Solusi Menjaga Psikis Anak Melalui Halodoc

Wednesday, August 8, 2018

"Loh, kok belum siap berangkat sekolah, Dek?"

"Adek nggak mau sekolah lagi, Ma!"

"Kenapa, Sayang?"

"Adek di bully teman-teman. Mereka bilang Adek jelek!" 

Kira-kira pernyataan apa yang tepat untuk diucapkan kepada sang anak tersebut? Tentunya setiap orangtua memiliki pernyataan yang berbeda-beda, ada yang sedikit memaksa, bahkan mungkin memarahi jika sang anak ngambek.

Tapi tahukah ayah dan bunda, bahwa apa yang kita ucapkan, lakukan memiliki dampak tersendiri, terutama terhadap buah hati.

Dari percakapan mengenai seorang anak yang ngambek tidak mau sekolah tersebut, Dr. Tjhin Wiguna Sp. KJ, seorang Psikiater Spesialis Anak dan Remaja di RSCM memberikan solusi dengan teknik pendekatan dan solusi yang tepat, yakni dengan memberikan pernyataan "Nggak apa-apa seluruh dunia bilang kamu jelek, tapi di mata Mama, kamu ganteng/ cantik!"

Lalu, bagaimana jika anak tersebut tetap membandel? Tentunya kita mencoba solusi lainnya, dengan pendekatan yang berbeda pula, yang terpenting tetaplah mengarahkan anak pada hal yang positif.

Dalam hal mengurus anak, tentunya kita sebagai orangtua akan dihadapkan dengan tantangannya masing-masing. Akan tetapi, pada kenyataannya masih banyak orangtua yang menunjukkan tindakan yang kurang tepat. Sehingga berdampak terhadap psikis anak.

Pentingnya Menjaga Psikis Anak Sejak Dini.

Pada tanggal 31 Juli 2018 lalu, saya menghadiri undangan talkshow dari Halodoc bersama komunitas Mom Blogger Community dengan tema "Tips Menjaga Psikis Anak Sejak Dini" di Paradigma Cafe Jakarta. Yang mana acara tersebut berlangsung dalam rangka memperingati hari Anak Nasional yang jatuh setiap tanggal 23 Juli.

Acara talkshow ini ditujukan untuk pasangan muda dan orangtua yang memiliki balita, yang mana bertujuan agar para orang tua bisa mendidik anak-anaknya dengan cara yang lebih baik dan lebih sehat menurut anjuran dokter. Meskipun saya belum menjadi orangtua, namun belajar tentang Menjaga Psikis tentunya saya perlukan, sehingga di saat saya memiliki anak nanti, bisa saya terapkan pada anak saya.

Sebagai orangtua, tentunya menginginkan anaknya dapat tumbuh dengan baik, baik itu secara fisik maupun psikis/ mental anak. Akan tetapi, pada kenyataannya masih banyak orangtua yang hanya terfokus terhadap pertumbuhan anak secara fisiknya saja dan cenderung melewatkan perilaku serta psikis anak. Padahal, perlu kita ketahui jika pembentukan perilaku dan psikis anak merupakan pondasi bagi anak untuk dapat tumbuh di lingkungan sosial nantinya.

Bersama narasumber Dr. Tjhin Wiguna Sp. KJ, saya dan teman-teman komunitas semakin tahu mengenai Perlunya Menjaga Psikis Anak Sejak Dini. Peran orangtua tentunya sangat penting dalam perkembangan karakter serta moral anak. Terlebih anak biasanya akan mencari panutan dalam membentuk bahasa, sikap serta perilaku yang dapat dijadikan panutan oleh mereka.

Berdasarkan Fakta yang Ada.

Menurut hasil survei, dari 1,176 orang di Amerika Serikat menemukan bahwa dua per tiga dari orang dewasa percaya bahwa nilai moral dari anak telah menurun cukup banyak sejak mereka masih muda. Dari hasil survei tersebut menunjukkan, bahwa masih minimnya pendidikan nilai moral yang ditanamkan pada anak-anak sejak dini, sehingga menyebabkan nilai moral tersebut tidak tertanam pada diri anak.


"Umumnya orangtua mendidik anak sesuai dengan norma dan budaya yang ada di masyarakat saat ini, tapi belum tentu itu hal yang dibenarkan secara medis. Apalagi sekarang zaman sudah berubah, dimana anak sudah sangat aware terhadap teknologi. Jadi, sebagai orangtua tentunya perlu arahan untuk mendidik anak sesuai dengan perkembangan zaman"

Mayoritas anak menganggap bahwa orangtua adalah panutan yang paling penting, sehingga kita sebagai orangtua tentunya harus fokus menjadi panutan yang baik dan positif bagi anak, yakni dengan:



  • Menunjukkan pada anak bahwa orangtua terus menjukkan sikap dan perilaku yang positif. 
  • Menunjukkan pada anak bahwa orangtua selalu berorientasi pada tujuan dan perencanaan yang baik.
  • Bantu anak untuk menemukan panutan dalam bidang yang disukai.
  • Usahakan untuk melingkupi rumah tangga dengan suasana Illahiyah, yakni menghidupkan lentera keagamaan di dalam rumah.
  • Beri pujian ketika melihat sikap, perilaku dan bahasa yang positif pada anak.
  • Mengingatkan serta memberikan contoh dalam menjalankan tata krama dalam kehidupan sehari-hari seperti bersyukur, memaafkan, berterima kasih, meminta maaf, menolong, bertanggungjawab, memberi salam dan beberapa contoh baik lainnya.
  • Mengembangkan rasa empati pada anak, misalnya menjenguk orang sakit, memaknai penderitaan orang lain dan masih banyak lainnya.

Dalam hal ini, Dr. Tjhin Wiguna Sp. KJ menyampaikan bahwa ada tiga hal kebutuhan dasar anak, yakni Asah, Asih dan Asuh.



  • Asah, yakni kebutuhan stimulasi. Dimana untuk memperoleh perkembangan yang optimal, seorang anak perlu di-Asah melalui kegiatan stimulasi dini yang mana bertujuan untuk mengembangkan kemampuan sensorik, motorik, emosi-sosial, moral, spiritual, kognitif sedini mungkin terhadap anak.


  • Asih, yakni kebutuhan kasih sayang. Ini dapat diwujudkan dengan kontak fisik dan psikis sedini mungkin. Kurangnya kasih sayang ibu pada tahun pertama kehidupan sang anak, tentunya memiliki dampak negatif pada tumbuh kembang anak, baik secara mental, fisik maupun sosial-emosi.


  • Asuh, yakni kebutuhan Fisik-Biologis. Dimana hal ini meliputi kebutuhan sandang, pangan dan papan. Namun, pada kenyataannya, adakalanya kita bingung menghadapi karakter anak, hingga kebingungan-kebingungan lainnya. Nah, di era digital seperti sekarang ini, untuk memperoleh info, terutama dunia anak, tentunya kita tinggal searhcing menggunakan smartphone. Namun adakalanya kita kesulitan mendapatkan informasi akurat. Namun, kita tidak perlu khawatir lagi, sebab telah hadir Aplikasi Halodoc, yakni sebuah aplikasi kesehatan terpadu berbasis online yang hadir memberikan solusi kesehatan yang lengkap dan terpercaya dalam memenuhi kebutuhan kesehatan bagi penggunanya.

Aplikasi Halodoc tentunya dilengkapi dengan fitur utama diantaranya Apotik Antar, layanan yang dapat membantu para pengguna dalam membeli suplement, vitamin dan obat dengan resep dokter dengan cepat, aman dan juga nyaman. Hubungi Dokter, yakni layanan yang memfasilitasi para pengguna untuk berinteraksi secara langsung dengan ribuan dokter melalui voicell call, video call atau chat. Lab Service, yakni dimana Halodoc bekerjasama dengan Prodia dalam hal memberi kemudahan bagi pengguna untuk melakukan pengecekan kesehatan di rumah maupun dimana saja kita berada. Lab Service, yakni dimana Halodoc bekerjasama dengan Prodia dalam hal memberi kemudahan bagi pengguna untuk melakukan pengecekan kesehatan di rumah maupun di kantor. Tutorial Menggunakan Aplikasi Halodoc Penggunaan aplikasi Halodoc ini terbilang mudah, diantaranya:

Download aplikasi Halodoc pada playstore.



Registrasi dengan menggunakan nomor handphone aktif, kemudian lengkapi data diri.



Pilih fitur yang dibutuhkan.


Tiga Kemudahan Dari Halodoc.

Halodoc merupakan aplikasi generasi Millenial yang memberikan tiga kemudahan, diantaranya:

  • 1. Apotik Antar.

Yakni apotik yang online selama 24 Jam, dimana kita bisa memesan obat maupun vitamin secara langsung dengan layanan antar yang cepat serta bebas biaya. Gratis Ongkir!


  • 2. Hubungi Dokter.

Yakni fitur yang dikhususkan untuk pengguna aplikasi Halodoc untuk berkonsultasi dengan dokter umum dan spesialis terpercaya. Selain itu, pengguna juga bisa memilih dokter yang diinginkan. Jika beberapa waktu lalu dokter di aplikasi Halodoc bertarif, untuk saat ini layanan yang diberikan adalah Free. Dan kita tetap bisa memilih dokter yang diinginkan untuk berkonsultasi. Terutama buat ibu yang apabila anaknya tiba-tiba sakit, kita bisa langsung berkonsultasi dengan dokter secara langsung dimana saja dan kapan saja melalui Video/Voice Call ataupun chat.


  • 3. Lab Service.

Dimana kita dapat memesan jasa dari laboratorium resmi yang memungkinkan petugas lab untuk datang langsung ke rumah untuk melakukan tes kesehatan.

Nah, buat yang masih penasaran ingin melihat serta konsultasi secara langsung dengan menggunakan aplikasi halodoc, bisa di :
Facebook: @HalodocID
Instagram: @Halodoc
Twitter: @HalodocID
www.halodoc.com
Post Comment
Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung dan meninggalkan komentar yang dapat membangun tulisan saya.
Mohon maaf, komen yang mengandung link hidup tidak saya publish ya :)

Auto Post Signature