Pentingnya Pembentukan Karakter Agar SDM Unggul

Tuesday, December 10, 2019

Pembentukan karakter peserta didik kuncinya adalah peran serta seorang guru. Jika kita berpikir bahwa peran guru dapat digantikan oleh Guru Online (belajar secara online) sebagaimana yang kita ketahui saat ini maraknya tempat belajar online, namun nyatanya peran seorang guru dalam pembentukan karakter anak/ peserta didik tidak dapat digantikan. Sebagaimana hal tersebut dibahas saat saya mengikuti acara yang berlangsung di Perpusdikbud Senayan - Jakarta. 

Saya benar-benar tidak menyangka jika Kemendikbud punya perpustakaan yang desainnya kekinian, sehingga membuat siapapun yang berkunjung akan merasa nyaman. Acara yang diselenggarakan tersebut berlangsung dalam rangka memperingati hari jadinya Perpusdikbud yang ke-15 tahun, dengan mengangkat tema "Kolaborasi Perpustakaan dan Komunitas Untuk Mewujudkan SDM Unggul", dalam gelaran Pekan Perpustakaan Tahun 2019.

Kegiatan yang diselenggarakan dari tanggal 25 hingga 30 November ini tentunya menjadi kegiatan yang sangat bermanfaat, yakni diskusi dan pemutaran film, Seminar, Workshop, diskusi dan masih banyak lainnya. 

Gelaran Pekan Perpustakaan Kemendikbud

Pada acara tersebut, dihadirkan juga dua orang narasumber, yakni:
  • Pak Ade Erlangga, selaku Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Masyarakat (BKLM).
  • Pak Hasan Chabibie, selaku Kepala Pustekkom.

By the way, teman-teman sudah tahu belum soal Sistem Integrasi Koneksi Perpustakaan? Nah, info terbaru yang saya dapatkan beberapa waktu lalu jika di Perpusdikbud ini kita bisa berselancar mencari lebih dari 203.000 koleksi buku dalam bentuk fisik dan 11.000 dalam bentuk digital terbitan dari Kemendikbud. Sayangnya, saya telat tahu info jika selama lima hari di Perpusdikbud diselenggarakan acara menarik yang sayang jika dilewatkan, dan acaranya pun berlangsung dari tanggal 25 - 30 Oktober. Mulai dari seminar, workshop, diskusi, putar film, talkshow, mendongeng hingga short Class SLiMS yang diselengarakan secara gratis.

Pada kesempatannya, Pak Ade Erlangga memaparkan jika untuk mencapai suatu pendidikan yang baik, tentu saja kunci utamanya adalah karakter, yang mana karakter ini terbentuk mulai dari rumah hingga lingkungan pendidikan. Seperti pada film Laskar Pelangi, sebuah film yang tidak jauh-jauh dari pendidikan dan pada film tersebut tampak jelas jika Guru yang menjadi peran utama dalam menghasilkan pendidikan yang terbaik.


Jika pendidikan terbaik didapat siswa dari seorang guru dengan mengenyam pendidikan, lalu bagaimana dengan mereka (siswa) yang terpinggirkan? Banyak yang salah kaprah akan hal ini, menganggap pendidikan hanya didapatkan di bangku sekolah saja, sehingga banyak yang tidak bersekolah karena bayaran sekolah yang mahal. Padahal, untuk mendapatkan pendidikan atau ilmu, seseorang bisa belajar dari mana saja, dan pada siapa saja.

Dalam hal pembentukan dan penguatan karakter peserta didik atau anak-anak generasi penerus, tentu saja menjadi tanggung jawab kita semua, tidak hanya menjadi tanggungjawab perorangan saja, dan disinilah peran seorang guru, yang meskipun disandingkan dengan teknologi canggih, peran guru tetaplah tidak akan pernah tergantikan.


Namun, meskipun begitu, seseorang tetaplah dapat belajar darimana pun, termasuk dari internet. Untuk itulah, hadirnya Rumah Belajar yang merupakan inovasi terbaru dari Kemendikbud. Dimana Ruang Belajar ini merupakan portal belajar untuk siswa dan guru. Dimana portal belajar ini dihadirkan untuk membuat guru dan siswa lebih interaktif dalam proses pembelajaran, dan portal belajar ini dapat didownload melalui Android maupun Playstore.

Pada kesempatannya pula, Pak Chabibie menjelaskan jika pada Desember ini portal Rumah Belajar akam menghadirkan lebih dari seribu konten baru. 

Nah, itulah beberapa informasi yang dapat saya share. Semoga bermanfaat!
11 comments on "Pentingnya Pembentukan Karakter Agar SDM Unggul "
  1. Tepat karakter yang mumpuni di masa depan menghasilkan SDM unggul deh buat melanjutkan kepemimpinan negeri ini. Insya Allah

    ReplyDelete
  2. Metode terus berkembang sesuai jamannya ya, mau nggak mau semua menyesuaikan, termasuk Kemendikbud.
    Semoga pendidikan di Indonesia makin maju deh.

    ReplyDelete
  3. Rumah Belajar ini apa ya mbak? Semacam les2an online gtu kah seperti yang sedang marak saat ini? Lalu apa fitur yang membuatnya berbeda dengan aplikasi sejenis?
    Bisa diakses secara free atau berbayar?

    ReplyDelete
  4. sekarang serba digital maka nya cara belajar pun mesti digital. dengan adanya akses ke rumah belajar jadi anak anak dari mana saja bisa mengakses portal ini

    ReplyDelete
  5. Iya bener banget. Pendidikan karakter itu yg utama. Kalau bisa dibentuk sejak usia dini. Jadi usul nih ke diknas agar buat kurikulum anak balita dan SD 1 - 3 kedalam pembentukan karakter dan bermain. Jangan diberi materi calistung yg berat.

    ReplyDelete
  6. Pembentukan karakter dimulai dari keluarga, tetangga, dan guru di sekolah melengkapinya. Semoga makin banyak yang peduli dengan hal ini, supaya makin banyak anak-anak yang mencintai belajar dan berkarakter baik

    ReplyDelete
  7. keren juga ya Kemendikbud punya aplikasi yang menjembatani sarana belajar murid dengan guru.

    ReplyDelete
  8. Omong2 soal perpustakaan memang mesti deh ajak anak2 dan keluarag spy mau ke sana. Menambah ilmu dan wawasan kita dari membaca itu penting sekali. Desain yg kekinian itu bisa mjd penyemangat makin gemar membaca ya sjk dini.

    ReplyDelete
  9. Pembentukan karakter2 pd anak2 dimulai dari keluarga ya mba eva justru itu Kita s g Ibu hrs bisa bljar bnyak... Bisa dimanapun mendapatkan ilmu setuju bngt

    ReplyDelete
  10. Penging nih sdm unggul agar negara kita lebih maju. Keluarga menjadi peran penting bagi tumbuhnya karakter ya

    ReplyDelete
  11. Kalau bagi saya, sdm unggul itu bukan melulu masalah ijazah. Tapi juga skill dan attitude.. Hari ini perush. Swastapun lbh byk merejrut org dengan minimal 1 skill yang dimiliki mbak.

    Pun begitu klo sdm ini mau mmbuka bisnis sndiri.

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung dan meninggalkan komentar yang dapat membangun tulisan saya.
Mohon maaf, komen yang mengandung link hidup tidak saya publish ya :)

Auto Post Signature