Tips Rencanakan Kehamilan Agar Sukses Hamil

Friday, October 12, 2018

"Anak kamu udah berapa?"
"Belum hamil juga, emang udah berapa tahun? Udah periksa ke dokter?" 
"Kurang konsumsi vitamin tuh!" 
"Belum hamil juga. Banyak pikiran ya?" 

Saya yakin, beberapa pertanyaan itu pasti pernah dilontarkan ke kita, termasuk saya salah satunya. Saat bertemu teman lama (meskipun melalui media sosial), yang utama ditanya saat berkabar pasti tentang "anak sudah berapa" dan masih banyak pertanyaan-pertanyaan lainnya. Bahkan, pernah suatu ketika jalan bareng teman-teman, menemukan spot yang instagrammable buat foto-foto, saya diminta buat fotoin mereka (padahal sih pengen ikutan) namun salah satu diantaranya melontarkan kata yang "kurang sedap" di dengar, yakni "yang jadi tukang foto yang belum punya anak aja" sembari menoleh kepadaku. Hiks, sakit. Padahal, niatnya hanya ingin bercanda, namun kenyataannya memang benar, sehingga candaan itu menjadi terasa menyakitkan. 

Pada hakikatnya, siapapun yang telah berumah tangga pasti menginginkan anak, entah itu sesegera mungkin ataupun ditunda sementara. Namun, pada kenyataannya tidak semua pasangan yang diberi kesempatan untuk punya momongan secepat itu. Ada yang tiga bulan menikah sudah hamil, bahkan mahluk Tuhan pun ada yang hingga di usianya ke 80an barulah dikaruniai anak. Tahu kan siapa dia? Yakni Nabi Ibrahim as.

Pasangan manapun tentu saja menginginkan keturunan. Begitupun saya, berbagai cara sudah dilakukan, mulai dari cek ke dokter, nyobain obat kampung dari yang suntik hingga tempel, namun Tuhan belum menitipkan karunia tersebut. Pernah terbesit dalam pikiran, "apa vitamin yang saya konsumsi selama ini masih kurang?, atau pola makan yang masih berantakan?". Hingga akhirnya pertanyaan itu terjawab setelah saya mengikuti Blogger Gathering bertema "Sebuah Perjalanan Menuju Kehamilan" yang bertempat di Ocha & Bella Resto - Jakarta Pusat. 

Perencanaan Kehamilan.

Pernah membuat jus? Nah, sebelum memulai dalam proses membuat jus tentunya kita akan merencanankan buah apa yang akan kita buat menjadi jus, jam berapa waktu yang tepat untuk membuatnya (Pagi kah, siang kah, malam kah atau saat berkumpul bersama keluarga), dan apakah kita membutuhkan bahan campuran lainnya agar jus tersebut berasa enaknya. Nah, seperti itulah kehamilan, perlu perencanaan. Kapan kah waktu yang tepat untuk berhubungan, seberapa sering frekuensi hubungan intim perlu dilakukan, hingga seberapa besar potensi akan hamil bulan ini. Tentu saja itu tidak jauh dari Perencanaan. Dan, hal yang paling mendasari dalam perencanaan kehamilan adalah seberapa jauh pengetahuan kita mengenai masa subur dan apakah sudah tahu cara menentukan masa subur tersebut? 

Untuk hal penentuan kapan masa subur itu datang, ternyata saya masih sering keteteran. Dalam perencaan kehamilan inilah menurut dr. Huthia Andriyana, Sp.OG dari RSU Bunda Margonda menyarankan agar seorang wanita perlu mengetahui masa suburnya, yakni bisa dengan mencatat siklus haid. 



Beliau juga memaparkan jika 
"Pada tiap bulannya wanita menghasilkan satu telur matang pada masa subur yang mana ia hanya mampu bertahan selama 24 jam yang apabila tidak segera dibuahi maka akan segera mati". 
Untuk hal itulah, mengapa begitu sangat penting kita mengetahui masa subur. Sebab, jika masa subur sudah diketahui tanggalnya, maka pada antara tanggal tersebut waktu yang tepat untuk melakukan hubungan intim, sebab potensi hamil mencapai 3 hingga 7 persen.  

Segera Cek Masa Subur.

Masa subur atau lebih dikenal dengan Ovulasi merupakan suatu proses pelepasan sel telur yang matang dan siap untuk dibuahi. Untuk mengetahui masa subur diantaranya dengan:
  1. Mengetahui suhu tubuh basal.
  2. Mengetahui perubahan sekresi lendir leher rahim (serviks).
  3. Mengetahui Indikator Minor seperti nyeri pada perut ataupun perubahan payudara. 

Tapiii... Kok ya rempong menggunakan ketiga cara di atas! Mungkin diantara teman-teman ada yang berpikir seperti itu. Nah, pada acara Gathering beberapa hari lalu tersebut saya menemukan sebuah alat canggih yang dapat mengetahui masa subur tanpa repot mengetahui ketiga indikator penentu apakah kita sedang subur atau tidak, yakni dengan menggunakan Ovutest. For Your Information! 

Sekilas Tentang Ovutest 

Mungkin diantara teman-teman ada yang pernah mendengar mengenai Ovutest? Ovutes merupakan sebuah alat uji masa subur pada wanita dengan mengukur kadar LH pada urine.  

Ovutest ada tiga jenis, yakni Ovitest Digital, Ovutest Scope dan Ovutest Strip. Alhamdulillah pada kesempatan itu saya memperoleh Ovutest Strip. 




Cara Cek Masa Subur Menggunakan Ovutest Strip. 

Ovutest Strip ini bentuknya strip yang hanya bisa digunakan sekali pakai saja, yakni cukup dengan mencelupkan strip ke air seni dengan catatan tidak melewati garis pada strip. Untuk menggunakan Ovutest Strip ini, ada baiknya ketahui lebih dulu siklus menstruasi, yakni jumlah hari dari hari pertama menstruasi hingga hari sebelum menstruasi pada bulan berikutnya. 

Sebagai contoh: Semisal siklus haid 29 hari, maka tes dapat dilakukan pada hari ke-14. Cara menentukan hari ke-14 tersebut yakni: Misal tanggal 3 adalah tanggal pertama datangnya haid, maka anggal 11 hari mulai tes atau dapat dihitung dengan cara 3+11 = 14. Jadi, tes kesuburan dimulai pada tanggal 14 bulan terakhir. 

Perhitungan di atas dilakukan tentunya untuk mengetahui kapan waktu untuk memeriksa masa subur menggunakan Ovutest. 

Warning! 

  • Lakukan pengujian dengan menggunakan urin antara jam 10.00-20.00 tapi jangan gunakan urin pertama di pagi hari. 
  • Sebaiknya kurangi asupan cairan 2 jam sebelum melakukan tes sebab dapat mempengaruhi untuk mendapatkan hasil yang akurat.  

Apabila Ovutest menunjukkan tanda positif yang ditandai dengan munculnya dua garis warna atau jika garis warna pada daerah tes (T) lebih gelap atau sama dengan daerah garis Control (C), maka Ovulasi akan terjadi dalam 24-48 jam berikutnya. Jika menginginkan kehamilan, maka lakukan hubungan intim dalam waktu 24-48 jam. 

Ngomong-ngomong soal kehamilan, ada GIVEAWAY nih! Dengan cara teman-teman berbagi mengenai kisah perjalanan menuju kehamilan di kolom komentar. Dua komentar terbaik akan mendapat hampers dari Sensitif. Dan, jangan lupa menuliskan email pada akhir komentar, dengan tujuan untuk memudahkan konfirmasi hadiah bagi pemenang. Semoga kamulah pemenangnya 😍!
Post Comment
Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung dan meninggalkan komentar yang dapat membangun tulisan saya.
Mohon maaf, komen yang mengandung link hidup tidak saya publish ya :)

Auto Post Signature