3 Hal yang Saya Lakukan Untuk Bangkit dari Keterpurukan

Sunday, May 20, 2018
3 hal yang saya Lakukan untuk bangkit dari keterpurukan

Bengkulu, enam tahun yang lalu. Dimana saat saya belum memiliki pekerjaan setelah setahun lamanya menganggur. Yang pernah nganggur, pasti tahu rasanya gimana! Tersisihkan, bahkan dipandang sebelah mata. Padahal, bukannya nggak ada usaha, sebab sudah banyak lamaran pekerjaan dikirim ke berbagai badan pemerintahan, ke sekolah-sekolah, bahkan ke minimarket. 

Lulusan sarjana melamar kerja di minimarket? Why not! Saat semua lamaran dilayangkan, maka minimarket pun turut jadi pilihan, daripada nggak ada kerja πŸ˜‚. Itulah yang terpikirkan saat itu. Malu? Sebagian orang mungkin akan merasa malu, sebab biasanya akan jadi bahan olokan "tinggi-tinggi sekolah, ujung-ujungnya lari ke minimarket". 

Ya sudahlah, lebih baik, daripada mencuri, mencopet dan melakukan tindakan buruk lainnya. Namun, ternyata di minimarket pun lamaran juga nggak ada kabar berita hilang bagai ditelan bumi. Akhirnya harus bersabar dan membuat lamaran baru untuk instansi baru, sekolah baru dan minimarket baru lainnya yang belum disentuh oleh surat lamaran saya. 

Pernah suatu ketika, bertemu teman lama, teman masa sekolah yang dari penampilannya ia sudah menjadi orang yang sukses, karena terlihat dari pakaiannya sudah meching

Minder? Ada rasa itu, sebab saya belum menjadi apa-apa. Saling sapa dan saling menanyakan profesi. Dia begitu bahagia menceritakan kesuksesannya, lalu air mukanya berubah sedikit keruh saat mendengar cerita saya yang belum sesukses dia. 


3 hal yang saya lakukan untuk bangkit dari keterpurukan

Sebulan kemudian kami dipertemukan pada suatu acara, berpapasan tapi terlihat dia menghindar. Dalam benak berkata, "mungkin dia malu punya teman seperti saya". Sebab, jelas-jelas kami berpapasan. Saat saya melempar senyum padanya, dia menoleh seolah tidak melihat. Sakit? Tentunya rasa sakit itu masih tersimpan, namun saya kemudian sadar bahwa rasa sakit itu tidak pantas untuk dipelihara, sebab rasa sakit yang dipendam berlama-lama itu datangnya dari setan, yang siap membelokkan jiwa dari kesabaran. Hingga akhirnya, saya melakukan cara sederhana untuk menaklukkan rasa sakit hati itu. 


Cara Menaklukkan Rasa Sakit Hati. 

Rasa sakit hati harus segera ditaklukkan, sebab berdampak tidak baik untuk diri sendiri. Hanya akan menambah beban hati. Dan, berikut beberapa cara sederhana untuk menaklukkan rasa sakit hati yang sudah terlanjur sakit.


  • Membaca Istigfar. 

Tiap kali rasa sakit hati itu datang, cara termudah dan juga ampuh dalam menyikapi hati yang mendadak patah, ucapan istigfar memberi ketenangan jiwa.

  • Belajar Mengerti. 

Bagaimana pun, orang yang menyakiti adalah teman, manusia biasa yang tidak luput dari salah, seperti halnya khilaf. Jika tetap berbuat baik padanya, insyaa Allah akan jadi tambahan pahala.

  • Evaluasi Diri.

Saat seseorang menyakiti, baiknya tengok ke dalam diri, adakah yang salah? Adakah yang perlu diperbaiki? Bisa saja kitalah yang telah melakukan kesalahan itu lebih dulu.

  • Berprestasi. 

Kejar cita-cita setinggi langit, lakukan hal positif merupakan cara terbaik untuk melupakan rasa sakit hati. 

Seiring berjalannya waktu, alhamdulillah saya bisa mendapatkan pekerjaan, menjadi guru honor di SMK. Dan, sebulan lamanya bekerja, akhirnya saya bisa mencicipi hasil kerja keras. Untuk merayakan bangkitnya dari keterpurukan, tentunya memanjakan diri adalah hal lumrah yang bisa saya lakukan.

3 Hal yang Dilakukan Sebagai Penghargaan Terhadap Diri Sendiri

Meskipun disibukkan dengan segudang aktivitas, tentunya memanjakan diri adalah sebuah penghargaan terhadap diri sendiri atas jerih payah yang telah dilakukan. Apalagi sebelumnya sudah merasakan masa-masa sulit dalam mendapatkan pekerjaan,  tapi bukan berarti harus foya-foya yaa. Dan berikut ada 3 hal yang dapat dilakukan:

1. Jalan ke Pantai Bersama Keluarga. 

Mengajak makan ataupun jalan-jalan ke pantai merupakan cara saya untuk membahagiakan keluarga dan mempererat hubungan antar anggota keluarga. 

2. Me Time. 

Me Time yang biasa saya lakukan yakni membaca buku di rumah ataupun menonton film detektif πŸ˜‚. Hal ini biasa saya lakukan saat tidak ingin pergi kemana-mana. 

3. Melakukan Perawatan. 

Perawatan dapat dilakukan, mulai dari perawatan rambut, kulit dan perawatan lainnya yang dianggap perlu. Apalagi setelah bekerja 5 hari dalam sepekan. Untuk perawatan, hal yang bisa dilakukan yakni salah satunya dengan menggunakan Secret Key Snow White Essence. 

3 hal yang saya lakukan untuk bangkit dari keterpurukan

Buat teman-teman yang ingin mencoba produk Secret Key Snow White Essence ini, produknya ada di iLOTTE.

3 hal yang saya lakukan untuk bangkit dari keterpurukan
3 hal yang saya lakukan untuk bangkit dari keterpurukan

3 hal yang saya lakukan untuk bangkit dari keterpurukan

Ada beragam produk kecantikan lainnya yang tersedia di iLOTTE.


3 hal yang saya lakukan untuk bangkit dari keterpurukan


Alasan Memilih iLOTTE

Sebelum memutuskan membeli suatu produk, sebagai wanita, hal yang akan dilakukan adalah mencari informasi terlebih dulu terhadap produk yang akan dibeli, apalagi jika produk tersebut menyangkut dengan tubuh, tentunya akan memberikan yang terbaik. 

Berikut alasan memilih dan membeli produk di iLOTTEπŸ‘‡

  • Barang yang dijual merupakan barang yang berkualitas dan terjamin ✔
  • Ada beragam promo yang ditawarkan ✔
  • Prosesnya mudah dan cepat ✔

Tidak hanya itu saja, iLOTTE bahkan memberi free ongkir selama Ramadan 😍 dan saya pun bisa mendapat inspirasi juga di iSTYLE, baik itu inspirasi fashion bahkan inspirasi kecantikan, dan masih banyak lagi yang bisa saya ambil kisah inspirasinya. Sebab, sekuat apapun kita, pastinya juga memerlukan inspirasi dari orang lain untuk dapat menginspirasi diri kita, karena kita hidup bersosial.


3 hal yang saya lakukan untuk bangkit dari keterpurukan

Nah, itulah beberapa hal yang saya lakukan untuk bangkit dan merayakannya, yang semata-mata saya lakukan hanya untuk menghargai diri sendiri. Kalau teman-teman dengan cara apa?  Yuk saling sharing!  πŸ˜‰
46 comments on "3 Hal yang Saya Lakukan Untuk Bangkit dari Keterpurukan"
  1. Evaluasi diri salah satu yg terpenting. Kalo kita jalan aja tanpa melihat ke belakang, kita ga bakal tau apa yang salah dan apa yang harus dibenahi. Nice sharing Mba. Salam kenal :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak,evaluasi diri menjadi cara terbaik, siapa tau kitalah yg salah. Ya kan?

      Delete
  2. Kalo saya sih terus coba. Pernah bgt hampir putus asa gara2 gk keterima di fakultas negeri akhirnya saya putuskan utk tunda 1 thn dg kerja. Dan bs ngerain rasanya berat cari duit. Lalu thun brikutnya masuk kuliah meskioun bukan fakuktas negri tp saya optimis bs hidup mandiri setelah kuliah. Hehehe optimis sij

    ReplyDelete
    Replies
    1. Harus mbak kita optimis, mana tau akan datang rezeki yg lebih baik di balik peristiwa itu

      Delete
  3. Belanja di iLotte bisa ambil di indomaret? Asyik nih mbak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Asik doong mbak. Apalagi kalau ada promo2 gitu,

      Delete
  4. jalan pedih yg pasti dilalui setiap pemuda pemudi yg baru saja menuntaskan studi dan ingin mencari posisi tepat di masyarakat, antara bekerja, belajar sambil bekerja atau langsung belajar membuka lapangan pekerjaan sendiri

    ReplyDelete
    Replies
    1. Meskipun terasa pedih kl dijalani dgn lapang hati insyaa Allah akan ada jalan keluar terbaik

      Delete
  5. Kalo aku sakit hati, aku juga akan berusaha mengeluarkan semua yang terbaik yang aku punya sampai mereka yang menghina tidak lagi memandang sebelah mata. Dan me time adalah cara terbaik buat ngilangin stress dari keterpurukan. Jadi aku setuju banget sama arrikel ini

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yang penting terus berusaha menjadi lebih baik ya mbak 😊

      Delete
  6. Pernah jg ngalamin melamar gak ada yg dipanggil, akhirnya masuk tempat kerja atas rekomen ortu eh malah jadi beban sendiri hehehe. Melakukan perawatan setuju itu untuk menyenangkan diri sendiri, tp lumayan mahal yaaaa. Ada harga ada kualitas tentunya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Meskipun mahal, kalau sesekali ya nggak apa2 juga buat nyenangin diri

      Delete
  7. Evauliasi diri memang sangat penting untuk menjadikan hidup kita lebih baik dari sebelum sebelumnya

    ReplyDelete
  8. nahhh bagian paling cocok ini buat anak2 RTO, jalan jalan alias touring mb, hehehe

    ReplyDelete
  9. Bener mba. Setiap orang pasti peranah berada di titik terlemahnya. Bahkan orang sukses pun pasti pernah pula berkali-kali terpuruk. Hanya saja kita tidak melihatnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak, karena dibalik kesuksesan itu pasti ada tanjakan yg ditempuh lebih dulu

      Delete
  10. I feel u mba. Bedanya ak sampe sekarang msh g dibolehin kerja. Krn udh jd ibu. Hehe. Kalau buat aku apresiasi diri yg paling harus itu dg me time. Kalau jalan2 agak jarang sih. Hal plg menyenangkan kalau udah kumpul sama teman satu komunitas. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak, kalau udah kumpul sama teman2 satu komunitas pasti udah seru banget

      Delete
  11. berprestasi juga saya lakukan tuk menutupi sakit hati
    saya membungkam mulut mulut reseh dan merendahkan saya dengan prestasi
    akhirnya mereka malu sendiri
    jadi intinya jadikan hinaan sebagai cambuk untuk bisa lebih maju

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyes mbak. Hinaan kadang jadi power sendiri buat kita agar bisa lebih baik dalm berkarya demi prestasi yg terbaik

      Delete
  12. Pernah banget ngalamin lama nggak kerja-kerja, rasanya memang ada rasa nggak enak tapi memang balik lagi ke Alloh. Kalo belum rezekinya dikejar pun nggak akan dapat, salut sama Mbaknya.

    Ya aku setuju ketika mendapatkan gaji sebaiknya disisihkan untuk menyenangkan diri sendiri

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yang penting sabar dan tetap istiqomah ya mbak

      Delete
  13. Cara pertama ampuh banget menyembuhkan diri dari keterpurukan. Bolehlah sekali-sekali perawatan diri sebagai perayaan menghilangkan rasa pedih itu

    ReplyDelete
  14. Kalau saya me timenya nulis mba. Ga tau rasanya plong aja gitu. Btw boleh juga nih belanja di ilotte mumpung gratis ongkir...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak, tiap orang beda2 cara me time nya. Tapi tujuannya sama

      Delete
  15. Sisihkan waktu buat me time sangat membantu banget biar nggak stres dengan rutinitas harian, apalagi belanja, huaah jadi seger, hehehe

    ReplyDelete
  16. Pertama kali sampai di tanah rantau sempat ngerasain yang namanya nganggu. Aduh itu kebih malu daru apapun jika ketemu teman, ingin rasanya banyak waktu untk mencari oekerjaan. Rasanya ingun sehari itu lempar CV ke ratusan perusahaan sekaligus. Tapi saya bersyukur, tidak ounya teman yang seperti kaka ceritakan. Seperti apapun any smpai hari ini, mereka ttp ingin kenal dan support setiap perjalann aku di ibukota ini.

    ReplyDelete
  17. Memang kalau pas lagi hopeless lebih baik memperbanyak dzikir dan selalu meminta padaNya. Dan cara mujarab mengatasi itu semua memang “me time” melupakan sejenak apa yang sedang terjadi serta memberikan penghargaan terhadap diri kita. Kalau aku me timenya motret dan itu memang bisa jadi obat banget .

    ReplyDelete
  18. Bukannya sekarang emang yang kerja di minimarket semua lulusan S1 ya mbak? Kalau tak salah sih hehe. Kalau menurut saya gak perlu mengukur kesuksesan kita dengan org lain, yg penting kita berusaha sebaik mungkin niatnya buat diri sendiri. Memberi penghargaan pd diri sendiri emang penting.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau sekarang sih iya mbak. Kalau jamannya saya SMA wktu di kampung halaman minimarket itu buat lulusan SMA bukan S1. Kl S1 kerja di minimarket diperolok mbak

      Delete
  19. Kulit aku sangat sensitif mba kurang bersahabat dengan krim yang berbahan keras kecuali resep dokter.
    Tapi boleh juga tipsnya me time banget ya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau masalah krim, bisa minta saran dokter mbak. Jgn asal pakai krim πŸ˜€

      Delete
  20. Pembahasannya sangat mengena kak. . Bahkan saya rasa beberapa teman saya merasa saya itu gak ada apa apanya. Tapi saya terus berusaha buat berprestasi. Setidaknya dengan aktif menulis blog bikin pikiran saya terasah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyes mbak. Yg penting tetap lakukan yang terbaik

      Delete
  21. Ikhtiar dan berdoa yg utama ya mba, setelah itu let God do the rest. Sekarang udah kerja donk yah? Hehe. Semangat selalu ya mba

    ReplyDelete
  22. Belanja makin praktis aja berkat iLotte dan sukanya lagi banyak promonya,gak bikin kantong bolong

    ReplyDelete
  23. Istighfar tetap jadi nomer satu yaaa biar ga gampang emosi 😁 tapi perawatan sama me time perlu banget biar bisa bangkit lagiii

    ReplyDelete
  24. Nah evaluasi diri tuh penting banget, sekalian upgrade diri juga menjadi yang lebih baik lagi hingga peluang datang.

    ReplyDelete
  25. terima kasih bunda tipsnya.

    ketika mengerjakan sesuatu dan hasilnya kurang bagus sesaui harapan kita mesti harus melakukan evaluasi.

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung dan meninggalkan komentar yang dapat membangun tulisan saya.
Mohon maaf, komen yang mengandung link hidup tidak saya publish ya :)

Auto Post Signature