Berkat Prive Uri Cran Cegah Anyang-anyangan Selama Perjalanan

Wednesday, March 7, 2018

Berkat Prive Uri-CranCegah Anyang-anyangan Perjalanan Jadi Menyenangkan

Tanpa terasa bulan Maret di tahun 2018 akan berlalu *masih lama kalee😂* tapi bagi saya yang sudah lama tak pulang ke kampung halaman tentu saja pengennya waktu cepat berputar agar bisa segera berkumpul bersama keluarga, terutama di hari lebaran. Apalagi sudah dua tahun ini nggak pulang, setahun lagi tetap nggak pulang juga, maka saya tak ubahnya seperti bang Toyib (itu loh, yang lagunya tiga kali puasa tiga kali lebaran nggak pulang-pulang)😱, sudah lama, kan? Gimana nggak lama, itu semua berawal kekhawatiran saya pada kejadian beberapa tahun yang lalu.

Curhat dulu deh kalau gitu...
Jadi, di tahun 2015 saya dan suami memutuskan untuk berlebaran di kampung halaman, tepatnya hari raya Idul Fitri. Jadwal penerbangan kami saat itu pada pukul 06.00 Wib. Karena jarak antara tempat tinggal kami (Depok) dengan bandara Soekarno-Hatta cukup jauh, maka kami berangkat mulai pukul 02.00 Wib. Sudah bisa dibayangkan, saat mata masih dalam 5 watt sudah harus melek 360 derajat😂. 

Sesampainya di bandara, tim informasi memberi tahu jika pesawat akan mengalami delay. Terpaksa menunggu. Dan, tujuan kami saat itu adalah pulang ke kampung halaman suami lebih dulu, Kerinci-Jambi. Tahu kan daerah Kerinci? Itu loh, wilayah yang terkenal dengan gunung tertinggi ke-5 di Indonesia, yang makanan khasnya dodol kentang.

Setelah hampir satu jam menunggu, akhirnya bagian informasi mengumumkan jika pemberangkatan menuju Bandara Sultan Thaha sekitar sepuluh menit lagi dan para penumpang harus bersiap, termasuk saya dan suami. Ingin rasanya sebentar saja ke toilet, untuk sekadar buang air kecil, tapi karena merasa sudah nggak keburu lagi, akhirnya saya batalkan niat saya untuk buang air kecil. "Soekarno-Hatta ke Jambi cuma satu jam-an aja, masih bisa ditahan hingga tiba di sana" pikir saya.

Setibanya kami di Bandara Sultan Thaha Syaifuddin Jambi, ternyata mobil travel yang sudah kami pesan sudah datang, dan parahnya sudah lama menunggu. Saya baru ingat, sesuai janji penjemputan harusnya memang sekitar jam 07.00, tapi eh tetapi karena delay jadinya tidak sesuai skenario, dan salahnya kami lupa memberi informasi ke supir travel,  parah beuh.

Untuk menghindari adegan marah-marahan seorang supir pada penumpangnya, terpaksalah saya dan suami masuk ke mobil. Padahal, saat itu saya sedang menahan pipis. Saya kira mobil travel langsung berangkat ke tujuan, tapi ternyata tidak, mobil berhenti di loket. Huaah, saya sangat bersyukur, itu berarti ada kesempatan saya buat buang air kecil. Sambil berlari-lari kecil saya langsung menuju kamar mandi.

Lega? Ya tentu saja lega, sebab sudah ditahan dari beberapa jam lalu. Tapi😥, ada rasa yang tidak nyaman saat saya buang air kecil. Harusnya urine yang saya keluarkan banyak, ternyata jumlahnya lebih sedikit dari biasanya. Bahkan, rasanya pun berbeda. Terasa perih saat saya buang air kecil, dan itu berlanjut dengan rasa ingin buang air kecil kembali. Duuh, nggak nyaman banget rasanya. Akhirnya, saya balik lagi ke kamar mandi hingga beberapa kali sampai mobil berangkat.

Suami saya melihat saya udah keringat dingin, dikira karena saya nggak kuat dengan AC mobil, padahal itu karena saya menahan-nahan buang air kecil yang berulang-ulang. Saya ingat-ingat, sebelum berangkat sengaja tidak minum air mineral, untuk menghindari adegan keluar-masuk kamar mandi, tapi setelah mengalami perih saat buang air kecil, barulah saya sadar jika penyebab sakit buang air kecil yang saya rasakan itu dikarenakan saya terlalu lama menahan pipis. Duh, kapok dah!

Dari kejadian itu, saya jadi teringat sama teman yang pernah curhat jika dia pernah buang air kecil disertai rasa sakit dan perih, karena takut hal fatal terjadi dia tanya-tanya ke dokter, ternyata yang dia alami merupakan gejala awal infeksi saluran kemih atau lebih akrab disebut dengan anyang-anyangan. Saya pikir, anyang-anyangan terjadi hanya pada orang-orang tertentu saja, seperti usia lanjut, tapi nyatanya tidak. Semua orang bisa terkena resiko mengalami anyang-anyangan, baik orang dewasa, anak-anak bahkan ibu hamil😰, duh nggak lagi deh nahan pipis.

Baca juga: Informasi Mengenai Anyang-anyangan.


Setelah kejadian itu, saya lebih mawas dan tidak menunda-nunda jika ingin buang air kecil, meskipun dalam perjalanan saya usahakan tidak menahannya. Untuk mengobati anyang-anyangan yang saya derita, saya obati dengan Prive Uri-Cran. Apalagi ketika melakukan perjalanan jauh, Prive Uri-Cran setia menemani. Sehingga, saya lebih nyaman, serta tak ada lagi adegan menahan rasa sakit buang air kecil sebagaimana yang pernah saya alami. Dan, tentu saja saya sedia Prive Uri-Cran Kapsul dan Sachet.






Prive Uri-Cran Cranberry Extract


Diantara teman-teman mungkin bertanya-tanya, apa itu Prive Uri-Cran dan apa alasan saya memilih Prive Uri-Cran untuk mengobati anyang-anyangan yang saya derita? Oke, saya akan menjelaskannya.

Ada sebanyak 80% kasus anyang-anyangan disebabkan oleh bakteri E-Coli, dimana bakteri E-Coli ini dapat menempel pada saluran kemih. Dan Esktrak Cranberry merupakan bahan alami yang dapat mencegah bakteri E-Coli ini menepel di saluran kemih.

"Tapi kan, nyari Cranberry tidak semudah itu? Gimana dong?"

Tenang teman-teman, sekarang kita nggak perlu repot-repot lagi nyari buah Cranberry. Soalnya, ekstrak Cranberry ini sudah tersedia dalam bentuk kapsul dan serbuk dalam kemasan Prive Uri-Cran.

Prive Uri-Cran merupakan suplemen makanan yang mengandung ekstrak Cranberry. Buah Cranberry dengan nama ilmiah vaccinium oxycoccos ini adalah salah satu tanaman jenis berry yang termasuk dalam tanaman semak atau tanaman yang biasa tumbuh liar yang banyak ditemukan di bagian utara Amerika dan Kanada. Buah Cranberry telah lama diteliti dan digunakan di Amerika yang efektif mencegah infeksi saluran kemih karena kaya akan Proantocyanidin (PAC) yang dapat mencegah penempelan bakteri E-Coli pada dinding saluran kemih dan membuangnya bersama air kencing, sehingga mencegah bakteri tersebut menularkan inveksi.
Khasiat dari buah Cranberry ini sudah terkenal di dunia sebagai solusi alami untuk mengatasi anyang-anyangan atau infeksi saluran kemih. Dimana hal ini dibuktikan oleh 4 uji klinis secara acak sempurna yang menyatakan bahwa jus buah Cranberry mampu menghambat infeksi bakteri pada saluran kemih.

Pada bulan April 2004, lembaga pengawas obat dan makanan Prancis, AFSSA, mengizinkan penggunaan jus buah Cranberry sebagai antibakteri untuk kesehatan saluran kemih. Selain kaya akan serat makanan, mineral dan flavonoid antosianidin, sianidin, peonidin, quercetin dan memiliki senyawa fitokimia, yakni salah satu sumber antioksidan polifenol, buah Cranberry juga mempunyai kadar vutamin C yang cukup tinggi, sehingga buah Cranberry sangat bermanfaat bagi kesehatan jangtung serta dapat mencegah penyakit berbahaya lainnya seperti kanker dan penyakit jantung.

Oiya teman-teman, beberapa tahun terakhir lalu hingga kini, Cranberry populer digunakan sebagai sumber vitamin untuk meningkatkan kekebalan tubuh, mencegah sariawan serta digunakan sebagai antioksidan.

Untuk mengatasi anyang-anyangan yang diderita, kita tak perlu lagi bersusah payah mencari dan mendapatkan buah Cranberry hingga pergi ke benua Amerika, sebab semua manfaat Cranberry bisa kita dapatkan di dalam Prive Uri-Cran, baik kapsul maupun yang sachet. Dalam kemasannya ini, Prive Uri-Cran menjadi solusi praktis yang mudah serta aman dalam mengatasi anyang-anyangan.

"Saya sudah minum, tapi kok belum ada perubahan?"

Tentu saja belum ada perubahan jika minumnya tidak teratur. Maka, untuk hasil maksimal, sebaiknya konsumsi 2 gelas (@150ml) jus Cranberry per hari selama kurang lebih 10 hari untuk Prive Uri-Cran dalam bentuk Scahet, atau 1-2 kapsul per hari untuk Prive Uri-Cran dalam bentuk kapsul.


Mengapa Saya Perlu Memelihara Kesehatan?


Kesehatan merupakan hal yang sangat penting dalam kehidupan. Ada berbagai faktor yang dapat menyebabkan kesehatan manusia terganggu, seperti misalnya faktor pola makan dan pola hidup yang buruk.

Dari apa yang pernah saya alami, membuat saya lebih menjaga pola makan maupun pola hidup, sebab saya tidak mau mengalami anyang-anyangan berulang. Bikin repot, bikin susah tentunya terhadap diri sendiri. Bahkan sebuah fakta yang saya ketahui dari googling, jika ternyata wanita lebih rentan terkena infeksi saluran kemih dibanding pria. Masyaa Allah. 😰


Setelah mengetahui fakta tersebut, apakah kita harus berdiam diri? Tentu saja tidak. Pernah dengar pepatah mengatakan "mencegah lebih baik daripada mengobati"? Yups, meskipun itu pepatah lama, tapi apa salahnya diterapkan. Sebab, sehat itu mahal loh. Dan, cara mencegah anyang-anyangan yang bisa kita lakukan adalah:


  1. Jangan menahan hasrat untuk buang air kecil. Saat kita merasa ingin buang air kecil, jangan ditahan-tahan meskipun sebentar, segera lakukan. Sebab, ini biasanya yang sering sekali dilakukan, awalnya ditahan, akhirnya keterusan, sehingga anyang-anyangan menyerang ✅
  2. Jangan memakai pakaian dalam terlalu ketat ✅ 
  3. Saat buang air (BAK maupun BAB) basuhlah organ intim dari arah depan ke arah belakang, tujuannya agar bakteri yang berasal dari saluran pembuangan tidak berpindah ke organ intim✅
  4. Gunakan air bersih untuk membasuh organ intim, apalagi saat bepergian sangat penting membawa air bersih kedalam botol, sebab berdasarkan pengalaman yang pernah saya alami saya pernah kesulitan mendapat air untuk cebokan, jadi terpaksa nyari air dulu 😪✅
  5. Setelah buang air (BAB dan BAK) dan membasuh organ intim, segera keringkan organ intim dengan tissu, sebab bakteri sangat suka berkembang pada pakaian dalam yang lembab maupun basah ✅
  6. Rajin minum air putih. Nah, ini biasanya jarang dilakukan, apalagi saat perjalanan jauh, padahal rajin minum air putih menjadi salah satu cara untuk mengatasi susah buang air kecil ✅
  7. Jangan langsung duduk di kursi yang baru saja ditinggalkan oleh orang lain. Sebab, tidak ada yang dapat menjamin ada atau tidaknya bakteri yang tertinggal sesaat setelah tempat duduk itu ditinggalkan. Maka beri jeda beberapa saat sebelum memutuskan untuk duduk di tempat yang sama ✅
  8. Saat ingin buang air (BAK maupun BAB) di toilet umum, jangan pernah langsung duduk di toiletnya (jika toilet duduk), tapi basuhlah dudukan toilet terlebih dulu dengan air lalu keringkan dengan tissu, baru kemudian buang air kecil/ besar ✅
  9. Jangan menggunakan air yang ada di ember/ bak untuk membasuh organ intim karena belum terjamin kebersihannya, apalagi di toilet umum ✅
  10. Rajin konsumsi buah-buahan, sebab buah-buahan dapat memenuhi kebutuhan serat dalam tubuh, salah satu buah yang disarankan adalah buah Cranberry ✅

Penyebab Anyang-anyangan dan Cara Mengatasinya

Anyang-anyangan merupakan penyakit yang tidak serta merta muncul begitu saja. Anyang-anyangan sama seperti penyakit lainnya yang kemunculannya memiliki beberapa faktor, dan faktor penyebab anyang-anyangan tersebut diantaranya:

  1. Bakteri. Bakteri penyebab anyang-anyangan dan infeksi saluran kencing adalah Bakteri E-Coli ✅
  2. Kebersihan organ intim yang kurang terjaga ✅
  3. Dehidrasi. Kekurangan cairan tubuh bisa menjadi salah satu penyebab anyang-anyangan. Sebab, saat tubuh kekurangan cairan maka produksi urine juga semakin berkurang. Seseorang yang dehidrasi sering merasa ingin buang air kecil akan tetapi volume urine yang dikrluarkan sedikit ✅
  4. Diabetes. Penderita diabetes juga rentan terkena anyang-anyangan atau infeksi saluran kemih ✅
  5. Alat kontrasepsi. Menggunakan alat kontrasepsi (khususnya KB spiral) juga bisa menjadi salah satu penyebab anyang-anyangan ✅
  6. Kehamilan. Ketika bayi di dalam kandungan makin membesar, maka kandungan akan menekan kantung kemih. Kantung kemih yang tertekan inilah menjadi penyebab wanita hamil merasakan ingin buang air kecil secara terus menerus ✅
Duuh, ngeri ya😰? Untuk itu kita harus melakukan tindakan agar terhindar dari anyang-anyangan atau infeksi saluran kemih. Dan berikut merupakan cara mengatasi anyang-anyangan:
  1. Saat terkena anyang-anyangan, banyak-banyaklah minum air putih agar buang air kecil menjadi lancar serta lebih banyak. Sebab, semakin lancar dan banyak urine yang keluar saat buang air kecil, rasa sakitnya akan perlahan berkurang ✅
  2. Minum seduhan air hangat yang dicampur sedikit gula dan perasa air jeruk nipis untuk meredakan rasa sakit akibat anyang-anyangan ✅
  3. Minum Prive Uri-Cran secara teratur. Sebab, ekstrak Cranberry yang terdapat di dalam suplemen ini mampu menyembuhkan dan mengatasi rasa sakit yang ditimbulkan anyang-anyangan ✅
Apabila cara di atas sudah dilakukan namun anyang-anyangan yang diderita tidak kunjung sembuh, maka segera ke dokter sebab bisa saja ada penyakit serius yang sedang diderita.




Alasan Memilih Prive Uri-Cran

Ada beberapa alasan yang membuat saya memutuskan untuk memilih Prive Uri-Cran sebagai solusi atasi anyang-anyangan, diantaranya:
  1. Prive Uri-Cran ini terbuat dari bahan alami yang tidak berbahaya ✅
  2. Prive Uri-Cran aman dikonsumsi setiap hari sebab merupakan suplemen makanan yang juga bermanfaat untuk menjaga kondisi tubuh ✅
  3. Praktis dan mudah dibawa, sebab kemasannya tidak terlalu besar, baik Prive Uri-Cran sachet maupun kapsul ✅
  4. Prive Uri-Cran ini diproduksi oleh perusahaan terpercaya, yakni Combiphar.
"Waaah, banyak ya manfaat yang terkandung di dalam Prive Uri-Cran😍" iya dong. 
Uri-Cran Pas di Dompet (Dok. Pribadi)
"Tapi, pasti nyari Uri-Cran susah ya?😩" nggak kok. Teman-teman bisa dapatkan Prive Uri-Cran ini di apotek-apotek terdekat seluruh Indonesia seperti Century, Guardian, Kimia Farma, Viva Health serta apotik lainnya. Nah, buat teman-teman yang masih kesulitan nyari Prive Uri-Cran, teman-teman juga bisa kok beli secara online di beberapa e-commerce dan tentu saja dengan harga yang bervariatif tergantung penjualnya.

Bagaimana? Masih menunda-nunda untuk menjaga kesehatan? Kalau saya nggak mau deh, udah kapok😂. Bagaimana dengan teman-teman?

Semoga pengalaman saya dan informasi ini bermanfaat ya😘. 

Post Comment
Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung dan meninggalkan komentar yang dapat membangun tulisan saya.
Mohon maaf, komen yang mengandung link hidup tidak saya publish ya :)

Auto Post Signature