Wangi Mewah Body Lotion Scarlett Varian Jolly

Wednesday, August 25, 2021

 

Scarlett varian Jolly

Halo sobat pembaca setia, siapa nih yang tetap melakukan perawatan tubuh meskipun hanya di rumah saja? Seperti misalnya menggunakan serum wajah, atau sekadar menggunakan body lotion. Meskipun hanya di rumah, tapi kita nggak boleh malas buat melakukan perawatan, supaya kulit tetap sehat terawat, sebab melakukan perawatan bagi Saya tuh wajib supaya penampilan selalu oke, terlebih di depan suami 😁. 


Nah, ngomongin soal perawatan, beberapa waktu lalu Saya sempat share mengenai rangkaian produk body care Scarlett whitening, dan kali ini masih produk yang sama namun varian terbaru body lotionnya, yakni varian Jolly. Itu karena, Saya penasaran dengan keharuman mewahnya yang sudah di review beberapa teman-teman, akhirnya biar nggak penasaran sama wanginya Saya pun ikut mencoba varian Jolly (setelah sebelumnya Saya sudah mencoba body lotion varian charming, romansa, dan freshy). 


Nggak heran, kalau banyak teman-teman yang suka menggunakan rangkaian perawatan body care dari Scarlett ini, karena setelah dicoba produknya memang bagus dan wangi mewahnya menguar sampai kemana-mana.


Body lotion scarlett


Mengapa Harus Body Lotion Scarlett

Kalau ditanya, mengapa Saya suka sama body lotion Scarlett, itu karena selain membuat kulit jadi lembab, body lotion ini juga menutrisi kulit loh! Selain itu, ada beragam pilihan body lotionnya dengan wangi berbeda (Varian romansa dengan wangi bunga, fantasia dengan wangi segar,  charming yang wanginya seperti parfume Baccarat Reuge 540 Eau De, Freshy wanginya mirip cologne Jo Malone English Pear & Freesia eau de cologne) yang bisa diaplikasikan ke kulit sesuai kebutuhan.


Saat tahu ada varian Jolly yang merupakan varian terbarunya body lotion Scarlett, buru-buru deh Saya nyobain biar nggak penasaran sama aromanya. Dan, setelah dicoba wangi mewahnya kecium sampai ke ruangan lainnya, bahkan sempat ditanya kalau Saya pakai parfum apaan, padahal kan cuma pakai body lotion loh, bukan parfumπŸ˜….


Tentang Scarlett Fragrance Brightening Body Lotion Varian Jolly

Body Lotion Jolly merupakan varian terbaru dari rangkaian body care Scarlett, yang wanginya terinspirasi dari parfum Yves Saint Laurent Black Opium Eau De Parfume, dan memiliki kandungan Glutathione, Niacinamide, Vitamin E dan Kojic Acid di dalamnya. 


Scarlett body lotion


Teksturnya pun tidak begitu kental, mudah meresap dan tidak bikin lengket di kulit, juga dapat menutrisi serta membantu mencerahkan kulit tubuh. Saya juga suka sama packagingnya, karena tutupnya didesain double lock sehingga isi tidak mudah tumpah, jadi nyaman dimasukkan ke dalam tas ketika mau dibawa travelling.


Alasanku Memilih Body Lotion Scarlett

Tidak hanya menutrisi dan membantu mencerahkan kulit, namun body lotion Scarlett yang Saya pakai ini juga HALAL sehingga Saya tidak perlu khawatir untuk menggunakannya, bahkan Scarlett juga telah terdaftar di BPOM yang berarti aman buat kulit. Pada bagian botolnya juga terdapat informasi mengenai tanggal expired, informasi not tested on animals, ingredients list, bahkan cara penggunaannya pun ada.


Scarlett whitening varian jolly
Praktis dibawa saat traveling (Doc. Pribadi)


Kalau teman-teman juga penasaran sama aroma mewah varian terbaru body lotion Scarlett yang Saya pakai, kalian bisa membelinya di beberapa tempat berikut:

1. Shopee Official Shop: Scarlett_whitening

2. WhatsApp: 0877-0077-3000

3. Line: @scarlett_whitening

4. DM Instagram: @scarlett_whitening


Dan, tentunya dengan kisaran harga Rp. 75.000 (untuk harga satuan semua produk). Tapi, kalian juga bisa loh beli paket hematnya, hanya Rp. 300.000 untuk 5 item produk bahkan dapat box exclusive yang reusable + free gift. Selain itu, pesanana kita juga dipacking dengan rapi menggunakan bubble wrap, sehingga pesanan tidak penyok. Nah, tunggu apalagi? Saya aja sudah mencoba, masa kamu enggak? 😁

Isolasi Mandiri dan Tantangannya

Wednesday, August 11, 2021
Isoman


"Lagi isoman nih, tapi bingung mau ke luar buat cari makan. Soalnya di sini enggak ada yang bantuin." Chat seorang teman di salah satu grup WhatsApp.


Sedih bacanya dan itu baru satu teman, belum lagi dengan teman-teman lainnya yang juga mengalami hal yang sama. 


Seperti yang kita ketahui, jika covid-19 di Indonesia telah mencapai lebih dari 3 juta kasus, dan lonjakan jumlah pasien membuat rumah sakit tidak mampu menampung sehingga mengharuskan sejumlah pasien untuk melakukan isolasi mandiri (isoman) di rumah. Namun sangat disayangkan, dikarenakan fasilitas layanan kesehatan terbatas dan pemahaman masyarakat yang masih rendah terhadap bahaya Covid-19 sehingga menyebabkan meningkatnya angka pasien isoman yang tidak dapat tertolong ketika berjuang melawan covid-19, dan berdasarkan data dari Tim Koalisi Lapor Covid-19 pada periode 1 Juni hingga 21 Juli 2021 tercatat ada lebih dari 2000 orang di 16 provinsi dan 78 kota meninggal ketika isolasi mandiri.


Mendapati hal itulah kemudian pemerintah akhirnya me-launching Layanan Bantuan Informasi (LBI), yang merupakan layanan berbasis WhatsApp di nomor 0821-2390-3617 yang dapat diakses oleh masyarakat saat menjalani isolasi mandiri yang memerlukan bantuan mencari ruang rawat inap, ruang ICU maupun ruang HC. Tidak hanya itu saja, LBI juga menyediakan konseling secara gratis dari psikologi bagi siapapun yang mengalami gangguan kesehatan mental. 


Isolasi Mandiri di Rumah

Dikarenakan makin banyaknya pasien covid-19 yang tidak tertampung di rumah sakit, sehingga dokter pun menganjurkan bila mengalami gejala Covid-19 ada baiknya segera melapor ke RT/ RW setempat yang kemudian akan diteruskan supaya dapat dipantau serta diberi bantuan. Namun, ketika belum datangnya bantuan, ada baiknya seseorang yang sedang isoman juga melakukan tindakan positif selama di rumah. Ngomongin soal isoman, beberapa waktu lalu Saya berkesempatan mengikuti acara talkshow yang disiarkan secara langsung via youtube Berita KBR dengan dua orang narasumber, yakni: 

  • dr. Jossep F. William (dari Satgas Covid-19 Nasional)  
  • dr. Alisa Nurul Muthia (dari RS PMI Bogor)


talkshow isoman


Pada kesempatan, dr. Jossep F. William menjelaskan bahwa saat ini pasien Covid di Indonesia meningkat dengan cukup drastis, kemaren-kemaren terakhir Saya monitor pertambahan per hari sekitar 34-36 bahkan waktu itu sempat 45 ribu per hari.


Penambahan jumlah pasien Covid-19 cukup besar di luar kapasitas daripada rumah sakit yang ada di Indonesia, sehingga terjadinya kepenuhan rumah sakit yang ada di Jakarta, Bandung, Pulau Jawa dan Bali. Nah, untuk mengurangi terjadinya lonjakan pasien Covid-19 masyarakat hendaklah makin sadar akan pentingnya menjalankan protokol kesehatan dengan lebih ketat. 


"Jika seseorang merasa memiliki gejala Covid-19 jangan takut untuk melapor agar bisa dipantau dan dibantu," ujarnya.


Nah, masalahnya sebagian orang yang isoman ada yang takut melapor pada pihak setempat, karena khawatir akan dikucilkan masyarakat setempat, bahkan beberapa hari lalu seorang teman ngomong di grup kalau dia sengaja tidak memberi tahu ibu kos jika sedang isoman karena khawatir diusir dari tempat kos-an tersebut 😒. Padahal, orang yang sedang isoman butuh bantuan tidak hanya materil aja tapi juga moril supaya tidak makin down.


"Untuk pertolongan pertama bagi pasien isoman yang mengalami sesak napas ada baiknya segera dibawa langsung ke rumah sakit," ujar dr. Alisa Nurul Muthia saat menjawab pertanyaan dari salah satu masyarakat yang ikut menyaksikan acara live Berita KBR via youtube. 


Jadi, jika sedang isoman dan mendadak merasakan sesak napas segeralah bawa ke rumah sakit untuk ditangani lebih lanjut. 


Selain itu, dr. Alisa juga menjabarkan jika ada pasien isoman minimal ada beberapa yang harus dimiliki, apalagi jika ada pasien isoman yang tiba-tiba kondisinya menurun, diantaraya hendaklah punya thermometer dan Oxymeter, selain itu harus ada pemantauan minimal 2 kali sehari untuk suhu dan oxymeter.


"Saat isoman hendaklah mengubah pola makan menjadi lebih baik. Cukupi karbohidrat, protein, lemak, sayur, buah dan juga air," lanjut dr. Alisa.


Itulah beberapa info yang bisa Saya share dan semoga bermanfaat. Salam sehat dan semoga sehat selalu.

Sukses MengASIhi Meski di Masa Pandemi

Tuesday, August 10, 2021
Mengasihi
Pict. Pixabay


Setiap ibu pasti ingin memberikan yang terbaik untuk anaknya, terutama soal pemberian ASI, berharap bisa memberikan ASI hingga usia anak dua tahun. Sehingga, tak sedikit ibu yang melakukan berbagai cara supaya ASI lancar dan berlimpah, entah itu melakukan pijat laktasi, kompres PD, minum air hangat dan cara lainnya. 


Dapat menyusui anak secara langsung tentu saja menjadi kebahagiaan seorang ibu, itulah yang Saya rasakan ketika berhasil setelah sempat gagal memberi ASI di hari pertama hingga ketiga pasca operasi caesar. 


Perlu kita ketahui, jika Air susu ibu (ASI) merupakan asupan yang terbaik bagi bayi, bahkan ASI diyakini dapat membuat imun tubuh bayi lebih kuat. Selain itu juga dapat memperkuat bonding antara ibu dan bayi. Itulah kenapa ASI eksklusif selama 6 bulan sangat dianjurkan sejak awal kelahiran si kecil, bahkan dianjurkan menyusui hingga bayi berusia 2 tahun.


Tantangan Menyusui Selama Pandemi

Selama pandemi, tentunya kita mesti jalankan protokol kesehatan dengan ketat, agar dapat menghentikan penularan virus. Lalu, bagaimana dengan ibu yang masih menyusui? Tentu ada rasa was-was, apalagi ibu yang masih aktif bekerja namun juga harus menyusui anaknya. Perlu diketahui ya, Moms, jika bagi bayi ASI merupakan sumber gizi terbaik dan sumber perlindungan, karena mengandung antibodi penting yang membantu sistem daya tahan tubuh bayi dalam melawan infeksi. Sedangkan bagi ibu dapat mengurangi risiko kanker, obesitas dan menguatkan ikatan emosional antara ibu-anak sebagaimana yang Saya kutip dari bisnis(dot)com.


Jadi, disituasi pandemi sekarang ini jika ingin menyusui anak maka hendaklah tetap gunakan masker dobel, gunakan hand sanitizer, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, dan bagi ibu yang dinyatakan terjangkit COVID-19 namun ingin tetap menyusui anaknya juga harus selalu menjaga kesehatan pernapasan dan menggunakan masker saat menyusui, mencuci tangan sebelum dan sesudah menyentuh bayi, serta rutin membersihkan permukaan puting (dapat dibersihkan dengan mandi lebih sering atau melalui pengolesan ASI di area puting sebelum dan sesudah menyusui) untuk membasmi kuman serta permukaan puting.


Penting pula untuk diketahui, jika keberhasilan menyusui akan meningkat jika ibu mendapatkan dukungan, baik dari keluarga seperti dorongan semangat dan bantuan dalam mengerjakan tugas rumah tangga dan orang-orang di sekitarnya. Dan, jangan lupa untuk terus menjaga asupan gizi yang baik.


Namun, jikalau pun keadaan urgent tak bisa menyusui langsung, tentunya pemberian ASI masih tetap dapat dilakukan dengan proses pumping. Nah, kalau ngomongin soal pumping, kita nggak boleh asal beli alat buat pumping.


Philips Avent

Ngomong soal pumping, siapa nih diantara moms yang saat pumping merasakan sakit pada area puting? Nah, kalau soal puting sakit saat dipumping Saya pernah mengalaminya, soalnya alat pumping yang Saya gunakan merk asal, karena Saya pikir alat pumping apa aja pasti bisa kasih rasa nyaman saat dipumping, namun nyatanya enggak, justru membuat puting terasa sakit. Dan, ternyata ada loh, Moms, alat pumping yang recommended banget buat para pejuang ASI kayak Saya, yakni Philips Avent, yang merupakan alat pompa ASI yang nyaman dipakai serta tidak membuat puting sakit. 


Avent Comfort Manual Breast Pump SCF330/2

Avent Philips


Philips Twin Electric Breast Pump Stan SCF334/31

Avent Philips Elektrik


Auto Post Signature