin, kakak gak akan biaya sekolahmu lagi. Bimo dilema, akhirnya mengikuti kemauan Hera.  

  • 11). Hera datang ke Toko Kue Karisa diantar Bimo pake motor pinjaman. Hera tercengang melihat toko kue Karisa yang besar dan sudah ramai pembeli. Hera sadar, kalau tampilan dan cara menyusun kue salah satu daya tarik memikat pembeli untuk datang. 

  • 12). Di dalam toko kue... Karisa sedang sibuk di meja kasir sementara karyawannya melayani pembeli. Hera dan Bimo masuk disambut Karisa dengan ceria. Hera langsung ngomong kalau mau meminjam uang 10 juta ke Karisa untuk modal usaha. Karisa menebak agak canda Buat modal jualan kue lebih besar ya...? Mau nyaingin usaha kue aku dong...? Hera bilang dengan dusta kalau dia gak akan buka usaha kue, karena gak mungkin bersaing dengan Karisa. Hera bilang akan putar haluan buka warung nasi uduk. Karisa ragu, karena zaman sekolah dulu, Hera terkenal suka hutang tapi gak bayar-bayar. Hera mendesak dan memohon, kalau perlu dia kasih motornya buat jaminan hutang. Bimo kaget dalam hatinya, kakaknya nekat mau gadaikan motor pinjaman dari Pak RT. Karena ada jaminan motor, Karisa akhirnya kasih. Bimo hendak mencegah tapi dipelototin oleh Hera.

  • 13). Hera menyewa kios di pinggir jalan besar yang strategis, mau sewa bulanan. Pemilik kios maunya tahunan. Setahun 15 juta. Hera rayu-rayu kalau setelah sebulan akan dibayar lunas setahun. Pemilik kios akhirnya minta 5 juta buat DP, kalau gak akan dikasih orang lain. Banyak peminat kiosnya. Akhirnya Hera kasih uang sewa 5 juta utk DP.

  • 14). Pak RT heran melihat Bimo dan Hera pulang naik taksi nenteng belanjaan banyak. Motor saya mana...? Bimo bingung, Hera akting nangis, bilang kalau habis dibegal di tengah jalan. Motornya dirampas. Pak RT panik. Bimo makin bingung. Pak RT ngajak mereka lapor polisi karena kasus pembegalan. Hera gak mau dengan alasan takut. Hera janji akan ganti motornya dalam sebulan. Pak RT akhirnya ngalah.

  • 15). MALAM. Hera menyuruh Bimo bantu ngadonin kue. Dengan galak, Hera kasih tau cara-cara bikin kue. Bimo manut saja. 

  • 16). SIANG. Kios yang disewa Hera sudah jadi toko kue mungil. Bimo sibuk bantu menyusun kue-kue dietalase, ditata sedemikian menarik kayak di toko kue Karisa. Bimo mau pergi sekolah, tapi disuruh Hera sekalian jajakan kue di warung dan kantin sekolah, biar kuenya cepat terjual dan bisa dapat uang banyak. Bimo nurut karena dijanjikan akan dibelikan sepatu baru. Lokasi yang strategis, membuat orang yang lewat tertarik untuk datang dan membeli. Begitu dicoba rasanya enak, ada yang beli dalam jumlah banyak.

  • 17). Di rumahnya, Hera bilang kalau dalam sebulan toko kuenya sudah maju. Dia sudah balik modal 10 juta. Bimo bilang agar Hera segera nebus motor Pak RT. Hera bilang nanti aja, karena pemilik kios sidah nagih. Hera utamakan bayar kontrakan kios karena kios itu adalah tempatnya usaha nyari uang.

  • 18). Karisa sibuk melayani pembeli yang ramai. Pak RT datang menagih janji. Hera bilang nanti, uangnya belum cukup. Pak RT bilang tokonya sudah maju, masa gak bisa tepati janji. Hera menyuap Pak RT pake kue, janji minggu depan dibayar. Pak RT mengingatkan Hera agar jangan ingkar janji lagi.

  • 19). Hera mau ke toko bahan makanan membeli bahan kue, dia lewat toko Roti dan melihat banyak kue dibuang oleh pemiliknya. Hera tanya mengapa dibuang, ternyata kue-kue itu sudah expired. Hera yang terobsesi ingin membesarkan usaha toko kuenya tanpa mengeluarkan biaya yang banyak, tiba-tiba ia berpikir licik. Hera mengambil kue yang expired dari pemilik warung dengan alasan untuk makanan ayam padahal Hera tidak pelihara ayam.

  • 20). MALAM. Hera mengumpulkan kue yang sudah expired ke dalam wadah besar. Bimo lihat dan tanya untuk apa kue yang sudah berjamur itu, tapi Hera malah marah-marah dan mengatakan anak kecil tidak usah ikut campur. Bimo melongo melihat kue berjamur itu diolah dengan tambahan bahan lain untuk dijadikan kue...

  • 21). SIANG. Toko kue Hera sudah rame pembeli di pagi hari. Bimo mendesah prihatin, kakaknya tega jualan kue dari bahan kue kadaluaras. Bimo disuruh segera pergi sekolah sambil bawa kue untuk diantar ke warung dan kantin sekolah. Bimo ragu, Hera membentaknya sehingga Bimo buru-buru pergi.

  • 22). Hera mencari dan mengumpulkan kue yang expired di toko-toko kue yang sudah mau tutup...

  • 23). Bimo lihat Hera bawa tumpukan kue berjamur ke rumah lalu mengatakan kalau Hera jangan curang dalam berdagang. Hera malah marah ke Bimo begitu melihat kue yang dibawa bimo masih utuh di kantongnya. Bimo bilang takut memasarkan, takut yang makan keracunan. Hera makin marah ke Bimo, mengancam gak akan biayai sekolahnya kalau gak nurut. Bimo terdiam dilema.

  • 24). (Flash Cut). MALAM. Setelah mendengar cerita Bimo... BASIR dan MARKUM jadi tahu bahwa Hera adalah pengolah kue yang sudah berjamur. BASIR menjelaskan bahwa makan kue yang expired itu berbahaya dan tidak baik bagi kesehatan, karena Zaki temannya sudah menjadi korban efek makan kue yang expired sehingga dirawat di rumah sakit. Bimo katakan kalau dia sudah sering peringatkan Hera, tapi omongannya tak pernah didengar. Dokter Puskesmas bilang ke Bimo, agar Hera segera di bawa ke rumah sakit pusat karena peralatan puskesmas tidak memadai. Bimo cemas, sementara MARKUM dan BASIR malah lega, melihat Zaki sudah siuman dan tampak agak membaik. Zaki tanya, kenapa ane ada di sini...? MARKUM bilang Elo keracunan kue, pingsan... zaki kaget setengah gak percaya Yasalam... masa iya kue dari Bu Indis beracun...? Tiba-tiba mereka dikagetkan oleh kepanikan Bimo yang menangis. Hera kakaknya, meninggal. Zaki Cs saling pandang. BASIR langsung berbisik ke Zaki Kamu harus segera sehat, Zak... tugas gali kubur sudah menanti...

  • 25). SIANG. Indis nyariin Zaki Cs di Sawung tempat tinggal Zaki. Saat itu Zaki Cs datang. Zaki bilang habis nginap di Puskesmas gara-gara makan kue pemberian Indis yang ternyata kadaluarsa. Indis kaget dan minta maaf. Zaki bilang kalau memang Indis niat meracuninya, dia rela mati... Markum dan Basir mencibir ke  Zaki yang lebay. Saat itu terdengar HP Indis berbunyi. Indis terima telpon lalu memberitahu kalau zakin Cs harus segera gali kubur. Zaki yang habis sakit langsung semangat. Zaki minta dianter Indis ke are yang akan di gali.

Sebenarnya ada 57 yang dibuat, namun disini saya buat sampai 25 saja dan semoga pembaca paham dan jelas step by stepnya ya 😊. 

Sinopsis FTV Penjual Roti Berjamur

Sabtu, 17 Maret 2018
Inilah contoh sinopsis FTV

Hai temans, balik lagi nih saya mau kasih info mengenai langkah-langkah yang dilakukan saat akan membuat skenario, yakni membuat sinopsis. Mungkin diantara teman-teman sudah ada yang tahu bahkan pernah bikin sinopsis, ya kan ya kan?πŸ˜„. Tapi, nggak ada salahnya dong saya bahas dikit mengenai apa itu sinopsis menurut 'pandangan' saya.
Jadi gini nih teman-teman, sinopsis itu bisa dikatakan garis besar dari cerita yang akan kita angkat. Tujuannya, agar cerita yang kita tulis tidak melebar kemana-mana. Ibarat kompas gitu😁. Dan berikut adalah sinopsis saya saat bikin karya FTV untuk MNCTV.

Penjual Kue Berjamur

Premis
Hera merasa uang hasil berjualan kue keliling sangat kecil, apalagi di kota besar saingannya banyak. Tanpa sengaja di jalan ia bertemu Karisa, teman semasa sekolah. Karisa seorang pengusaha kue,  Hera merasa iri melihat kesuksesan temannya itu, lalu berencana meminjam uang untuk modal. Ingin mendapat untung besar, Hera kemudian mengolah kembali kue yang sudah berjamur. Hingga akhirnya Hera meninggal akibat termakan perbuatannya sendiri.

Potensi Konflik
  • Hera berjualan kue keliling. Namun hasil yang didapat tidak sebesar apa yang diharapkannya.
  • Pulang dari pasar, Hera bertemu Karisa, teman sekolah yang telah menjadi pengusaha kue yang sukses.
  • Hera meminjam modal pada Karisa, dengan memberi jaminan motor yang ia pinjam pada orang lain.
  • Tak ingin keluar banyak modal, Hera melakukan cara yang licik, dengan mengolah kembali kue yang berjamur.
  • Kian hari keuntungan kian banyak, Hera semakin bersemangat membeli kue yang sudah berjamur dan mendaur ulang kembali menjadi kue yang lezat.
  • Karena ketahuan dan ingin membuktikan bahwa kue yang dijual itu layak dimakan, Hera akhirnya melahap dengan rakus di depan warga.
  • Akibat kebanyakan memakan kue expired, Hera akhirnya meninggal.

Baca Juga: Tips Agar Sinopsis FTV di ACC

Proses Penguburan
  • Tikar pembalut jenazah Hera tiba-tiba dipenuhi jamur.
  • Trio cangkul kelelahan, sudah tiga kali menggali kubur karena setiap digali makam ditumbuhi jamur jenis Laktarius.
  • Semua warga menganggap tragedy yang menimpa Hera merupakan teguran agar lebih hati-hati ketika membeli makanan dan tidak berbuat seperti Hera.

Setelah sinopsis selesai dibuat, maka tahap selanjutnya adalah membuat plot yang mana contohnya akan saya share edisi berikut ya, agar nggak bosan bacanya 😁. 

Catatan: setiap stasiun FTV punya kriteria sinopsis yang berbeda-beda, tapi intinya tulis garis besar cerita yang akan kita sajikan. Sebab, setiap tulisan akan menemukan jodohnya masing-masing, eh kok malah bahas jodohπŸ˜‚

Jika ada Pertanyaan bisa Komen di
My Youtube : Elva Susanti E : Tips Membuat Sinopsis FTV



Pengalaman Pertama Karya di Filmkan

Jumat, 09 Februari 2018
    
Pengalaman pertama karya difilmkan
Tayang 25 September 2017

    Mencari ide untuk sebuah karya tulis tidaklah semudah yang dibayangkan, setidaknya memiliki keunikan tersendiri dibanding ide tulisan yang ada, begitupun ketika saya mencoba untuk mengirim karya tulis ke salah satu FTV yakni MNCTV, yang pada saat itu sedang menayangkan film serial "Kuasa Ilahi". 

  Sebelumnya saya belum pernah sama sekali menulis sebuah sinopsis, apalagi hingga lanjut ke skenario. Tapi saya nekad mencoba, dengan belajar ke beberapa teman WAG yang karya tulisnya sudah pernah tayang di stasiun televisi. Pesimis? Wow, pasti ada rasa pesimis itu, apalagi saya yang masih anak kemaren sore, masih butuh proses belajar. But, it's ok! Perlahan saya lawan rasa pesimis itu dengan rasa optimis bahwa saya bisa, bisa, dan pasti bisa. Sehingga akhirnya Tuhan menjawab ke-optimisan saya. Alhamdulillah karya saya yang berjudul "Penjual Kue Berjamur" lolos, yang pada awalnya judul yang saya ajukan sedikit berbeda dari itu. Tapi inti dari isi ceritanya ya sama, yakni menjurus ke si penjual roti, dimana lakon menjual roti berjamur hanya demi mendapatkan keuntungan yang besar. Naudzubillah.

   Ada beberapa poin yang harus dipersiapkan sebelum memulai menulis sinopsis hingga lanjut ke skenario, yakni ide cerita, isi cerita, alur cerita yang disajikan dan bila ada keunikan tersendiri akan menjadi poin tambahan serta menjadi peluang besar untuk sinopsis tadi lanjut ke skenario lalu kemudian difilmkan.

Baca juga: Istilah teknis penulisan skenario

    Skenario FTV pada program Kuasa Ilahi yang berjudul "Penjual Kue Berjamur" sebenarnya ide cerita berawal saat saya hendak membeli roti/ kue untuk sarapan pagi, sebab kebetulan saat itu saya gak sempat masak pagi. Lumayanlah buat pengganjal perut sementara, sampai menunggu nasi dan gulai telah masak. Nah, saat hendak membeli kue itulah saya mendapati kue yang dijual telah ditumbuhi jamur. Gak nyalahin pemilik warung sih, mungkin saja dia khilaf.

   Beberapa hari kemudian, saya membeli kue/ roti lagi di warung yang sama, dan yang saya dapati adalah kue yang telah berjamur. Astagaaaa...! Dan akhirnya saya memutuskan untuk tidak berbelanja di sana lagi. Sebenarnya, saya mengangkat kisah tersebut berharap agar dapat dipetik hikmahnya dan berharap penjual di warung itu menonton dan memetik hikmahnya pula.

Jika ada Pertanyaan bisa Komen di

My Youtube : Elva Susanti E : Tips Membuat Sinopsis FTV

Kirim Sinopsis Dapat Duit

Senin, 01 Mei 2017
http://www.indosiar.com/shows/sayembara-sinema-indonesia-kispembacaaku

     Suka menulis dan ingin punya penghasilan? Inilah saatnya unjuk taring. Setelah FTV pada  beberapa stasiun televisi di Indonesia membuka kesempatan untuk penulis di seluruh Indonesia seperti Trans7, SCTV dan lainnya, maka Indosiar pun membuka kesempatan yang sama.

     Di sepanjang perjalanan hidup, kadang yang kita temui bukan hanya sukanya saja, akan tetapi duka pun hadir menjadi pelengkap. Dan dari sanalah kita belajar untuk menyikapi hidup dengan penuh kesabaran. Dan, Indosiar memberi kesempatan itu kepada penulis agar orang lain dapat memetik hikmah dari apa yang terjadi, dibuat dalam bentuk sinopsis.

     Berbicara soal sinopsis, menurut KBBI Offline Sinopsis merupakan ikhtisar dari sebuah karangan yang biasanya diterbitkan bersama-sama dengan karangan asli yang menjadi dasar sinopsis itu atau kata lain abstraksi atau rringkasan. Jadi, intinya sinopsis itu sebuah karangan sebab akibat yang ditulis ke dalam beberapa  poin dan halaman berupa cerita.

Baca juga: Pengalaman Pertama Karya di Filmkan

     Berikut beberapa hal yang harus dicatat sebelum memulai untuk menulis sinopsis:
*  Tiga masalah utama (3 babak), yakni:
   1.  Pengenalan.
          Pengenalan diperlukan untuk menunjukkan karakter masing-masing dari para lakon.

    2.  Konflik.
          Konflik dalam sebuah cerita diperlukan agar tidak garing.

     3.   Ending.
          Ending dalam sebuah cerita diperlukan untuk membatasi cerita tersebut. Macam-macam ending antara lain: sad ending (akhir yang sedih), happy ending (akhir yang bahagia) atau twist ending (akhir yang tak terduga).

* Dalam penyajian sebuah cerita, ada 6 unsur penting yang   perlu diperhatikan:
1. Apa yang terjadi.
     Maksudnya adalah mengangkat persoalan apa, semisal prahara rumah tangga, persoalan kenakalan anak dan lain sebagainya.

2. Siapa tokohnya.
     Pada setiap cerita pasti ada tokoh atau pelakunya, baik itu tokoh yang biasa-biasa saja bahkan  tokoh yang berperan antagonis.

3.  Dimana kejadian.
        Berupa tempat kejadian, seperti di dapur, kantor, jalan, atau tempat lainnya.

4. Kapan kejadian berlangsung.
     Kejadian bisa terjadi saat malam maupun siang hari.

5. Mengapa terjadi.
      Merupakan sebab akibat yang melatarbelakangi hal tersebut terjadi.

6. Bagaimana endingnya.
     Untuk ending berilah akhir cerita yang membekas di hati pembaca seperti akhir yang bahagia, atau sesuatu pelajaran berharga yang dapat dipetik dari cerita tersebut.

Baca juga: Tips Agar Sinopsis FTV di ACC

     Berikut ketentuan pengiriman sinopsis FTV Indosiar:
*Genre: Sinema Indosiar.
*Sinopsis Kisah Nyata
*Minimal 3 halaman
*Kirim sinopsis ke:
1. Lewat Pos
        Ibu Kanya
SCTV tower Lt. 20 SCTV Tower
Jl. Asia Afrika Lot 19
Jakarta 10270
Atau 
2.  Email
kanya.lestari@indosiar.com
     Untuk lebih jelasnya di www.indosiar.com (Di televisi Indosiar pun telah ditayangkan :D)

     Sekian penjelasan dari saya, semoga bermanfaat dan selamat mengikuti sayembara menulis sinopsis. Semoga apa yang kita tulis menjadi ladang amal dan berbuah kebaikan. Aamiin.

Follow saya di
Instagram @elvanasira
FansPage @Elva Nasira
===========
Halo temans, saya mau update nih jika pengiriman sinopsis dan skenario untuk FTV setiap stasiun televisi memiliki kriteria tulisan tersendiri agar bisa lolos tayang. Seperti misalnya standar jenis tulisan, font, dan lain-lain. 

Auto Post Signature