Memetik Pelajaran Rumah Tangga dari Film 3 Dara 2

Sunday, October 28, 2018

Rumah tangga? Hmmm... Kalau bicara soal rumah tangga pastinya yang kebayang soal rempongnya menjadi ibu rumah tangga (bagi wanita = istri), soal masalah yang biasa timbul karena persoalan rumah, tentang betapa repotnya ibu yang mengurus rumah, mengurus anak, dan pekerjaan lainnya yang ternyata dianggap sepele bagi sebagian orang. Mengapa sebagian orang? Sebab, mereka yang tahu bahkan merasakan apa yang ibu rumah tangga rasakan pastinya memahami dan mengerti jika pekerjaan ibu rumah tangga itu bukanlah pekerjaan yang biasa. Sebagaimana yang dialami oleh ketiga kepala rumah tangga, yang akhirnya menggantikan peran istrinya di rumah. 

Image: Elisa Koorag

Hal itulah yang tergambar pada film 3 Dara 2 yang saya tonton bersama teman-teman Komunitas Indonesian Social Blogpreneur (ISB) di Cinema XXI Blok M Square, 27 Oktober 2018. Film 3 Dara 2 yang masing-masing diperangkan oleh:
  • Tora Sudiro -> Affandi.
  • Adipati Dolken -> Jay
  • Tanta Ginting -> Richard
  • Fanny Fabrianya -> Aniek (Istri Affandi)
  • Ovi Dian -> Grace (Istri Jay)
  • Rania Putrisari -> Kasih (Istri Richard)
  • Cut Mini -> Eyang Putri
  • Dwi Sasono -> Pak Bowo 
  • Dan, beberapa pemeran lainnya. 


Tentang Film 3 Dara 2

Film ini menceritakan tentang sebuah perjalanan kehidupan berumahtangga yang dijalani oleh masing-masing pasangan tersebut, dimana letak timbulnya masalah dikarenakan para suami tidak terbuka pada sang istri. 

Affandi, sebagai seorang pria yang dituakan diantara anak dan teman anaknya, dihinggapi masalah pelik. Ia selalu disindir oleh mertua yang meragukannya, menganggap menantunya itu bukanlah orang yang becus dalam mengurus anaknya (Aniek). Karena hal itulah kemudian Affandi mengajak sang istri pergi dari rumah mertua dan memulai kehidupan barunya. 

Lalu, apa masalah Affandi sudah selesai? Tentu saja tidak. Justru dari sanalah timbul masalah-masalah baru. Sebuah masalah yang tidak hanya merugikannya namun juga kepada anak dan teman anaknya. Semua berawal dari ide untuk bekerja sama dengan Pak Bowo dalam hal usaha Agrobisnis. 

Pak Bowo, orang yang belum mereka kenal sama sekali, menjanjikan keuntungan besar, yang membuat ketiganya tergiur sehingga dengan rela menggadaikan hartanya seperti mobil, apartemen dan lainnya. Namun, setelah harta tergadai dan penandatanganan perjanjian itu selesai, keempatnya merasakan kekecewaan yang luar biasa. Ditipu. Padahal, harta yang harus mereka keluarkan terbilang besar, yakni 45 Milliar.  

Akankah ketiganya terbuka pada masing-masing istri?? Tentu saja tidak. Sehingga pada akhirnya menimbulkan masalah baru lagi yang membuat para istri syok. Karena semakin didera peliknya perekonomian ketiga rumahtangga itu, sehingga para istri meminta restu pada masing-masing suami untuk bertukar posisi, yakni sang istri bekerja sedangkan sang suami di rumah mengurus pekerjaan rumah tangga. 

Film yang juga diselingi dengan kekocakan ini membuat suasana bioskop terkadang riuh, terlebih dari Jentu (diperankan oleh Soleh Solihun) yang merupakan orang kepercayaan dari Eyang Putri. 

Apakah ceritanya hanya cukup sampai disitu? Tentu saja masih berlanjut, hingga pada ending yang tak terduga. Penasaran kaaan!! Teman-teman bisa datang dan saksikan langsung keseruan cerita pada film 3 Dara 2 ini. 

Hikmah yang Dipetik dari Film 3 Dara 2.

Sebagai penikmat karya film, dari alur cerita yang disajikan terbilang menarik. Terdapat pesan moral untuk para pasangan suami-istri atau lebih dikenal pasutri dan siapapun, diantaranya:
  • Jangan mudah percaya kepada orang yang belum diketahui seluk beluknya. 
  • Dalam kehidupan berumah tangga.
  • hendaklah saling terbuka tentang apa yang sedang dihadapi agar tidak menimbulkan praduga yang negatif.
  • Sebagai seorang mertua, hendaklah mendukung dan mendorong agar anak serta menantu dapat berhasil dan mandiri, bukan menjatuhkan. 
  • Sebagai seorang istri hendaklah berbakti pada suami, menghormati, dan bersikap lemah lembut pada suami. 
  • Sebagai seorang suami, hendaklah mengerti dan mau terbuka pada istri sebelum mengambil keputusan apapun, terlebih itu soal masa depan, sebab masa depan perlu perencanaan yang matang. 


Dok. Pribadi

Dok. Pribadi

Setiap kehidupan memiliki kisah dan jalurnya sendiri, namun jika dihadapi bersama maka insyaa Allah akan lebih mudah dan hubungan akan lebih indah.
8 comments on "Memetik Pelajaran Rumah Tangga dari Film 3 Dara 2 "
  1. Makin banyak salah justru makin kompak ya pasangan pasangan ini akhirnya. Gila nih film hahaha

    ReplyDelete
  2. Kocak parah film ini, dan kayaknya Para Suami harus banget nonton nih, haha. Akhirnya release juga setelah 3 dara yang pertama dulu.

    ReplyDelete
  3. Ini sepeti kisah klasik berumah tangga ya. Ada konflik suami dan isterinya, menantu dengan mertuanya dll. Lucu nih, aku belum sempat nonton. Lucu juga ya kalau para suami bertukar posisi menjadi para isteri :D Pasti ga kuat deh wkwkwkwkwk. Kudu ditonton bareng pasangan nih biar lebih paham dan sayang hihihi :D

    ReplyDelete
  4. Jadi penasaran filmnya kaya gimana. Aktor artisnya keren-keren semua

    ReplyDelete
  5. Film ringan yang cukup menghibur. Bukan hny menghibur tapi juga memberikan pesan dalam ttg kehidupan berumahtangga

    ReplyDelete
  6. Wah kayaknya seru dan kocak nih filmnya ya...jadi penasaran pingin nonton aksi Tora, Adipati dan Tanta Ginting deh... dan aku pasti bakalan ikut kzl sama aktingnya Soleh Solihun deh :))))

    ReplyDelete
  7. Belum nonton nih film sequelnya.. Keliatannya seru ya, menghibur tapi tetap terselip banyak pesan moral.. Aku gak kebayang gimana itu tetiba ketipu 45 M.. Horor bangeeet..

    ReplyDelete
  8. Pemainnya tenar semua nih, kebayang akting mereka pasti total. Penasaran sama film ini

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung dan meninggalkan komentar yang dapat membangun tulisan saya.
Mohon maaf, komen yang mengandung link hidup tidak saya publish ya :)

Auto Post Signature