Bebek Kaleyo, Karena Dari Rasa Turun ke Jari

Thursday, May 30, 2019

Bumbu terasa di lidah, dengan gigitan daging yang empuk dan lezat, ditambah sambal yang dahsyat, itu yang selalu diinginkan oleh pecinta kuliner seperti Saya dan pecinta kuliner kebanyakan. Jika bumbu berasa di lidah, maka akan membekas di hati dan ingin kembali lagi. Namun, tidak semua menu ternyata memberikan itu semua. Hanya di beberapa tempat dan Bebek Kaleyo salah satunya. 


Deni, salah satu pengunjung Resto Bebek Kaleyo Tomang (Dok. Pribadi) 

Mencicipi Bebek Kaleyo rasanya tidak akan puas jika hanya sekali atau dua kali, rasanya ingin kembali dan lagi. Aroma dan rasa bumbu yang menempel di jari tidak akan rela dibiarkan begitu saja, sayang jika masih ada bumbu yang menempel dicuci begitu saja, pasti saya jilat tak bersisa. 😋 Begitu tuh jika Saya menemukan menu yang enak dan lezat. Gak apa-apa deh dibilang konyol dan katrok.

By The Way, ngomong-ngomong soal menu Bebek, siapa nih yang nggak suka Bebek? Dari pengalaman Saya ketika memasak dan mencicipi berbagai kuliner, aroma anyir daging adalah sesuatu yang membuat seseorang enggan untuk menikmati hidangan ataupun masakan tersebut, terutama olahan Bebek yang apabila bumbunya sedikit sekali bisa dipastikan aroma anyir-nya akan kalah dengan bumbu yang dicampur tersebut. Namun, apabila bumbu komplit dan banyak, tentunya dapat meminimalisir aroma anyir dari daging tersebut.




Tentang Bebek Kaleyo

Jalan-jalan ke Jakarta, rasanya belumlah komplit jika belum menikmati Bebek Kaleyo. Arti Kaleyo sendiri adalah diambil dari penggalan kata Kaleh yang artinya dua dan Yo yang artinya ayo, jika dipadukan mengandung maksud ayo beli dua atau ayo datang lagi. Kalimat yang sangat pas, karena jika rasa melekat di hati maka orang tersebut (yang mencicipi) tentunya akan datang lagi dan lagi. Itulah yang saya rasakan ketika menghidu aroma Bebek Kaleyo di Tomang yang berlokasi di outlet ke 26 Jl. Tomang Raya No. 42 (Samping Pom Bensin Coco). Bebek Kaleyo di Tomang merupakan Cabang ke-24 dari 28 Cabang yang ada di beberapa tempat seperti Jakarta, Bekasi, Jabodetabek hingga ke Bandung.


Bebek Kaleyo Ramai Dikunjungi (Dok. Pribadi) 

Sudah menjadi visi Bebek Kaleyo menjadi Icon Kuliner Indonesia yang terjangkau semua kalangan, jadi tidak heran jika Bebek Kaleyo menjadi menu Bebek Kaleyo Paling Enak dan Paling Ramai dikunjungi, bahkan menjadi Kuliner Enak di Jakarta. Sebab, beranjak dari misi dari Bebek Kaleyo yang ingin menjadi berkat bagi banyak orang. 



Berdirinya Bebek Kaleyo ini berawal dari keinginan dua keluarga bersaudara kakak dan adik, yakni Hendri Prabowo, Paulus, Rini Cahyanti dan Fenty Puspitasari, yang ingin memiliki usaha sampingan di luar jam kerja sebagai karyawan. Dengan ketelatenan sehingga akhirnya Bebek Kaleyo menjadi menu Primadona dalam industri Kuliner Bebek Goreng di tanah air sejak didirikan pada 15 Januari 2007 hingga sekarang. 


"Contohnya untuk sambal sekalipun kami melakukan percobaan hingga puluhan kali!” 

Tidak putus asa, itulah yang menjadi kunci sukses berdirinya Bebek Kaleyo sehingga akhirnya menjadi menu Bebek Paling Enak di Jakarta. Karena tim Kaleyo yakin jika industri makanan yang menjadi nomor satu adalah soal RASA. 




Menu Bebek Kaleyo yang Menggoyang Lidah 

Jika teman-teman ingin mencicipi menu Bebek, restoran spesialis bebek ini (Bebek Kaleyo) memiliki tiga menu unggulan, diantaranya Bebek Bakar, Bebek Goreng dan Bebek Cabe Ijo. Nah, kali ini saya mencicipi menu Bebek Kaleyo yang berlokasi di Tomang. Selain tempat parkirnya yang luas, juga terdapat mushola dan toilet yang memadai, sehingga pengunjung tidak perlu khawatir telat untuk menunaikan ibadah sholat. 


Parkiran Bebek Kaleyo Luas (Dok. Pribadi) 

Menariknya Bebek Kaleyo Tomang tempatnya friendly banget buat millenilas dan generasi old. Mau kumpul-kumpul arisan, atau mau berbuka bersama bisa bangett!! Bebek Kaleyo Paling Enak dan Paling Ramai

Nah, buat yang mau berbuka puasa, ada Paket puasa puas Promo. 😍😍 
1 comment on "Bebek Kaleyo, Karena Dari Rasa Turun ke Jari"
  1. aku tuh kalo ke bebek kaleyo cuma pesen 1 menu mba dr dulu :D. bebek muda setengah ekor, nasi, ama sambel pencit :D. ituuu aja. ya ampuuun bebek mudanya enaaaaak bangetttt. dan pake sambel pencit jd luar biasa juara ;)

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung dan meninggalkan komentar yang dapat membangun tulisan saya.
Mohon maaf, komen yang mengandung link hidup tidak saya publish ya :)

Auto Post Signature