Peranan Penting Orang Tua di Era Digitalisasi

Tuesday, October 9, 2018

Welcome to Era Digitalisasi. 
Bicara soal digitalisasi, saya sebagai generasi yang terlahir di akhir era 80-an merasakan perbedaan yang terjadi di era digitalisasi saat ini dengan era saya dulu. Sekarang, apapun dengan mudah dapat diakses melalui smartphone, ditambah dengan canggihnya teknologi melalui jaringan internet, ditambah hadirnya berbagai media sosial seperti Facebook, Instagram, twitter dan lainnya yang turut mengubah bagaimana kita beraktivitas, bekerja hingga berinteraksi dengan orang lain. Lalu, bagaimana dengan next generasi? Entah itu keponakan hingga anak sendiri! 



Tentunya kita sebagai orangtua harus menambah wawasan tentang peran orangtua di era digital agar dapat menyediakan pengasuhan yang terbaik untuk masa depan anak, terlebih di tengah gempuran teknologi seperti sekarang ini. 

Tak dapat dielakkan, jika teknologi sudah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan kita hingga ke kehidupan anak-anak kita. Berdasarkan data dari situs Statista.com, jumlah pengguna internet di seluruh dunia pada tahun 2017 telah mencapai 3.58 milyar. Sedangkan di Indonesia sendiri, berdasarkan survey APJII menyatakan jika penetrasi internet sudah mencapai 143.26 jiwa di tahun 2017. Tentunya menjadi perkembangan yang luar biasa. 

Dan, dari fakta yang ditemukan di masyarakat, seringkali anak-anak menggunakan gawai tanpa pengawasan dari orang tua. 


Dua pemateri

Melihat hal itulah, sehingga saya tertarik untuk menghadiri acara yang diselenggarakan oleh Komunitas Indonesian Social Blogpreneur (ISB) dalam acara Sharing Session: ‘Peranan Orang Tua Dalam Pengaruh Gadget di Era Digital’ oleh Bu RR Finandita Utari, M. psi., psikolog, CTC., CGA., seorang ibu dengan 3 anak yang merupakan seorang Psikolog, Konsultan Pendidikan, serta Member Terapis Perilaku (ABA-Australia). 

Beliau menjelaskan, jika dimana seiringnya dengan perkembangan tekhnologi saat ini, seringkali anak-anak terperangkap ke dalam lingkungan yang ramah terhadap penggunaan social media, seperti FB, Line, WA, games online dan lainnya. Sehingga, selaku orangtua kita mesti membatasi penggunaan gadget pada anak usia sekolah.

Dalam hal pembatasan penggunaan gadget, beliau menyampaikan jika ada baiknya penggunaan tersebut hanya pada weekend (sabtu-minggu) saja, sedangkan pada hari sekolah (Senin-Jumat) ada baiknya tidak diberikan meskipun anak merengek, terkecuali, jika anak tersebut usia SMP dan SMA yang mana biasanya anak seusia itu telah punya grup sekolah sehingga dikhawatirkan anak akan ketinggalan info dari sekolah jika terlalu dibatasi. 

Namun, tentu saja penggunaan gadget tersebut si anak harus di beri rasa tanggung jawab, dan tentu saja dengan pemantauan atau pendampingan dari orang tua. 

Peluang Bisnis Melalui Media Sosial


Selanjutnya sharing dari H Budi Suhendrio, sebagai Pemilik dari AHP Az-Zahra Honey Premium
"Dari perut lebah itu keluar minuman (madu, Propolis, Royal Jelly & Bee Pollen) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia" (Qs. An Nahl: 69). 
AHP Az-Zahra Honey Premium ini merupakan Satu-satunya Produk Madu di Indonesia yang mengandung semua kebaikan lebah yaitu madu alam murni, Propolis, Royal Jelly & Bee Pollen dalam satu kemasan. 

Beberapa Fakta Tentang Madu, diantaranya: 


  1. Khasiatnya tertera di kitab Suci. 
  2. Kandungan anti bakterinya sangat tinggi. 
  3. Kandungan Enzim, vitamin, dan mineralnya sangat lengkap.
  4. Digunakan untuk makanan dan pengobatan sejak zaman Mesir Kuno. 
  5. Dihasilkan oleh hewan yang sudah mendiami dunia sejak 30 juta tahun yang lalu.    




Nah, buat teman-teman yang mau bergabung menjadi Reseller, tentunya bukan manfaatnya saja yang akan diperoleh, namun juga keuntungan yang akan diterima, yakni dengan menjadi Reseller kita mendapatkan harga Rp. 105.000 dari harga normal Rp. 150.000 per botol nya. Menarik bukan? Manfaat sehatnya dapat, keuntungan lainnya pun juga bisa kita dapatkan. 
#Sharing_SMC #AzZahraHoneyXISB #AzZahraHoneyXISB 



1 comment on "Peranan Penting Orang Tua di Era Digitalisasi"
  1. Setuju, untuk anak penggunaan gawai harus dibatasi dan diawasi agar tetap terkendali.

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung dan meninggalkan komentar yang dapat membangun tulisan saya.
Mohon maaf, komen yang mengandung link hidup tidak saya publish ya :)

Auto Post Signature