"Sukses gak selamanya, susah juga gak selamanya"
Kalimat mbak Nilam itu tentunya 'menampar' Saya, sebab beliau yang sudah jatuh bangun membangun bisnis kulinernya hingga saat ini tahu betul jika usaha bisnis apapun pasti ada saatnya jatuh dan bangun. Namun, seperti yang disampaikan oleh mbak Nilam, bahwa bisnis apapun ada saatnya jatuh, namun bukan berarti selamanya akan jatuh, begitupun sebaliknya. Hanya saja tergantung kitanya, mau ikhlas menerima ketika jatuh lalu berpikir positif jika itu cara Tuhan mencintai kita, kemudian mau bersyukur ketika kita bisa bangkit dari keterpurukan itu. Saya katakan demikian, karena dulu Saya sempat membuka usaha toko pakaian, namun kenyataannya nggak bertahan lama, terlebih saat Corona muncul, terpaksa gulung tikar. Yang membuat Saya salut dengan mbak Nilam, beliau bisa mempertahankan usaha bisnis kulinernya hingga saat ini😍.
Alhamdulillah, beberapa hari lalu Saya bersama teman-teman blogger berkesempatan mengikuti workshop yang diselenggarakan oleh Komunitas Indonesian Social Blogpreneur (ISB) dengan tema Kickstart Your Business: Temukan Keberanian untuk Memulai dan Kekuatan untuk Konsisten.
Jujur ya, siapa teman-teman pembaca yang masih takut-takut ketika akan memulai bisnis? Entah itu takut bakalan nggak jalan, takut modal nggak mencukupi dan ketakutan lainnya. Nah, dalam pemaparannya, Mbak Nilam memberikan kami para peserta workshop keberanian, yakni berani untuk memulai. Bayangkan! Awal mbak Nilam memulai bisnis kuliner Kebab Turki Baba Rafi saja hanya bermodalkan dua juta hasil angpao nikah untuk membuka usaha kulinernya itu. Kalau beberapa orang lain pasti udah merasa duluan, modal segitu mana cukup? Tapi nyatanya Mbak Nilam membuktikannya.
Saya berterima kasih banget sama mbak Ani Berta selaku Founder ISB yang telah memfasilitasi berlangsungnya acara ini, jadi menambah wawasan untuk memulai bisnis, ya meskipun dari kecil-kecilan.
Awal Kisah Munculnya Nama Kuliner Kebab Turki Baba Rafi
Seperti yang kita ketahui, jika industri kuliner di Indonesia terus berkembang dari waktu ke waktu. Banyak brand makanan bermunculan dengan konsep menarik, namun pada kenyataannya hanya sedikit yang mampu bertahan bahkan berkembang hingga dikenal masyarakat luas. Bayangkan, di tengah ramainya dunia kuliner Indonesia, ada satu nama yang hampir selalu mudah ditemukan di berbagai sudut kota, salah satu nama yang berhasil mencuri perhatian adalah Kebab Turki Baba Rafi.
Brand kebab asal Indonesia ini bukan hanya dikenal karena cita rasanya yang khas, akan tetapi juga karena kisah perjuangan dan strategi bisnisnya yang inspiratif sehingga berhasil menjadi salah satu franchise kuliner paling dikenal masyarakat Indonesia. Cikal bakal lahirnya nama Kebab Turki Baba Rafi ini berawal dari peruntungan hidup ketika Mbak Nilam dengan mantan suami menikah muda. Saat itu usia mbak Nilam 19 tahun, dan dengan tipenya yang mau terjun langsung ke lapangan, beliau dengan mantap ingin memulai usaha bisnis kuliner tersebut meskipun hanya dengan modal terbatas dan hanya dengan satu gerobak kecil di Surabaya. Nah, nama Rafi pada brand kulinernya itu berasal dari nama sang anak. Dengan harapan dapat membawa keberkahan. Masyaa Allah 🤲😍.
Seperti yang kita ketahui, jika yang namanya merintis usaha itu tentunya ada saja tantangannya, begitulah yang dialami usaha kuliner mbak Nilam ini, yang mana persaingan bisnis kuliner sangat ketat, hingga keraguan orang-orang di sekitarnya, apalagi orang Indonesia saat itu masih asing dengan makanan khas Timur Tengah tersebut. Namun, berkat konsistensi menjaga rasa, pelayanan hingga strategi pemasaranlah yang membuat usaha kuliner ini perlahan berkembang bahkan hingga sekarang dan yang lebih menakjubkannya lagi, Kebab Turki Baba Rafi ini kemudian dikenal sebagai salah satu pelopor frinchise kebab di Indonesia. Nyatanya model bisnis waralaba yang diterapkan ini terbukti mampu memperluas jaringan usaha dengan cepat.
Kunci Sukses Kebab Turki Baba Rafi
Kesuksesan sebuah brand kuliner tentunya tidak datang begitu saja, dan salah satu hal yang membuat Baba Rafi bertahan hingga sekarang itu karena kemampuannya membangun kedekatan dengan pelanggan.
- 1. Produk Mudah Diterima
Kebab Turki Baba Rafi ini menghadirkan cita rasa yang disesuaikan dengan lidah masyarakat Indonesia. Kombinasi daging, saus, dan roti yang lembut membuat produk ini mudah diterima berbagai kalangan. Selain itu, menu yang ditawarkan pun terus berkembang mengikuti trend pasar, inovasi inilah yang menjadi salah satu alasan pelanggan tidak mudah bosan.
- 2. Sistem Franchise yang Terstruktur
Di balik perkembangan Kebab Turki Baba Rafi, sistem franchise menjadi salah satu faktor penting. Baba Rafi membuka peluang bagi banyak orang untuk bisa memiliki usaha sendiri dengan modal yang relatif terjangkau tentunya dengan sistem franchise yang rapi dan mudah dipahami. Selain itu, mitra usaha juga mendapatkan pelatihan, dukungan operasional, hingga strategi pemasaran. Karena itulah akhirnya banyak orang tertarik untuk menjalankan bisnis kebab tanpa harus memulai semuanya dari nol. Sehingga pelan tapi pasti, Kebab Turki Baba Rafi memiliki banyak cabang di berbagai daerah bahkan sampai ke luar negeri.
Dalam perkembangan dunia franchise Indonesia, nama Nilam Sari menjadi sosok inspiratif, sebagai womanpreneur dan franchise consultant beliau dikenal aktif mendorong lahirnya pengusaha-pengusaha baru, khususnya perempuan yang ingin mandiri secara finansial. Menurutnya, membangun bisnis frinchise bukan hanya soal menjual produk semata, akan tetapi juga membangun sistem yang mampu bertahan dalam jangka panjang. Mbak Nilam sering menekankan pentingnya konsistensi kualitas dan pelayanan agar pelanggan memiliki kepercayaan terhadap sebuah merek.
- 3. Branding yang Kuat
Branding menjadi elemen penting dalam dunia bisnis kuliner. Dan, Kebab Turki Baba Rafi telah berhasil membangun identitas yang kuat sebagai brand kebab modern dengan harga terjangkau. Penggunaan nama yang unik dan mudah diingat tentu saja membantu brand ini lebih dikenal oleh masyarakat luas.
Keberhasilan Mbak Nilam Sari membangun jaringan bisnis menjadi bukti nyata bahwa perempuan juga mampu berperan besar dalam dunia enterpreunership. Beliau juga menyampaikan jika bisnis besar sering kali dari langkah kecil yang dilakukan dengan konsisten. Tidak semua orang langsung memiliki modal besar atau pengalaman bisnis yang matang. Namun keberanian untuk memulai sering menjadi pembeda antara orang yang hanya bermimpi dan orang yang benar-benar bergerak untuk mewujudkan mimpi itu. Selain itu, perjalanan Kebab Turki Baba Rafi ini juga menunjukkan pentingnya ketahanan mental dalam membangun usaha. Dalam dunia bisnis, tantangan akan selalu ada, entah itu penjualan yang turun, persaingan yang semakin ketat bahkan kegagalan yang datangnya mungkin bisa berkali-kali. Namun justru dari proses itulah pengalaman dan mental terbentuk. Banyak pengusaha sukses tidak langsung berhasil dalam satu malam. Mereka tumbuh bersama kesalahan, belajar dari kerugian lalu bangkit dengan strategi baru.
Tips Memulai Usaha ala Nilam Sari
Nah, bagi siapapun yang ingin memulai usaha, tips dari mbak Nilam berikut bisa diterapkan, diantaranya:
- 1. Mulai dari yang Dipahami dan Diminati
Menurut banyak entrepreneur sukses, bisnis akan mudah dijalankan jika sesuai dengan minat dan kita pun paham, jangan tergoda mengikuti trend semata akan tetapi lihat juga peluang pasarnya yang memiliki potensi berkembang dalam jangka panjang.
- 2. Bangun Sistem Sejak Awal
Bisnis yang baik bergantung pada pemiliknya, jadi buatlah sistem kerja yang rapi agar usaha dapat berkembang lebih besar.
- 3. Konsistensi
Kesuksesan bisnis tidak terjadi dalam semalam, dibutuhkan konsistensi dalam menjaga kualitas produk, pelayanan dan hubungan dengan pelanggan. Pelanggan tentunya akan kembali jika kualitas produk dan pelayanan tetap terjaga. Konsistensi menjadi salah satu kunci bisnis dapat bertahan lama.
- 4. Jangan Takut Memulai
Perlu diketahui, banyak bisnis besar dimulai dari tempat sederhana, hal itulah yang dialami Kebab Turki Baba Rafi yang dimulai dari satu gerobak, hingga kemudian akhirnya lahirlah gerobak-gerobak lainnya. Selain itu, banyak pula orang yang menunda memulai usaha karena merasa modalnya belum cukup besar, namun mbak Nilam telah membuktikan jika dengan modal yang minim pun bisa. Kebab Turki Baba Rafi menjadi bukti nyata bahwa usaha kecil bisa berkembang menjadi brand besar jika dikelola dengan serius.
- 5. Terus Belajar dan Bangun Networking
Ingat, dunia bisnis dapat terus berubah. Kegagalan dalam dunia usaha adalah hal yang wajar. Yang terpenting adalah bagaimana caranya bangkit dan memperbaiki strategi. Pengusaha harus mau belajar mengikuti perkembangan pasar dan teknologi. Selain itu, relasi bisnis juga memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan usaha. Semakin luas jaringan yang dimiliki, maka semakin besar pula peluang bisnis untuk berkembang. Networking juga dapat membantu pelaku usaha mendapatkan wawasan dan peluang baru.
Penutup
Perjalanan Kebab Turki Baba Rafi menjadi bukti bahwa mimpi besar bisa tumbuh dari usaha kecil yang dijalankan dengan tekun. Dan, menjadi simbol semangat entrepreneurship di Indonesia. Sosok mbak Nilam sebagai womanpreneur dan franchise consultant juga memberikan inspirasi bahwa perempuan memiliki peluang besar untuk sukses di dunia bisnis. Dengan strategi yang tepat dan kemauan untuk terus belajar, siapapun dapat membangun usaha yang berkembang.
Bisnis bukan hanya soal mencari keuntungan, namun juga tentang membangun peluang, membuka lapangan pekerjaan dan memberi manfaat bagi banyak orang.

