Tips Agar Tetap Tampil Cantik Saat Mudik.

Thursday, March 29, 2018

Selalu Tetap Tampil Cantik diSaat Mudik


Mudik adalah momen yang dilakukan oleh perantau yang jauh dari keluarga. Dan tentunya sangat ditunggu-tunggu, terutama saya dan suami😁. Setidaknya setahun sekali mudik, tapi pernah juga sih dua tahun nggak mudik, karena ada beberapa hal yang nggak memungkinkan kami untuk pulang. 

Biasanya, kalau mudik ada beberapa amunisi yang saya sertakan ke dalam koper, agar bisa tetap tampil gaya saat berlebaran di kampung halaman, diantaranya:

  • Kerudung dan aksesoris.

Kerudung biasanya saya bawa warna dan motif yang netral sehingga fleksibel untuk saya gunakan pada berbagai acara. Jika kerudung berbahan tipis, saya juga sertakan dalaman. Dan untuk menunjang penampilan saat berhijab, saya juga lengkapi dengan asksesoris berupa bros yang disesuaikan dengan busana.

  • Bawa alas kaki yang nyaman.

Untuk alas kaki, ketika mudik saya biasanya membawa dua pasang, yakni alas kaki dengan hak yang tidak terlalu tinggi (<5cm) dan alas kaki yang tidak memakai hak. Namun, buat teman-teman yang senang menggunakan hak yang lebih tinggi, ada baiknya gunakan selop terbuka. Selop terbuka dengan hak yang lebih tinggi, cocok dipadukan dengan busana kain dan tunik, atau celana palazzo dan tunik.

  • Bawa atasan dan bawahan secukupnya.

Ketika berlebaran di kampung halaman, tentu saja kita akan bertemu keluarga besar dan tak jarang juga mendapat undangan makan di rumah mereka. Maka, saya lebih senang memakai busana yang nyaman dan santun. Untuk busana, selain kaftan atau maxi dress ada baiknya membawa satu blus dan dua tunik polos dengan warna netral berbahan sutra atau crepe sifon yang tidak terlalu berat namun tetap terkesan mewah.

Untuk celana, bawalah dua model celana panjang bahan seperti palazzo dan pensil. Namun, jika memungkinkan dan masih ada ruang, teman-teman bisa membawa kain sutra lilit 7/8 yang terkesan modern dan gaya.

  • Pakaian 'penyelamat'.

Nah, untuk pakaian penyelamat ini teman-teman bisa bawa celana jeans dan kaus, lalu lapisi dengan outer berbahan rayon atau kaus. Pilihlah warna netral serta ukuran yang tidak terlalu ketat, seperti midi outer, long outer, atau batwing outer. Sebab, sehari-hari di kampung halaman, tentu tidak mungkin kita melulu menggunakan busana santun berupa tunik, maxi dress, ataupun kaftan.

  • Kosmetik.

Untuk kosmetik, usahakan beberapa kosmetik selalu ada di dalam tas, seperti compact powder, pensil alis, maskara, 1-2 warna lipstik, serta eyeshadow berwarna netral.

  • Skin care.

Bawa juga skin care seperti pembersih wajah, tabir surya, krim malam, toner, krim mata, facial spray dan juga body lotion.

  • Travel toiletries kit.

Untuk perlengkapan mandi, saya biasanya bawa sampo, sabun, sikat gigi, pasta gigi, handuk kecil. Ya meskipun saya bisa membeli di jalan, namun saya lebih suka bawa sendiri. Dan tak lupa pula sisir mungil, jepit/ karer rambut, serta parfum ukuran mini.

  • Tas.

Saat bersilaturahmi, rasanya tidak lengkap jika tidak menenteng tas. Untuk tas, teman-teman bisa bawa dua tas, yakni ukuran sedang yang bisa dipakai untuk sehari-hari, misalnya model hobo yang simpel ataupun model tote. Sedangkan tas satunya lagi, berupa clutch mungil atau wrislet bag untuk dibawa ketika hadiri jamuan yang lebih resmi. Pilih warna tas yang netral, seperti abu-abu, perak, hitam, putih atau beige agar cocok jika dipadukan dengan berbagai busana.

  • Perlengkapan shalat.

Nah, untuk barang yang satu ini tentunya nggak boleh ketinggalan. Untuk perlengkapan Shalat, teman-teman bisa pilih bahan satin atau sutra dengan hiasan bordir atau dapat disesuaikan dengan selera. Dan tentu saja bisa diserasikan dengan sajadah.

Nah, itulah beberapa perlengkapan yang bisa kita jadikan list yang perlu dibawa ketika mudik. Kalau teman-teman, apa aja sih yang wajib dibawa? 🤗


Post Comment
Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung dan meninggalkan komentar yang dapat membangun tulisan saya.
Mohon maaf, komen yang mengandung link hidup tidak saya publish ya :)

Auto Post Signature