Awal Mula Menulis Sinopsis FTV

Friday, June 12, 2020
Grup JPI

Sebelum 'mencicipi' dunia FTV, Saya dulu bergabung di grup kepenulisan Facebook (Grup Tertutup) yang dibuat khusus untuk mereka (termasuk Saya) yang ingin belajar menulis. Baik menulis cerita pendek (Cerpen), cerita bersambung (Cerbung) ataupun puisi. Awalnya Saya belum begitu tertarik dengan dunia kepenulisan, terlebih basic Saya waktu kuliah dulu ambil jurusan Tarbiyah Program Studi Matematika dan pernah mengajar Matematika di dua SMK Kota Bengkulu (Namun, setelah menikah dan ikut suami merantau ke Jakarta, Saya kemudian memutuskan untuk istirahat sejenak). Dan tidak lama kemudian, adik ipar (adik perempuan suami) mengajak Saya bergabung ke grup kepenulisan tersebut. 

Menulis Cerpen dan cerbung tentunya berbeda dengan menulis sinopsis untuk FTV, meskipun sama-sama menceritakan suatu kisah dan memiliki penokohan.


Sinopsis FTV menggambarkan garis besar isi cerita yang juga disertakan dengan karakterisasi pada halaman selanjutnya setelah sinopsis ditulis. Makanya, jumlah halaman untuk pengiriman sinopsis antara 3-5 halaman yang sudah termasuk halaman karakterisasi pemain tersebut.

Sinopsis FTV perdana Saya tayang saat program Kuasa Illahi di MNCTV tahun 2017, yang nonton FTV Kuasa Illahi pasti tau donk kalau film tersebut menayangkan tentang azab orang-orang yang zolim dan tayang pada jam 19.30 WIB😅. Saat itu mentor Saya Pak Exan Zen. Dari sanalah Saya belajar banyak hal tentang dunia FTV, termasuk belajar membuat scene plot hingga skenario. Alhamdulillah!

Meskipun saat itu hanya satu ide cerita Saya yang nyangkut, tapi sudah sangat bersyukur, setidaknya ada hasil dari yang Saya pelajari selama ini. Mulai dari menentukan karakterisasi pemain, konflik yang harus dibuat, hingga mau ending yang seperti apa. 

Next, Saya kemudian makin banyak kenal teman sesama penulis, hingga akhirnya Saya diajak gabung ke grupnya Pak Musfar Yasin, yang darinya pula Saya tambah ilmu soal skenario FTV. Beliau juga share ilmu mengenai aplikasi yang dipakai untuk memudahkan dalam penulisan skenario tersebut (yang hingga saat ini belum sempat Saya ulas di blog buat Saya pelajari lagi, jika suatu saat Saya ataupun teman-teman membutuhkannya). Jadi, dengan aplikasi tersebut Kita tidak perlu repot memberi tab ataupun keterangan (seperti INTER CUT, CUT TO dll) yang biasa digunakan untuk skenario yang kita buat tersebut.

Momen Bergabung dengan Grup JPI

Tidak lama kemudian, Saya diajak oleh mbak Yulia buat gabung ke grupnya Pak Endik Koeswoyo, dengan nama komunitas Jaringan Penulis Indonesia (JPI). Kalian pernah menonton tayangan FTV di SCTV? Beliau ( Pak Endik) inilah yang memberi kesempatan kami buat para anggota grup JPI untuk mengirimkan sinopsis buat FTV SCTV. Beliau juga penulis novel dan buku loh! Serta pernah menjadi pemain film pada karya yang beliau buat. Keren yaaa! Semoga bisa ikuti jejak suksesnya. Aamiin.

Nah, sebelum mengirimkan sinopsis FTV ke beliau, anggota grup wajib punya profil serta tulis profil tokoh (sesama anggota grup). Tentu saja harus tergabung pada grup WhatsApp JPI. Join ke grup Gratis, akan tetapi tentunya ada syarat dan ketentuan yang harus diikuti. Apalagi kalau Kamu coba-coba kirim info di luar tentang kepenulisan, siap-siap aja di kick dari grup. Apalagi sampai melanggar aturan jam diskusi, sebab di grup tersebut diskusi dibuka pada jam 7 pagi hingga 9 malam. Tentu saja ini dilakukan demi kenyamanan bersama sesama member grup.

Jika Kamu sudah menulis profil sahabat JPI, kirim hasilnya dalam bentuk file doc atau docx ke admin JPI di grup tersebut agar bisa dimuat ke website JPI. Nah, setelah itu, baru deh kirim sinopsis FTV-mu (sesuai format penulisan). Ingat! Jika format penulisan yang Kamu kirim salah, jangan berkecil hati jika sinopsis FTV-mu dilewati dan dibiarkan mengendap, untuk itulah penting banget poin "format penulisan" diperhatikan. Ke beliau ini juga tidak setiap saat bisa mengirimkan sinopsis FTV, tentunya hal tersebut dilakukan beliau untuk memudahkan dalam proses menyeleksi serta memberi masukan ke anggota yang telah kirim sinopsisnya dan sinopsis tersebut masih kurang menarik.

Menariknya lagi, setelah berhasil tahap sinopsis, anggota JPI juga berkesempatan mengembangkan skillnya untuk lanjut ke Scene Plot dan juga Skenario. Dan, itu semua belajarnya dari jarak jauh loh! 

Alhamdulillah, belajar di ketiga grup yang Saya ikuti tersebut menyenangkan dan sering share info bermanfaat. Nah, itulah awal mula Saya mengenal dan belajar tentang menulis sinopsis FTV, dan alhamdulillahnya lagi, Saya pernah menulis langsung scene plot dan skenario dari ide cerita, sinopsis yang  Saya buat. Semoga info tersebut bermanfaat. Apalagi buat teman-teman yang mulai tertarik dengan dunia kepenulisan 🙂
Post Comment
Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung dan meninggalkan komentar yang dapat membangun tulisan saya.
Mohon maaf, komen yang mengandung link hidup tidak saya publish ya :)

Auto Post Signature