Tips Agar Mudik Menyenangkan dan Selamat ke Tujuan

Sunday, June 10, 2018

Mudik? Kalau ngomong soal mudik, mata siapapun pasti berbinar, beda dengan mata orang yang nggak bisa mudik 😝. 

Kegiatan mudik biasanya dilakukan saat sebelum H-2, H-1 bahkan ada yang mudik setelah H+2 pasca hari raya, baik itu hari raya Idul Fitri maupun Idul Adha. Namun, tujuannya sama, yakni sama-sama ingin berkumpul bersama keluarga di bulan yang penuh berkah. Akan tetapi, seperti yang pernah kita lihat dan dengar jika saat musim mudik ada saja kejadian yang tidak mengenakkan, seperti peristiwa kecelakaan. Na'udzubillah, semoga hal tersebut nggak terjadi pada kita maupun keluarga kita. Aamiin. 


Sebelum melakukan aktivitas mudik, baik itu pengemudi maupun penumpang ada baiknya melakukan persiapan dengan sangat matang, demi untuk menghindari hal yang tak diinginkan, terlebih seorang pengemudi. Karena nyawa penumpang ada pada pengemudi, jadi diharapkan agar pengemudi benar-benar memperhatikan staminanya.


Pesan Dari Ibu Menteri Kesehatan

Pada acara ngabuburit yang diselenggarakan di Terminal Kampung Rambutan (5 Juni 2018), selain komunitas blogger, turut hadir komunitas motor, dan tim media lainnya. Tidak hanya tim media saja, para pengemudi bus di Terminal Kampung Rambutan pun ikut antusias mendengar pemaparan dari Menteri Kesehatan RI, yakni Prof. DR. Dr. Nila F. Moeloek, Sp.M (K). Pada kesempatannya, beliau menyampaikan 15 Pesan Tips Mudik Sehat, Aman dan Selamat yang bukan hanya ditujukan kepada pemudik, akan tetapi kepada pengemudi serta masyarakat umum lainnya.




Ke-15 pesan yang beliau sampaikan diantaranya:

  • Siapkan fisik yang sehat dan prima sebelum mudik.

Fisik yang sehat dan prima tentu saja harus dijaga oleh siapapun, agar perjalanan menyenangkan. Kalau sakit, kemanapun pasti tidak akan merasa nyaman dan orang di dekat kitapun juga ikut merasa was-was, takut terjadi hal buruk saat si tengah perjalanan.

  • Periksa kondisi kelayakan kendaraan.

Bukan hanya tubuh kita saja, akan tetapi kondisi kelayakan kendaraan juga perlu diperiksa, seperti misalnya ban mobil/ motor, rem masih berfungsi atau kurang berfungsi, oli perlukah diganti. Dan cek mesin kendaraan.

  • Tidak meminum obat-obatan atau minuman yang menyebabkan kantuk sebelum dan selama mengemudi.

Apabila memutuskan untuk mengemudi, ada baiknya tidak meminum obat terutama obat yang dapat menyebabkan rasa kantuk. Sebab, mengendarai kendaraan dengan kondisi menahan kantuk bisa membahayakan keselamatan diri bahkan oranglain. Namun, apabila meminum obat tak dapat dihindari misalnya seperti meredakan atau menyembuhkan sakit seperti misalnya sakit gigi atau sakit kepala, ada baiknya setelah minum obat beristirahat sejenak hingga rasa kantuk itu hilang.

  • Beristirahat selama 15 menit setiap telah mengemudi selama 4 jam.

Penting banget buat pengemudi nih, apalagi nyawa yang dibawa ada banyak. Jangan sampai nyawa orang lain lenyap karena kelalaian. Maka, ada baiknya beristirahat sekurangnya 15 menit untuk melakukan peregangan otot, bisa dengan melakukan pemanasan atau berolahraga sejenak.

  • Jangan paksakan mengemudi bila sudah lelah atau mengantuk.

Khusus buat pengemudi yang melakukan jarak tempuh yang lumayan jauh, apabila merasa lelah, hendaknya berhenti sejenak apalagi jika sampai mengantuk ada baiknya tidur sejenak. Penumpang paham apabila pengemudi butuh istirahat sejenak. Jadi, jangan sungkan untuk bilang ke penumpang jika ingin tidur sejenak.

  • Disiplin dan patuh rambu lalu lintas.

Taat dan patuh pada rambu lalu lintas juga perlu diterapkan, sebab rambu maupun peraturan yang dibuat tentu saja demi keselamatan kita bersama.

  • Kendalikan kecepatan kendaraan pada kondisi jalanan rusak, bergelombang, saat hujan, dan cuaca buruk.

Hal ini juga sangat perlu diperhatikan untuk mengurangi angka kecelakaan lalu lintas. Jangan asal menerobos lampu merah. Kurangi kecepatan pada situasi tertentu demi keselamatan bersama.

  • Kendaraan tidak melebihi muatan yang layak.

Menjaga keseimbangan kendaraan juga perlu diperhatikan, jangan sampai angkutan melebihi beban yang sudah ditetapkan, sebab hal itu juga dapat menjadi pemicu kecelakan di perjalanan.

  • Gunakan masker dan lindungi diri dari polusi udara.

Masker dan sarung tangan biasanya saya gunakan untuk melindungi diri dari polusi udara dan agar tangan terhindar dari kuman yang bertebaran di saat perjalanan.

  • Jangan mengkonsumsi makanan atau minuman yang diberikan oleh orang yang tidak dikenal.

Nah, hal ini jadi mengingatkan saya akan kisah seorang pemudik yang saya baca beberapa tahun lalu. Salah satu penumpang kereta ditawari makanan dan minuman oleh orang yang tidak dikenal. Tanpa disadari, setelah memakan dan meminum pemberian tersebut ia tertidur sangat pulas, dan setelah terbangun barang bawaannya lenyap, diantaranya laptop.

  • Cuci tangan pakai sabun dan air mengalir sebelum makan.

Sebelum dan sesudah makan ada baiknya cuci tangan di air yang mengalir agar kuman tidak menempel saat akan makan dan sisa makanan tidak menempel setelah usai makan.

  • Konsumsi makanan dan minuman yang sehat.

Makanan yang sehat seperti sayuran hijau, buah-buahan. Serta hindari minuman berpewarna kimia, ada baiknya minum air mineral, susu.

  • Buanglah sampah pada tempatnya.

Buang sampah pada tempat yang tersedia meskipun kita sedang dalam perjalanan, namun apabila tempat sampah belum ditemukan, ada baiknya bungkus sampah pada plastik, dan apabila menemukan tempat sampah barulah sampah tersebut dibuang. Sebab, sampah yang dibuang sembarangan selain mengotori jalan, sampah yang dibuang sembarangan juga dapat mengganggu masyarakat yang ada di sekitar.

  • Tidak buang air kecil/besar sembarangan, gunakan toilet yang tersedia.

Apabila telah kebelet buang air besar maupun kecil saat perjalanan, ada baiknya meminta supir/ pengemudi berhenti di sungai, ataupun di rumah warga ataupun toilet yang ada di sisi jalan.

Nah, untuk masalah buang air kecil, saya biasanya membawa air satu botol yang awalnya sengaja saya bawa botol kosong dari rumah, sebab dari pengalaman yang pernah saya alami dimana saya kesulitan menemukan air bahkan ada juga ketemu toilet namun ternyata toilet tersebut hanya menyediakan tisu (tidak menyediakan air untuk "cebok") terpaksa saya harus menahan buang air kecil cukup lama hingga menemukan toilet yang memiliki pancuran air. Ataupun kalau benar-benar tidak dapat menahan lagi, saya akan meminta teman perjalanan untuk dibelikan air di warung lebih dulu 😂.

  • Bila sakit, manfaatkan pos kesehatan terdekat.

Apabila saat melakukan perjalanan ternyata tiba-tiba sakit, ada baiknya segera diobati. Temukan pos kesehatan yang ada di sekitar wilayah tersebut, namun ada baiknya bawa obat sendiri sebelum melakukan perjalanan. Khawatirnya keaulitan menemukan pos kesehatan di tengah perjalanan. Apalagi perjalanan tersebut melewati daerah terpencil.


Saat menyampaikan ke-15 pesan tersebut, ibu mentri juga menghimbau agar seluruh masyarakat tetap menjaga konsumsi makanan selama hari raya, seperti:

  • Membatasi konsumsi Gula, Garam, dan Lemak yang berlebih.
  • Tetap berperilaku hidup bersih dan sehat di hari raya.
  • Pastikan sayur dan buah tetap ada di dalam hidangan lebaran.
  • Tetap jaga kebugaran dengan rutin melakukan aktivitas fisik, minimal 30 menit sehari.


Nah, itulah beberapa hal yang bisa kita terapkan agar senantiasa sehat selama mudik dan hari raya. Selamat menunaikan ibadah puasa dan selamat bermudik ria. Jangan lupa berdoa sebelum melakukan segala aktivitas agar apapun yang kita lakukan menjadi ladang amal dan menambah keberkahan. Amiin
Post Comment
Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung dan meninggalkan komentar yang dapat membangun tulisan saya.
Mohon maaf, komen yang mengandung link hidup tidak saya publish ya :)

Auto Post Signature