Inspirasi Sebuah Nasehat

Tuesday, August 15, 2017
Nasehat!

  Adakalanya kita membutuhkan nasehat orang lain, perkara apa yang telah kita lakukan, yang telah kita perbuat. Namanya saja manusia, tak luput dari kesalahan meskipun hanya sebesar biji zahra. Baik itu  saya, kamu, dia, mereka, bahkan kita semua. Dan, pesan berikut sengaja saya simpan agar dapat dibaca setiap saat, bahwa Tuhan (Allah SWT) selalu memberikan yang terbaik buat hamba-Nya. Meskipun terkadang ada yang tak sesuai diharapkan manusia.


Nasehat Bapaknya Najwa buat anaknya.
Tulisan Prof. Quraish Shihab, yang bagus sekali.


 "Keberuntungan" kadang memainkan perannya dalam kehidupan manusia, sekalipun kerap tidak masuk akal.
Karena itulah takdir mereka.

Boleh jadi keterlambatanmu dari suatu perjalanan adalah keselamatanmu.
Boleh jadi tertundanya pernikahanmu adalah suatu keberkahan.
Boleh jadi dipecatnya engkau dari pekerjaan adalah suatu maslahat.
Boleh jadi sampai sekarang engkau belum dikarunia anak itu adalah kebaikan dalam hidupmu.
Boleh jadi engkau membenci sesuatu tapi ternyata itu baik untukmu, karena Allah Maha Mengetahui Sedangkan engkau tidak mengetahui.

   Sebab itu, jangan engkau merasa gundah terhadap segala sesuatu yang terjadi padamu, karena semuanya sudah atas izin Allah

   Jangan banyak mengeluh karena hanya akan menambah kegelisahan.
Perbanyaklah bersyukur, Alhamdulillah, itu yang akan mendatangkan kebahagiaan.
Terus ucap alhamdulillah, alhamdulillah, alhamdulillah, sampai engkau tak mampu lagi mengucapkannya.

       Selama kita masih bisa tidur tanpa obat tidur, kita masih bisa bangun tidur hanya dengan satu bunyi suara, kita terbangun tanpa melihat adanya alat-alat medis yang menempel di tubuh kita, itu pertanda bahwa kita hidup sejahtera.
Alhamdulillah, Alhamdulillah, Alhamdulillah, ucapkan sampai engkau tak mampu lagi mengucapkannya.

     Jangan selalu melihat ke belakang karena di sana ada masa lalu yang menghantuimu.
Jangan selalu melihat ke depan karena terkadang ada masa depan yang membuatmu gelisah.
Namun lihatlah ke atas karena di sana ada Allah yang membuatmu bahagia.

     Tidak harus banyak teman agar engkau menjadi populer. Singa sang raja hutan lebih sering berjalan sendirian. Tapi kawanan domba selalu bergerombol.
Jari-jari juga demikian; kelingking, jari manis, jari tengah, jari telunjuk, semuanya berjajar bersampingan kecuali jari jempol dia yang paling jauh diantara keempat itu.
Namun perhatikan, engkau akan terkejut kalau semua jari-jari itu tidak akan bisa berfungsi dengan baik tanpa adanya jempol yang sendiri dan jauh dari mereka.

      Karena itu, sebenarnya yang diperhitungkan bukanlah jumlah teman yang ada di sekelilingmu akan tetapi banyaknya cinta dan manfaat yang ada di sekitarmu, sekalipun engkau jauh dari mereka.

  Menyibukkan diri dalam pekerjaan akan menyelamatkan dirimu dari tiga masalah; yaitu kebosanan, kehinaan, dan kemiskinan.
Aku tidak pernah mengetahui adanya rumus kesuksesan, tapi aku menyadari bahwa "rumus kegagalan adalah sikap asal semua orang".

   Teman itu seperti anak tangga, boleh jadi ia membawamu ke atas atau ternyata sebaliknya membawamu ke bawah, maka hati-hatilah anak tangga mana yang sedang engkau lalui.

    Hidup ini akan terus berlanjut baik itu engkau tertawa ataupun menangis, karena itu jangan jadikan hidupmu penuh kesedihan yang tidak bermanfaat sama sekali.
Berlapang dadalah, maafkanlah, dan serahkan urusan manusia kepada Tuhan, karena engkau, mereka, dan kita semua, semuanya akan berpulang kepadaNya.

   Jangan tinggalkan sholatmu sekali pun. Karena di sana, jutaan manusia yang berada di bawah tanah, sedang berharap sekiranya mereka diperboleh- kan kembali hidup mereka akan bersujud kepada Allah SWT walau sekali sujud.

     Jangan selalu bersandar pada cinta, karena itu jarang terjadi.
Jangan bersandar kepada manusia karena ia akan pergi.
Tapi bersandarlah kepada Allah SWT, Tuhan YME, karena Dialah yang menentukan segalanya. 

(Wallahu alam valid tidaknya info bahwa ini adalah pesan Quraish Shihab, tapi pesan ini dibagikan karena banyak nasihat kebaikan & kebenaran di dalamnya🙏)
16 comments on "Inspirasi Sebuah Nasehat"
  1. Wah nasehatnya menyentuh bun. Iya benar klo dalam Qurannya apa yg kita anggap baik belum tentu itu baik dimata-Nya., begitu sebaliknya. Agama itu menguatkan kita ya

    ReplyDelete
  2. sering sekali aku minta nasihat ke orang lain apa yang aku kerjakan sempurna atau masih ada kekurangan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya, setiap kita butuh nasehat dari orang2 di sekeliling kita. Tapi akan lebih baik minta pendapat pada keluarga terdekat

      Delete
  3. Tersentuh banget dengan nasehat ini. Apalagi seringkali kita mengeluh karena merasa doa yang kita panjatkan tak urung dikabulkan, tapi ternyata Allah punya rencana yang lebih baik untuk kita, karena Allah Maha Mengetahui....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, Allah Maha Tahu yang terbaik dan tahu segala sesuatunya.

      Delete
  4. Nasihat datangnya dari orang-orang yang memerhatikan dan mencintai. Nice artikel.

    ReplyDelete
  5. Nasehatnya sangat menyentuh. Memang harusnya kita mensyukuri semua atas karunia-Nya, sebab Dia Maha Tahu apa-apa yang terbaik buat hamba-hamba-Nya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih. Memang sudah seharusnya terus mensyukuri

      Delete
  6. Saya sangat suka dengan pernyataan ini " Jangan selalu melihat ke belakang karena di sana ada masa lalu yang menghantuimu.
    Jangan selalu melihat ke depan karena terkadang ada masa depan yang membuatmu gelisah.
    Namun lihatlah ke atas karena di sana ada Allah yang membuatmu bahagia."

    ReplyDelete
  7. Pesannya bagus sekali mbak. Menginspirasi saya jg trims :)

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung dan meninggalkan komentar yang dapat membangun tulisan saya.

Auto Post Signature