Tutorial Bikin Video Menggunakan Smartphone Bersama Kang Dudi

Friday, March 9, 2018
Dok. Komunitas ISB
"Kok hasil videonya butek kaya air keruh gitu? Ini juga gambarnya miring-miring" ucap saya pada diri sendiri saat membuat video ketika berada di tempat wisata.

Sayang sungguh sayang, momen indah di tempat wisata tak bisa saya abadikan dengan baik. Padahal, saya belum tentu bisa balik lagi ke lokasi itu, jauuuh😩.

Pernah suatu ketika liat teman share video, duuuh videonya kok bikin jatuh cinta, kece abis dan hasil nggak bikin meringis seperti tragedi saya yang gagal abadikan momen jalan-jalan ke objek wisata. Karena penasaran, saya tanya-tanya bagaimana cara dia bikin video semenarik itu. Tapiiii, itulah saya, saya bisa jika langsung dipraktekkan, kalau cuma teori ingatnya hari ini esok lusa udah lupa lagi. Duuuh😣

Tapi ibaratnya pucuk dicinta ulam pun tiba, minggu lalu saya mendapat info dari ISB, itu loh komunitas Indonesian Social Blogpreneur, akan mengadakan workshop keren. Tapi eh tetapi, harus melewati tahap seleksi. Bayangkan, peserta yang akan dipilih hanya 30 orang saja. Saat mendaftar, saya sempat harap cemas kalau-kalau tidak terpilih, duuh padahal kepengen banget bisa mendapatkan kesempatan itu.

Saat berselancar ke komunitas ISB, ternyata sudah keluar pengumuman nama-nama yang terpilih untuk ikut acara tersebut. Alhamdulillah, saya menjadi salah satu peserta terpilih itu.😍 Terima kasih ISB.

Mbak Ani Berta, Founder ISB (Dok. Pribadi)

Belajar Bikin Video Menggunakan Smartphone Bersama Kang Dudi Iskandar.
Alhamdulillah saat acara tanggal 4 Maret 2018 lalu saya diberi kesehatan sehingga bisa menghadiri workshop dari Kang Dudi Iskandar dengan tema 'Bikin Video Menggunakan Smartphone' yang berlangsung di Burger King Plaza Festival bersama teman blogger, Komunitas ISB dan juga CNI.

Kang Dudi menjelaskan mengenai perbedaan antara Youtuber dengan Vlogger, jika kekuatan di vlog ada 'aku'nya, sedangkan Youtuber tidak.

Sebelum memulai materi, Kang Dudi memperkenalkan diri serta aktivitasnya sebagai fotografer serta vlogger. Kang Dudi juga menyampaikan jika aplikasi edit video untuk android diantaranya: Kinemaster, Filmora Go, Power Director, Viva movie, Power Director, Legend.

📷Ada 5 cara shot, yakni:

  1. Close up muka.
  2. Close up aktivitas.
  3. Wide shot.
  4. Side shot.
  5. Over the shoulder shot.
"Tiap shot tahan napas selama 10 detik" kata Kang Dudi.

Setelahnya kami diminta untuk men-download aplikasi Legend dan Aplikasi Power Director. Jika aplikasi Legend ini untuk membuat animasi teks, berbeda dengan Power Director yang digunakan untuk mengedit video seperti memasukan beberapa kumpulan video, foto serta memasukan bagian dari aplikasi Legend tadi kemudian mengedit serta memotong bagian video yang dianggap tidak gunakan.

Dok .Komunitas ISB

Pada penyampaian materi, Kang Dudi juga mempraktekan cara penggunaan kedua aplikasi tersebut dengan diikuti para blogger. Kang Dudi juga merekomendasikan Power Director merupakan aplikasi yang wajib di download, sebab berlangganan Power Director hanya Rp. 60.000 saja sekali bayar untuk selamanya selama email yang didaftarkan masih berlaku.

Tidak hanya saat membuat tulisan, kita menggunakan rumus 5w + 1h akan tetapi ketika akan membuat video vlog juga dapat digunakan agar video yang akan dibuat lebih terarah.

Aplikasi Legend
Aplikasi ini hanya bisa digunakan untuk membuat tampilan video lebih 'bernuansa' dengan fitur gaya tulisan yang beragam dan tentu saja kita dapat menyisipkan gambar/ foto apapun sebagai background.


Aplikasi Power Director
Penggunaan aplikasi ini sangat mudah, kita tinggal memasukan video yang ingin dipotong, kemudian jika ingin menambahkan foto kita dapat menambahkan saja. Terlebih lagi ingin menambahkan musik, ada beberapa rekomendasi yang dapat dipakai diantaranya:

  1. Bensound.com ✅
  2. Freemusicarchive.org ✅
  3. Joshwoodward.com ✅
  4. Freesoundtrackmusic.com ✅




Setelah klik "New Project" kita isi nama project yang diinginkan lalu kita dapat menentukan ingin menentukan Project Aspect Ratio dalam bentuk Landscape atau Potrait, disesuaikan saat proses pengambilan foto maupun video itu sendiri.

Setelah edit-edit, potong memotong video next proses penyimpanan. Nah, untuk penyimpanan ini kita dapat memilih save file pada galeri, sehingga hasil editing tadi otomatis ke-save. Bagaimana teman-teman? Mudah kan bikin videonya?

Udah ah, daripada dibaca aja, mending langsung praktek😃.
Dan, taraaaa... Inilah hasil video saya setelah belajar bikin video bareng Kang Dudi dan teman-teman blogger, nonton yuuuk!😁


Oiya, selain dapat ilmu, alhamdulillah dapat oleh-oleh juga dari ISB yang bekerjasama dengan CNI. CNI ini menyediakan berbagai produk-produk kesehatan CNI dan juga berbagai jenis produk CNI lainnya yang tentu saja dapat menunjang gaya hidup sehat kita. Apalagi bu ibu rumah tangga, CNI juga menjual produk peralatan rumah tangga dan pastinya dengan harga terjangkau.

Entah kebetulan atau gimana, barang yang saya peroleh ini adalah barang impian saya bulan lalu. Mengapa saya bilang barang impian? Sebab, saya kepengen banget punya, tapi belum kesampaian karena uang buat beli, ada-ada aja kegunaannya, *eh jadi curcol😂
Ayo kita bikin video vlog😉!
Post Comment
Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung dan meninggalkan komentar yang dapat membangun tulisan saya.
Mohon maaf, komen yang mengandung link hidup tidak saya publish ya :)

Auto Post Signature