Zaman Penuh Waspada

Monday, February 20, 2017
Assalamu'alaikum wr. wb.

     Di era globalisasi ini, kita terutama para orangtua harus lebih memerhatikan anak, siapa temannya, lingkungannya, buku bacaannya. Dulu, entah di tahun berapa, buku pelajaran anak sekolah dihebohkan dengan beberapa bacaan yang menjurus ke pornografi. Dan hari ini, saya mendapat informasi dari sumber yang tak mau disebutkan namanya, sebuah buku bacaan anak yang tulisannya ngalor ngidul. *apa si penulis nggak mikir dua sampai seribu kali ya!

Baca juga: Tips Menghapus Potret Buram Remaja
     
Zaman Penuh Waspada
Tampilan cover depan

     Kalau dilihat dari bacaan pada cover depan sih, sebenarnya buku ini memberikan gambaran agar anak usia dini harus berani tidur sendiri. Namun, setelah ditelisik ke bagian isi, ternyata eh ternyata isinya parah banget.

    
      Lalu, pada halaman berikutnya.


     Semoga penulis buku ini diberikan hidayah oleh Allah SWT. Aamiin. Dan semoga kita dapat memantau anak-anak kita. Baik anak sendiri (orangtua) maupun anak didik (dewan guru/ tenaga pendidik) dan khususnya lingkungan sekitar. Karena anak adalah generasi penerus, jangan sampai "arang habis besi binaso".

       Informasi terbaru!
   Beberapa hari setelah tulisan ini saya ulas, alhamdulillah saya mendapat informasi terbaru mengenai permohonan maaf penulis akan beredarnya buku ini. Sebab, sebenarnya buku ini dimaksudkan untuk pegangan para orangtua. Akan tetapi, tetap saja saran saya, jika nanti menulis buku untuk pegangan orangtua, hendaklah tidak membuat cover depan bergambar kartun anak-anak, karena anak-anak akan penasaran melihat isi saat setelah melihat covernya.

2 comments on "Zaman Penuh Waspada"
  1. Zaman digital sekarang ini memang maju, tetapi harus lebih waspada ya , walaupun perubahan banyak terjadi tapi harus lebih bisa memilah baik dan buruknya ya , disini peran orang tua yang harus memfilter ya.

    ReplyDelete
  2. Kak ini penulisnya sapa sih? Emosi asli bacanya. Kalau pegangan orang tua nggak perlu pakai gambar kali, niat banget sih mau ngerusak anak-anak

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung dan meninggalkan komentar yang dapat membangun tulisan saya.
Mohon maaf, komen yang mengandung link hidup tidak saya publish ya :)

Auto Post Signature