Indahnya Pesona Festival Pinisi Tahun 2018

Thursday, September 20, 2018
Pic. Ist. 

Siapa aja nih diantara teman-teman yang suka menonton Festival? Dan, telah menonton Festival Pinisi untuk tahun ini?Tentu saja beragam keseruan yang didapat pada acara Festival tersebut. 😍 

Festival Pinisi diselenggarakan di Pusat Kabupaten Bulukumba serta Tanjung Bira. Seluruh rangkaian acara ini ternyata telah berhasil mencuri perhatian seluruh masyarakat serta wisatawan yang hadir sejak acara berlangsung mulai tanggal 13 September lalu. Yang mana tersebut secara resmi dibuka oleh Wakil Gubernur Sulawesi Selatan yang berlokasi di Pusat Pelelangan Ikan (PPI) Bontobahari. 

Dua kegiatan pendukung yang tentunya telah terlaksana diantaranya Senandung Kopi Kahayya dan Kahayya Trail Adventure Sesi I, yang telah berlangsung sejak tanggal 8 hingga 9 September 2018 lalu yang bertempat di Donggia, Desa Kahayya. Kegiatan yang berlokasi di Kecamatan Kindang ini menampilkan kompetisi, diantaranya kompetisi proses pembuatan hingga penyajian kopi, selain itu juga ada bazaar, atraksi seni dan budaya serta petualangan motor trail sesi pertama yang spektakuler. Beragam acara sebagai pendukung kemeriahan tersebut telah berlangsung pada tanggal 10 September 2018 lalu. 

Pict. Ist

Pada saat terlaksananya kegiatan tersebut, juga ada sebuah Pertunjukan Legenda Rakyat Bulukumba yang biasa masyarakat disana menyebut dengan Samindara. Dimana kegiatan ini berbentuk seni pertunjukan masyarakat Lembang. Menurut informasi, jika Samindara ini mengangkat tajuk Cinta Di Antara Dua Saudara Kandung antara "Samindara dan Baso Kunjung Barani" yang mana akhirnya berujung pada kematian dan kemudian dirangkaian pula dengan siara ke Pusara Samindara. 


Sebagai seorang traveller, tentunya nggak mau dong ketinggalan acara yang sangat menarik ini. Apalagi terdapat beberapa perlombaan, seperti lomba Lari Tempurung Kelapa, speed boat di Sungai Lembang, dan Mallongga di lapangan Dannaung. Beragam keseruan lainnya yang terjadi pada tanggal 11 September, dimana pada tanggal tersebut telah digelar pagelaran Seni Dato Tiro. 

Perlu diketahui, jika kegiatan ini berupa seni pementasan yang menceritakan sejarah awal masuknya Agama Islam di Kabupaten Bulukumba, selain itu juga dirangkaikan dengan Lomba Pacuan Kuda, dan lomba membuat patung pasir yang berlangsung di Pantai Samboang Kecamatan Bontotiro, Kabupaten Bulukumba. Festival Pinisi IX tahun 2018 telah berlangsung pada tanggal 15 September 2018 lalu. Beragam acara berlangsung lancar, diantaranya Annyorong Lopi atau prosesi pendorongan/pelepasan Pinisi dari Gladak kapal ke lautan dengan cara tradisional untuk diuji coba sebelum digunakan berlayar dengan menempuh jarak yang jauh. 


Pada kegiatan seremoni pembukaan Festival Pinisi kali ini juga dirangkaikan dengan Pinisi Trip serta Gelar Perahu Tradisional, yang mana berlangsung dengan menepuh perjalanan dari PPI Bulukumba menuju Pantai Tanjung Bira. Pada saat tiba di Pantai Tanjung Bira, secara langsung warga mengadakan Gala Dinner dan Panggung Pertunjukkan Seni serta Budaya yang tentunya akan menampilkan beragam seni dan budaya Suku Bugis Makassar khususnya Kabupaten Bulukumba. 

Yang nggak kalah menariknya, pada tanggal 15 September, saat pagi harinya juga ada juga Ritual Adat Ammotoa Kajang. 'Andingingi' ini merupakan salah satu kegiatan yang berdimensi adat serta budaya yang tentunya sangat sakral bagi masyarakat Kajang yang dilaksanakan disetiap tahunnya. Nggak hanya itu aja, 'Angngaru' penghargaan dan penjemputan tamu khusus yang datang ke kampung Ammato kajang berupa pembacaan ikrar dan sumpah setia yang sangat hikmat. 

Ada beberapa acara yang menjadi acara pendukung pada 'Ritual Andingingi' serta menjadi bagian yang tak terpisahkan dari 'Ritual Adat Ammatoa', yakni Appalenteng Ere, Tari Pabbitte Passapu, Membakar Linggis, Basing-basing, Appalingoro dan lainnya. Menariknya lagi, sebelum kegiatan Festival Pinisi 2018 ini ditutup, pada sore harinya diadakan Bira Sunset Run di kawasan Pantai Tanjung Bira yang diikuti oleh seluruh lapisan masyarakan maupun wisatawan. 

Nah, bagaimana? Tertarik kan buat kunjungan berikutnya? Jadi, jangan sampai ketinggalan ya! 🤗
32 comments on "Indahnya Pesona Festival Pinisi Tahun 2018 "
  1. Phinisi Trip ya asyik banget ya ada
    gala Dinner dan Panggung Pertunjukkan Seni serta Budaya yang bikin betah wisatawan dan juga warga cinta budaya.

    ReplyDelete
  2. Sesekali aku pengen loh mbak elva, travel sambil liat festival budaya lokal. Soalny bosen kalau jalan2 cuman liat2, foto2, belanja2, pulang deh. Ga ada edukasinya jadinya buat diceritain.

    ReplyDelete
  3. Bagus banget acaranya. Aku suka banget sebenarnya dengan event budaya kayak.gini.

    ReplyDelete
  4. Daku belum pernah ikutan festival kapal pinisi, semoga next event bisa melihat festival budaya yang keren ini, karena pastinya bisa mendatangkan para wisatawan dari manapun

    ReplyDelete
  5. Festival Pinisi ini event tahunan ya Mbak...?

    Membayangkan ada pementasan legenda setempat, perlombaan yang unik...wah pasti menarik!

    ReplyDelete
  6. Belum pernah hadir ke Festival seperti ini, seru banget kayaknya ya. Kaya akan beraneka ragam budaya juga, dan bagus untuk dikenalkan ke mata dunia juga nih sebagai salah satu kekayaan Indonesia. Jadi pengen datang langsung ke Festival Pinisi ini.

    ReplyDelete
  7. Ah..keki banget deh baca festival phinisi ini...andai aku bs dateg

    ReplyDelete
  8. Aku belum perna mba elva kesini menarik bngt ya... baru dngr2 ceritanya.. next mau lihat dari dekat adatnya juga sunset ran nya

    ReplyDelete
  9. Kudu sering sering ada acara festival budaya begini ya, bagus buat kemajuan daerahnya. Kira-kira apakah ada kuisnya biar bisa ke sana gratis :)

    ReplyDelete
  10. Festival pinisili 2018 bisa jadi objek wisata yang menarik. Tahun depan , mpo kesana

    ReplyDelete
  11. Indah banget ya festival diadakan di tepi pantai begitu. Khas warga lokalnya pun ga ketinggalan. Ini tiap tahun ya mba diadakan festival?

    ReplyDelete
  12. Ternyata festival Pinisi ini seperti mengingatkan kita akan sejarah masuknya agama Islam di Nusantara ya mb Elva. Ada ritual2 nya juga hehe ini bagus untuk para wisatawan domestik dan mancanegara kalau mau lihat pertunjukan seni semacam ini jadi menambah wawasan. Btw dulu adikku pas SMU pernah ikutan acara sekolah masuk di pakal Pinisi lalau karam alhamdulillaah segera datang tim SAR jd selamat deh.

    ReplyDelete
  13. Bulukumba? Kakak kandungku 4 tahun tingga di sana mbak. Pantai-pantainya memang masya allah cantik banget ya..

    ReplyDelete
  14. Wah bagus sekali festivalnya. Orang jadi semakin sadar bahwa potensi wisata daerah harus selalu ditonjolkan ya mbaa. Smoga kapan kapan bisa lihat Phinisi Trip

    ReplyDelete
  15. Phinisi ini populer banget, festivalnya tentu menarik ya mba. Salah satu kekayaan budaya kita yang otentik

    ReplyDelete
  16. Nama-namanya agak sulit untuk diucapkan ya hehe tapi jadi lebih mengenal budaya di negara kita sendiri yang ternyata masih banyak yang perlu diketahui dan memiliki nilai sejarah tersendiri.. menunggi cerita cerita selanjutnya nih

    ReplyDelete
  17. Sejuta pesona Indonesia.. Penasaran sama lomba lari tempurung kelapanya.. hehe

    ReplyDelete
  18. sering dapat informasi mengenai festival ini, kapan ya bisa kesana jadi bisa liat langsung

    ReplyDelete
  19. Tertarik banget mbak, harus rajin nabung nih. Sepertinya aga mahal ya trip ini hehe

    ReplyDelete
  20. Pingin banget aku ke Tanjung Bira sama Bulukumba mba.. Waktu dulu pernah ke Makassar tapi gak sempet ke Bira.. Aku kuga baru tau nih ada festival Phinisi ini.. Menarik banget, bagus buat generasi muda jug supaya tau seni budaya daerahnya.. Kalo ada festival gini juga bisa narik kunjungan wisatawan ya..

    ReplyDelete
  21. MasyaAllah pemandangannya bagus banget mbak.. aku tertarik deh sama seni pertunjukkannya. Budaya Indonesia emang bagus banget dan ternyata masih banyak yang belum terekspos

    ReplyDelete
  22. Aku belum pernah nonton festival budaya seperti ini, hehe.. Kalau bukan karena traveling gak mungkin aku bisa mendapati pertunjukan kaya gini, ahhh saatnya pengen jalan-jalan

    ReplyDelete
  23. Wah kukira pinisi hanya ada di Makassar ternyata Bulukumba puny ada yaa. Khas Sulawesi banget. Saya pernah dikaish sama teman miniatur kapal phinisi, hehe

    ReplyDelete
  24. kebayang deh betapa indahnya menikmati alam sambil menyaksikan pentas seni dah budaya, wohooo.. keren ya mbak el

    ReplyDelete
  25. Wahh aku kebayang serunyaa, kalo di jkt ngadain dimana ya hihi.. jadi rindu mantai dalam waktu dekat.

    ReplyDelete
  26. Aku orang makassar tapi belum pernah kesampaian menyaksikan langsung Pesona Phinisi ini mbak. Thanks yaa udah sharing ^^

    ReplyDelete
  27. Belum pernah nonton festival kebudayaan dan pengen...suka ngiri sm travel blogger yg bisa sengaja halan2 buat lihat festival kebudayaan.

    ReplyDelete
  28. Wah seru banget nih mbak Elva jalan-jalannya, aku ajak dong? hahahaha... Semoga semakin banyak ya festival-festival seperti ini, karena kita jadi bisa tau pesona daerah-daerah yang belum pernah kita kunjungi.

    ReplyDelete
  29. Sudah lama ya acara budaya begini tidak ada. Seharusnya diadakan setiap tahun supaya budaya kita tidak dicopy paste oleh negara lain.

    ReplyDelete
  30. Saya pernah membaca tentang kapal pinisi ini di buku sejarah. Bulukumba pun baru baru ini saya ketahui saat berkenalan dengan mahasiswa di UTM Malaysia.jadi senang baca artikel mbak Elva, mengangkat festival kapal pinisi ini. Jadi nyambung gitu. Thanks ya mbak. Ditunggu tulisan tulisannya yang lain.

    ReplyDelete
  31. Acaranya seru sekali, festival seperti ini sudah sangat jarang ada di sini ya. Kapal pinisi aku juga tau nih ceritanya

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung dan meninggalkan komentar yang dapat membangun tulisan saya.
Mohon maaf, komen yang mengandung link hidup tidak saya publish ya :)

Auto Post Signature